Jawaban Sarwendah soal Kepemilikan Rumah Kembali Disorot, Ternyata Diungkap Sejak Awal Bercerai
- YouTube/dr. Richard Lee, MARS
tvOnenews.com - Di tengah polemik yang belakangan ramai diperbincangkan publik terkait hubungan Sarwendah dan Ruben Onsu, sebuah cuplikan podcast lama Sarwendah bersama dr Richard Lee kembali menjadi sorotan.
Video tersebut menarik perhatian karena memuat penjelasan Sarwendah mengenai rumah yang selama ini menjadi tempat tinggalnya bersama anak-anaknya.
Kemunculan kembali cuplikan itu terjadi saat publik tengah menyoroti berbagai isu yang dikaitkan dengan kehidupan pasca-perceraian pasangan tersebut.
Mulai dari pembahasan mengenai aset keluarga hingga dinamika hubungan dengan anak-anak, berbagai spekulasi terus bermunculan di media sosial.
Saat itu, Sarwendah berbicara tentang perjuangannya membangun rumah impian untuk anak-anaknya serta bagaimana dirinya dan Ruben Onsu menyikapi berbagai urusan keluarga setelah berpisah.
- ChatGPT.com
Dalam podcast tersebut, Sarwendah menegaskan bahwa rumah yang selama ini menjadi perhatian publik bukanlah soal siapa yang lebih berhak memilikinya.
Baginya, rumah itu sejak awal dipersiapkan untuk buah hati mereka.
"Aku selalu bilang, ini rumah anak-anak aku. Bagaimanapun, kita orang tuanya, tidak akan ada yang bisa mengubah itu," ujar Sarwendah.
Ia juga menjelaskan bahwa persoalan pembagian aset dan berbagai kesepakatan setelah perpisahan telah diselesaikan dengan baik antara dirinya dan Ruben. Karena itu, ada sejumlah hal yang sengaja tidak diungkap ke publik.
"Soal pembagian ini, itu, kita sudah menyepakati dengan baik semuanya. Dan ada banyak hal privat yang kita tidak bisa publish," katanya.
Saat itu, Sarwendah juga menanggapi berbagai komentar yang menilai dirinya berada dalam posisi yang diuntungkan pasca perceraian.
Menurutnya, banyak orang tidak mengetahui perjuangan yang telah dilaluinya selama bertahun-tahun.
"Kalau ada orang yang bilang 'Enak ya Sarwendah, begini begini'. Nggak ada yang enak, kalian tidak tahu," ungkapnya.
Dalam penjelasannya, Sarwendah tidak menampik bahwa Ruben Onsu sebagai ayah dari anak-anaknya turut memberikan kontribusi finansial.
Namun ia menegaskan dirinya juga memiliki peran besar dalam proses mengisi dan menata rumah tersebut.
"Memang ada biaya yang dibayarkan ayahnya. Karena kan ayahnya. Tapi kalau isi rumah, dari awal, aku."
Sarwendah kemudian menegaskan bahwa perempuan juga mampu mandiri dan memiliki penghasilan sendiri.
"Jangan kalian menganggap wanita nggak bisa ngapa-ngapain. Aku juga ada kerjaan, aku juga ada penghasilan, bersyukurnya," ujarnya.
Ia mengaku terlibat langsung sejak awal pembangunan rumah, mulai dari proses pengecatan hingga melengkapi berbagai kebutuhan di dalamnya.
"Itu rumah juga dari awal aku yang ngisi, dari awal ngecat," ungkapnya.
Menurut Sarwendah, ketika rumah tersebut dibangun, dirinya dan Ruben tidak pernah membayangkan akan berpisah di kemudian hari.
Karena itu, tidak pernah ada pemikiran untuk menghitung siapa yang mengeluarkan uang lebih banyak.
"Pada saat proses itu kan panjang, kita juga tidak memikirkan kalau akan ada perpisahan. Jadi ya tidak pernah ada yang berpikir ini duit gue, ini duit lu," ujar Sarwendah.
- Instagram/ruben_onsu
Ia menjelaskan bahwa rumah tersebut merupakan impian yang sudah lama dinantikan oleh anak-anak mereka.
Bahkan, setiap hari anak-anaknya kerap menanyakan kapan bisa menempati rumah baru tersebut.
"Karena memang kita bangun, impian anak-anak juga," kata Sarwendah.
"Setiap aku deeptalk sama anak-anak, setiap hari mereka berdoa semoga cepat pindah rumah baru. Setiap hari ditanya kapan pindah rumah," lanjutnya.
Sebagai seorang ibu, Sarwendah mengaku merasa sedih ketika mendengar harapan anak-anak yang belum terwujud. Hal itu justru menjadi motivasi baginya untuk bekerja lebih keras.
"Sebagai seorang ibu yang setiap hari ditanya seperti itu, bagaimana perasaannya? Pasti sedih, aku akan berusaha lebih keras lagi bagaimana cepet pindah. Cepet pindah berarti harus cepat banyak dana."
Ia juga menyinggung besarnya biaya yang dibutuhkan untuk mengisi sebuah rumah.
Menurutnya, pengeluaran untuk melengkapi isi rumah bisa jauh lebih besar daripada yang dibayangkan banyak orang.
"Hitam putih, sama isinya, dananya lebih gede mana? Isi rumah. Aku bener-bener sangat berusaha."
Di akhir perbincangan, Sarwendah menegaskan bahwa dirinya dan Ruben tetap sama-sama orang tua bagi anak-anak mereka. Karena itu, ia berharap tidak ada pihak yang memperkeruh keadaan.
"Kan anak-anak bareng, nggak ada anak lu, anak gue. Jadi ya jangan dibikin terlalu ribet, karena kita maunya baik-baik saja," ujar Sarwendah. (gwn)
Load more