News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Judi Online Masih Merajalela di Indonesia, Padahal Dilarang Keras? Ini Penyebab Utama dan Solusi yang Perlu Dilakukan

Judi online masih sulit diberantas di Indonesia meski jutaan situs telah diblokir. Simak penyebab utama, modus terbaru, data terbaru, dan solusi yang dinilai lebih efektif.
Jumat, 19 Juni 2026 - 02:06 WIB
Ilustrasi Judi Online Masih Merajalela di Indonesia, Padahal Dilarang Keras? Ini Penyebab Utama dan Solusi yang Perlu Dilakukan
Sumber :
  • Gambar ilustrasi AI

tvOnenews.com - Perang melawan judi online tampaknya masih jauh dari kata usai. Dalam beberapa tahun terakhir, pemerintah Indonesia telah melakukan berbagai langkah masif untuk memberantas praktik perjudian digital, mulai dari pemblokiran jutaan situs, pembekuan rekening, penangkapan pelaku, hingga pembentukan satuan tugas lintas lembaga. 

Namun kenyataannya, judi online masih terus tumbuh dan menjangkau lapisan masyarakat yang semakin luas.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Fenomena ini bukan hanya terjadi di Indonesia. Negara-negara maju seperti Inggris, Australia, hingga Amerika Serikat juga menghadapi tantangan serupa. Bedanya, sebagian negara memilih melegalkan dan mengatur industri perjudian secara ketat, sementara Indonesia menerapkan larangan total. 

Meski demikian, perkembangan teknologi membuat batas-batas negara semakin sulit menjadi penghalang bagi operator judi yang beroperasi dari luar negeri.

Situasi tersebut menimbulkan pertanyaan besar di tengah masyarakat. Jika sudah ada undang-undang yang melarang, ribuan situs ditutup setiap hari, dan aparat terus melakukan penindakan, mengapa judi online tetap sulit diberantas? Jawabannya ternyata jauh lebih kompleks daripada sekadar menutup situs atau menangkap pemain.

Judi Online Bukan Lagi Sekadar Website

Banyak orang masih menganggap judi online hanya berbentuk situs internet yang dapat diblokir sewaktu-waktu. Padahal, model bisnis perjudian digital saat ini telah berkembang menjadi ekosistem yang sangat kompleks dan terorganisasi.

Website hanyalah etalase depan. Di baliknya terdapat jaringan yang melibatkan bandar, operator teknologi, penyedia server, afiliator, promotor media sosial, influencer, hingga sistem pembayaran lintas negara.

Ketika satu domain diblokir, pelaku dapat membuat puluhan domain baru hanya dalam hitungan menit. Bahkan kini banyak promosi judi yang tidak lagi mengandalkan website utama, melainkan melalui grup Telegram, WhatsApp, akun media sosial anonim, hingga siaran langsung di berbagai platform digital.

Fenomena serupa juga ditemukan di Inggris dan Australia. Laporan UK Gambling Commission menunjukkan operator ilegal kerap menggunakan jaringan situs "mirror" atau situs kembar untuk menghindari pemblokiran. Teknik ini memungkinkan layanan tetap berjalan meskipun alamat utama telah ditutup oleh regulator.

Karena itu, keberhasilan pemberantasan judi online tidak bisa hanya diukur dari jumlah situs yang diblokir.

Bandar Beroperasi dari Luar Negeri, Uang Mengalir Tanpa Batas

Salah satu tantangan terbesar dalam pemberantasan judi online adalah keberadaan operator utama yang berada di luar wilayah hukum Indonesia.

Judi daring dilarang berdasarkan Pasal 27 ayat (2) juncto Pasal 45 ayat (2) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2024 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE). Selain itu, Pasal 303 KUHP juga mengatur tindak pidana perjudian.

Namun banyak bandar besar justru beroperasi dari negara yang melegalkan atau memberi ruang bagi aktivitas perjudian daring.

Mantan Menteri Komunikasi dan Informatika Budi Arie Setiadi pernah menjelaskan bahwa banyak server judi yang beroperasi dari negara seperti Kamboja dan Filipina.

Menurutnya, lokasi server yang berada di luar negeri membuat proses penegakan hukum menjadi jauh lebih rumit karena melibatkan yurisdiksi antarnegara.

Masalah semakin kompleks karena sebagian keuntungan hasil perjudian juga langsung dialirkan ke luar negeri. Akibatnya, aparat penegak hukum sering kali hanya dapat menjangkau agen, promotor, atau operator lapangan di Indonesia, sementara aktor utama berada di luar jangkauan hukum nasional.

Kondisi ini juga terjadi di banyak negara lain. Di Amerika Serikat misalnya, Federal Bureau of Investigation (FBI) kerap menghadapi kesulitan memburu operator perjudian ilegal yang berbasis di negara-negara Karibia dan Asia Tenggara.

Mengikuti Aliran Uang Lebih Penting daripada Memblokir Situs

Para ahli kejahatan siber menilai akar persoalan judi online sebenarnya terletak pada aliran dana.

Selama transaksi masih dapat dilakukan dengan mudah, bisnis perjudian akan terus menemukan cara untuk bertahan hidup.

Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Mahendra Siregar, pernah menegaskan bahwa pemblokiran situs dan rekening saja tidak cukup untuk memberantas judi online.

Menurutnya, transaksi perjudian saat ini tidak hanya dilakukan melalui rekening bank domestik. Banyak pelaku memanfaatkan rekening luar negeri, dompet digital, aset kripto, hingga metode pembayaran lintas batas negara yang sulit dilacak.

Karena itu, pemberantasan harus dilakukan secara menyeluruh dengan menutup seluruh celah transaksi yang digunakan jaringan perjudian.

Pendekatan "follow the money" atau mengikuti aliran uang sebenarnya telah diterapkan di sejumlah negara maju. Amerika Serikat melalui Financial Crimes Enforcement Network (FinCEN) dan Inggris melalui National Crime Agency (NCA) lebih banyak memburu jalur pencucian uang dibanding sekadar menutup platform perjudian.

Strategi tersebut terbukti lebih efektif karena langsung menyasar sumber keuntungan para bandar.

Faktor Sosial dan Literasi Digital Juga Berperan

Selain persoalan teknologi dan hukum, faktor ekonomi serta psikologi masyarakat juga menjadi penyebab judi online sulit diberantas.

Banyak pemain tergiur oleh janji keuntungan instan. Narasi seperti "modal Rp10 ribu jadi jutaan rupiah" terus dipromosikan melalui berbagai kanal digital.

Padahal berbagai penelitian menunjukkan mayoritas pemain justru mengalami kerugian. Yang sering muncul ke publik hanyalah kisah kemenangan yang sengaja dipublikasikan untuk menarik pemain baru.

Data Drone Emprit bahkan pernah menunjukkan Indonesia menjadi salah satu negara dengan jumlah pemain judi online terbesar di dunia dengan lebih dari 201 ribu akun yang teridentifikasi aktif pada 2023.

Angka tersebut menunjukkan bahwa persoalan judi online bukan hanya masalah hukum, melainkan juga masalah literasi digital, literasi keuangan, dan kondisi sosial ekonomi masyarakat.

Karena itu, solusi jangka panjang tidak cukup hanya melalui penindakan.

Pemerintah, sekolah, keluarga, platform digital, dan komunitas masyarakat perlu memperkuat edukasi mengenai risiko judi online, mulai dari potensi kerugian finansial, kecanduan, konflik keluarga, hingga keterkaitannya dengan tindak pidana pencucian uang dan kejahatan siber lainnya.

Ke depan, para pengamat menilai strategi pemberantasan harus bergeser dari sekadar memblokir situs menjadi pendekatan yang lebih komprehensif. 

Fokus utama perlu diarahkan pada pemutusan aliran dana, penguatan kerja sama internasional, pemanfaatan kecerdasan buatan untuk mendeteksi aktivitas mencurigakan, serta peningkatan literasi digital masyarakat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tanpa menyentuh akar masalah tersebut, situs judi mungkin akan terus ditutup setiap hari. Namun di saat yang sama, situs baru akan terus bermunculan dan mengulangi siklus yang sama. 

Pada akhirnya, perang melawan judi online bukan hanya soal teknologi dan penegakan hukum, melainkan juga soal bagaimana negara membangun ketahanan masyarakat agar tidak mudah terjebak dalam ilusi keuntungan instan yang ditawarkan industri perjudian digital. (udn)
 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Pelaku Mutilasi di Depok, Tukang Piscok Gay Bicara Jujur Potong Jasad Korban: Susah Dibawa

Pelaku Mutilasi di Depok, Tukang Piscok Gay Bicara Jujur Potong Jasad Korban: Susah Dibawa

Tukang piscok, Saepullah (26), tersangka pembunuhan serta mutilasi korban, Kunaefi (51) di Depok mengungkap alasan mutilasi tubuh korban karena susah dibawa.
BRIN Paparkan Potensi Uranium 89 Ribu Ton ke Prabowo, Teknologi Nuklir Disiapkan Dukung PLTN

BRIN Paparkan Potensi Uranium 89 Ribu Ton ke Prabowo, Teknologi Nuklir Disiapkan Dukung PLTN

BRIN memaparkan kesiapan teknologi nuklir nasional di hadapan Presiden Prabowo Subianto dalam pameran inovasi riset di Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat.
Naskah Sumpah Dokter Indonesia Lengkap: Bunyi Sumpah, Makna, Dasar Hukum, dan Etika Profesi yang Wajib Dijunjung

Naskah Sumpah Dokter Indonesia Lengkap: Bunyi Sumpah, Makna, Dasar Hukum, dan Etika Profesi yang Wajib Dijunjung

Simak naskah Sumpah Dokter Indonesia lengkap beserta makna, dasar hukum, Kode Etik Kedokteran Indonesia (KODEKI), dan kewajiban dokter dalam memberikan
Ditanya Bukti Dugaan Perselingkuhan Ruben Onsu, Kuasa Hukum Sarwendah Justru Bilang Begini

Ditanya Bukti Dugaan Perselingkuhan Ruben Onsu, Kuasa Hukum Sarwendah Justru Bilang Begini

Kuasa hukum Sarwendah merespons tudingan dugaan perselingkuhan Ruben Onsu yang kembali mencuat setelah rekaman CCTV pertengkaran mereka tersebar ke publik.
Naskah Sumpah Perawat Indonesia Lengkap Terbaru: Isi, Makna, Dasar Hukum, dan Kewajiban Etik Tenaga Kesehatan

Naskah Sumpah Perawat Indonesia Lengkap Terbaru: Isi, Makna, Dasar Hukum, dan Kewajiban Etik Tenaga Kesehatan

Simak naskah Sumpah Perawat Indonesia lengkap beserta makna, dasar hukum, kode etik, dan kewajiban profesi perawat dalam memberikan pelayanan kesehatan yang adil
Resmi! Dewa United Datangkan Denilson Junior, Eks Bomber Ratchaburi FC Siap Tambah Ketajaman Banten Warriors

Resmi! Dewa United Datangkan Denilson Junior, Eks Bomber Ratchaburi FC Siap Tambah Ketajaman Banten Warriors

Dewa United Banten FC terus memperkuat komposisi skuad jelang mengarungi kompetisi musim 2026/2027 dengan mendatangkan penyerang asal Brasil, Denilson Junior.

Trending

Kejari Geledah Kantor Bupati Pamekasan Soal Dugaan Korupsi Proyek Jalan Sebesar Rp3,7 Milliar

Kejari Geledah Kantor Bupati Pamekasan Soal Dugaan Korupsi Proyek Jalan Sebesar Rp3,7 Milliar

Penyidik Kejaksaan Negeri Kabupaten Pamekasan menggeledah kantor Bupati Pamekasan Kholilurahman terkait rentetan kasus dugaan korupsi proyek jalan tahun 2025.
Mensesneg Bantah Ada Surpres Pergantian Kapolri: Tidak Ada

Mensesneg Bantah Ada Surpres Pergantian Kapolri: Tidak Ada

Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg), Prasetyo Hadi membantah bahwa pemerintah mengirimkan Surat Presiden (Surpres) pergantian Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri).
Ratusan Senjata Api dan Air Gun Ditemukan di Sekolah Swasta Jakarta Selatan, Polisi Selidiki

Ratusan Senjata Api dan Air Gun Ditemukan di Sekolah Swasta Jakarta Selatan, Polisi Selidiki

Sebuah informasi beredar mengenai adanya temuan ratusan pucuk senjata api hingga air gun di sebuah ruangan sekolah yang terletak di Pondok Pinang, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan.
Uang Rizky Billar, Lesti Kejora Hingga Anak Ditilep Sampai Rp3,1 Miliar, Pelaku Disebut Orang Terdekat

Uang Rizky Billar, Lesti Kejora Hingga Anak Ditilep Sampai Rp3,1 Miliar, Pelaku Disebut Orang Terdekat

Rizky Billar mengungkap pengalaman yang disebutnya sebagai salah satu pukulan paling menyakitkan yang datang dari lingkungan terdekat.
Kronologi Kebakaran Gedung Lima Lantai di Cikini, Sempat Coba Dipadamkan Pakai APAR

Kronologi Kebakaran Gedung Lima Lantai di Cikini, Sempat Coba Dipadamkan Pakai APAR

Kobaran api melanda sebuah bangunan berlantai lima yang berlokasi di Jalan Cikini Raya Nomor 89, Menteng, Jakarta Pusat pada Rabu (5/8) sore. 
Jadwal Siaran Langsung SEA V Cup 2026 Putri Leg 2: Timnas Voli Putri Indonesia Main Lagi, Langsung Hadapi Vietnam

Jadwal Siaran Langsung SEA V Cup 2026 Putri Leg 2: Timnas Voli Putri Indonesia Main Lagi, Langsung Hadapi Vietnam

Jadwal siaran langsung SEA V Cup 2026 Putri leg 2, di mana Timnas Voli Putri Indonesia akan unjuk gigi dan memperbaiki nasib mereka di putaran kedua. Garuda Pertiwi langsung akan melawan Vietnam di laga pembuka.
Resmi Cerai dari Wardatina Mawa, Apa Kabar Hubungan Asmara Insanul Fahmi dengan Inara Rusli?

Resmi Cerai dari Wardatina Mawa, Apa Kabar Hubungan Asmara Insanul Fahmi dengan Inara Rusli?

Berakhirnya rumah tangga pasangan tersebut langsung memunculkan pertanyaan baru di tengah publik, yakni mengenai kelanjutan hubungan Insanul Fahmi dengan Inara Rusli.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT