News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Respons Bijak Dedi Mulyadi saat Hadapi Protes Orang Tua di Tengah Proses SPMB 2026 di Jawa Barat

Belum lama ini, Gubernur Dedi Mulyadi menyampaikan akan membantu anak kurang mampu yang tidak kebagian sekolah negeri. Hal ini seiring adanya protes orang tua
Minggu, 14 Juni 2026 - 10:24 WIB
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM)
Sumber :
  • Tangkapan layar YouTube Kang Dedi Mulyadi Channel

Jakarta, tvOnenews.com- Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi merespons sebuah video yang beberapa waktu lalu viral. Seorang orang tua yang memprotes proses PCMB.

Pemetaan calon murid baru (PCMB) di Jawa Barat memang menuai sorotan publik. Juga mendapat respons Dedi Mulyadi karena ditemuai adanya kesalahan teknis.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kejadian beberapa waktu lalu, bagian dari SPMB 2026, di mana orang tua harus mendaftarkan anaknya dalam PCMB sebelum masuk ke SPMB. 

Dengan begitu, Ia meminta masyarakat memahami bahwa luapan emosi para orang tua merupakan bentuk kepedulian dan kasih sayang terhadap masa depan anak-anak mereka.

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM)
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM)
Sumber :
  • Tangkapan layar YouTube Kang Dedi Mulyadi Channel

Menurutnya, proses seleksi terdapat persaingan yang cukup ketat. Kondisi juga diperparah dengan adanya pendaftar dari luar pemetaan sekolah yang turut mendaftar ke sekolah tertentu sehingga menggeser peringkat calon peserta didik lainnya.

“Tanpa pemetaan, anaknya mendapat saingan dari para pendaftar baru dan anak-anak yang tidak masuk ke sekolah tujuan sebelumnya, kemudian mendaftar di sekolah tersebut. Akibatnya anaknya mengalami penurunan peringkat sehingga orang tuanya merasa anaknya berpotensi tidak terpetakan di sekolah negeri,” jelas KDM dalam laman Bapendajabar, Minggu (14/6).

"Hari ini apabila banyak orang tua marah karena anak-anaknya tidak terpetakan di sekolah negeri, bukan kesalahan orang tua, tetapi kesalahan kami sebagai penyelenggara negara,” pesannya.

Sebelumnya, Dedi Mulyadi sudah melakukan sidak ke kantor Disdik. Ia mempertanyakan, siapa kepala bidang yang bertanggunag jawab atas PCMB di wilayah tersebut.

"vendornya mana? kan ini aplikasi ini sendiri yang tidak terintegrasi dengan kominfo, yang membuat aplikasinya, iya siapa (vendor)?," tanya KDM yang mulai bernada tinggi.

"Kabidnya mana? nah ini misalnya, ini masalah teknis, masa iya gubernur yang ngurusin yang beginian," semprot Dedi Mulyadi kepada petugas tersebut, yang juga menyentil Kepala Bidang terkait.

Menurut Gubernur Jabar itu, PCMB seharusnya terintegrasi dengan Kominfo. Namun dalam sidaknya tersebut, sepertinya pihak penyelenggara membangun PCMB sendiri.

"kalau menurut saya si nggak ribet, ini kan kalau dari 340.000 ada beberapa problem dari teknis aplikasi saya lihat," jawab Dedi usai bertanya panjang ke pihak IT tadi, diunggah dalam instagramnya.

"Makanaya saya ingin panggil yang menggunakan aplikasi dan yang membuatnya. Ketentuan Gubernur kalau sebenarnya aplikasi itu harus dibuat oleh diskominfo atau terintegrasi dengan diskominfo," tegasnya.

Dengan demikian, kata Dedi setiap anak akan tetap dijamin sekolahnya. Terlebih bagi mereka yang kurang mampu kata KDM.

Dedi Mulyadi akan memberi dukungan kepada anak-anak agar tetap melanjutkan pendidikan, termasuk bagi mereka yang tidak diterima di sekolah negeri.

“Bagi yang tidak berkesempatan terpetakan di sekolah negeri, masih ada sekolah swasta,” katanya.

"Bagi mereka yang orang tuanya tidak mampu, Pemerintah Provinsi Jawa Barat menjamin biaya pendidikan gratis untuk anak-anak miskin di sekolah-sekolah swasta,” jelas Dedi Mulyadi.(klw)

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Update! Gempa Magnitudo 7,1 Guncang Jepang: 9.200 Warga Masih Mengungsi dan 210 Posko Dibuka

Update! Gempa Magnitudo 7,1 Guncang Jepang: 9.200 Warga Masih Mengungsi dan 210 Posko Dibuka

Inilah update gempa Magnitudo 7,1 yang mengguncang Kumamoto, Jepang, pada Selasa (28/7/2026) lalu. 
Update Cedera Kapten Timnas Indonesia Jay Idzes, Target Segera Comeback Bersama Sassuolo Demi Tampil di Piala Asia

Update Cedera Kapten Timnas Indonesia Jay Idzes, Target Segera Comeback Bersama Sassuolo Demi Tampil di Piala Asia

Jay Idzes mengaku tengah fokus menjalani proses pemulihan dan berharap dapat segera kembali memperkuat tim pada musim 2026-2027.
Jadi Laga Hidup dan Mati di Piala AFF 2026, Intip Prediksi Starting Eleven Timnas Indonesia Vs Vietnam

Jadi Laga Hidup dan Mati di Piala AFF 2026, Intip Prediksi Starting Eleven Timnas Indonesia Vs Vietnam

Singapura yang menjadi tim underdog membuat Vietnam wajib meraih poin penuh bagi Timnas Indonesia.
Hasil Pertandingan Timnas Indonesia Abroad Sepekan Penuh: Elkan Baggott Main Rutin di Klub Baru Hingga Kevin Diks Pakai Ban Kapten 

Hasil Pertandingan Timnas Indonesia Abroad Sepekan Penuh: Elkan Baggott Main Rutin di Klub Baru Hingga Kevin Diks Pakai Ban Kapten 

Timnas Indonesia abroad memang berkurang jauh setelah masifnya pemain yang bergabung dengan klub Super League seperti Sandy Walsh dan Ragnar Oratmangoen ke Persib Bandung serta Tim Geypens ke Bali United. 
Dari Limbah Jadi Mewah, Koleksi ReWoven in White Curi Perhatian di Runway IFW 2026

Dari Limbah Jadi Mewah, Koleksi ReWoven in White Curi Perhatian di Runway IFW 2026

Indonesia Fashion Week (IFW) 2026 menghadirkan salah satu koleksi yang menarik perhatian karena cara pandangnya terhadap limbah tekstil.
Ramalan 10 Weton 3 Agustus 2026: Siap-siap Hoki Nomplok dan Awas Kesialan Bertubi-tubi

Ramalan 10 Weton 3 Agustus 2026: Siap-siap Hoki Nomplok dan Awas Kesialan Bertubi-tubi

Penasaran bagaimana peruntungan nasib keberuntungan, finansial, karier, asmara, dan kesehatan Anda besok? Simak ramalan sepuluh weton tanggal 3 Agustus berikut.

Trending

Hasil Pertandingan Timnas Indonesia Abroad Sepekan Penuh: Elkan Baggott Main Rutin di Klub Baru Hingga Kevin Diks Pakai Ban Kapten 

Hasil Pertandingan Timnas Indonesia Abroad Sepekan Penuh: Elkan Baggott Main Rutin di Klub Baru Hingga Kevin Diks Pakai Ban Kapten 

Timnas Indonesia abroad memang berkurang jauh setelah masifnya pemain yang bergabung dengan klub Super League seperti Sandy Walsh dan Ragnar Oratmangoen ke Persib Bandung serta Tim Geypens ke Bali United. 
Update! Gempa Magnitudo 7,1 Guncang Jepang: 9.200 Warga Masih Mengungsi dan 210 Posko Dibuka

Update! Gempa Magnitudo 7,1 Guncang Jepang: 9.200 Warga Masih Mengungsi dan 210 Posko Dibuka

Inilah update gempa Magnitudo 7,1 yang mengguncang Kumamoto, Jepang, pada Selasa (28/7/2026) lalu. 
Update Cedera Kapten Timnas Indonesia Jay Idzes, Target Segera Comeback Bersama Sassuolo Demi Tampil di Piala Asia

Update Cedera Kapten Timnas Indonesia Jay Idzes, Target Segera Comeback Bersama Sassuolo Demi Tampil di Piala Asia

Jay Idzes mengaku tengah fokus menjalani proses pemulihan dan berharap dapat segera kembali memperkuat tim pada musim 2026-2027.
Jadi Laga Hidup dan Mati di Piala AFF 2026, Intip Prediksi Starting Eleven Timnas Indonesia Vs Vietnam

Jadi Laga Hidup dan Mati di Piala AFF 2026, Intip Prediksi Starting Eleven Timnas Indonesia Vs Vietnam

Singapura yang menjadi tim underdog membuat Vietnam wajib meraih poin penuh bagi Timnas Indonesia.
Fortuna Sittard Rela Kehilangan Jutaan Euro Asal Justin Hubner Tak ke Klub Super League , Alasan Klub Rela Pasang Badan untuk Bek Timnas Indonesia

Fortuna Sittard Rela Kehilangan Jutaan Euro Asal Justin Hubner Tak ke Klub Super League , Alasan Klub Rela Pasang Badan untuk Bek Timnas Indonesia

Fortuna Sittard menolak setiap tawaran bernilai jutaan euro termasuk dari klub Super League untuk memboyong Justin Hubner. 
Marselino Ferdinan Dipulangkan dari Timnas Indonesia? Begini Kata John Herdman

Marselino Ferdinan Dipulangkan dari Timnas Indonesia? Begini Kata John Herdman

‎Timnas Indonesia dijadwalkan akan bertindak sebagai tuan rumah menghadapi Vietnam. Ini menjadi laga lanjutan grup A Piala AFF 2026.
Gempa Magnitudo 7,1 Guncang Jepang, Korban Tewas Capai 38 Orang dan 9.200 Lainnya Mengungsi

Gempa Magnitudo 7,1 Guncang Jepang, Korban Tewas Capai 38 Orang dan 9.200 Lainnya Mengungsi

Gempa Magnitudo 7,1 mengguncang Prefektur Kumamoto, Jepang, pada Selasa (28/7/2026) lalu. Tercatat jumlah korban yang dinyatakan meninggal dunia mencapai 30 orang lebih.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT