Terpopuler: Profil Fabiola Elizabeth Tersangka Love Scamming, Doa untuk Dedi Mulyadi, KDM Respons Pernyataan Abu Janda
- Kolase TikTok/@mysteriumofficial & Tangkapan layar YouTube Kang Dedi Mulyadi Channel
Kelestarian kedua aspek ini menunjukkan cara menghargai masyarakat adat terdahulu. Para leluhur berjuang menjaga hutan selama ratusan tahun agar generasi berikutnya bisa menikmati kekayaan alam di Papua.
"Mereka juga berdoa agar Kang Dedi diberikan amanah yang lebih besar untuk mengabdi kepada bangsa dan negara," terang Franky.
3. Reaksi Keras KDM soal Pernyataan Abu Janda Sebut Jawa Barat Provinsi Barbar
- Kolase ANTARA/Livia Kristianti & YouTube Kang Dedi Mulyadi Channel
KDM merespons pernyataan viral Permadi Arya alias Abu Janda. Ia mengetahui pegiat media sosial itu menyinggung Jawa Barat sebagai provinsi barbar dalam acara di sebuah gereja di Amerika Serikat.
Sebelumnya, Abu Janda berbicara isu toleransi. Ia menyoroti masyarakat Jawa Barat dan Sumatera Barat diisi banyak orang-orang barbar.
Abu Janda menyebut provinsi berakhir kata "bar" diisi kelompok Islam lebih keras. Banyak persekusi melarang dan membubarkan peribadatan agama tertentu.
"Nah itu satu di Jabar, yang satu di Sumbar. Saya juga aneh gitu, yang ada bar-bar ini kok banyak orang barbar," ujar Abu Janda.
KDM menjelaskan bahwa, pandangan tersebut tidak sesuai realita kondisi sosial di Jawa Barat. Masyarakat Jabar selalu menjunjung tinggi suasana sikap toleransi.
Dedi Mulyadi mengatakan, masyarakat Jabar selalu hidup berdampingan, keterbukaan, serta keberagaman. Ia menegaskan, warganya berpegang teguh pada sikap toleran.
"Saya sih selalu melihat segala sesuatu yang berkembang itu kita menanggapi secara dewasa, bahwa hari ini saya menegaskan orang Jawa Barat itu sudah sejak lama toleran, orang Jawa Barat itu dari dulu toleran," ujar KDM, Selasa (2/6/2026).
Mantan anggota DPR ini tak menampik terdapat sejumlah konflik dikategorikan masuk isu intoleransi. Kendati demikian, konflik tersebut akibat faktor kesalahpahaman dalam komunikasi.
"Kalau ada konflik-konflik intoleransi lebih disebabkan karena missed komunikasi. Kedua, biasanya juga para pelaku intolerannya bukan warga Jawa Barat yang asli biasanya," jelas Dedi Mulyadi.
Baca juga artikel populer lainnya di bawah ini:
- Adu Harta Kepala BGN Lama dan Baru: Dadan Hindayana vs Nanik S Deyang, Siapa Lebih Tajir?
- Sebelum Jadi Kepala BGN, Nanik S Deyang Pernah Sidak Dapur SPPG di Bawah Kandang Burung Walet
- Akun Instagram Fabiola Elizabeth Eks Istri Reza Smash Mendadak Hilang, Buntut Kasus Love Scamming Rp41 Miliar
- Sinyal Dedi Mulyadi soal Nasib Bandara Kertajati jika Reaktivasi Bandara Husein: Mungkin Bukan Lagi Buat Komersial
- Dedi Mulyadi Tahan Usulan Wali Kota Farhan, Minta Jangan Langsung Tetapkan Status Bandung Darurat Sampah
Load more