News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Hotman Paris Desak Komisioner Komnas Perempuan Mundur dari Jabatan Buntut Pernyataan Kasus YTR

Hotman Paris Hutapea desak Komisioner Komnas Perempuan Sondang Frishka Simanjuntak mundur buntut pernyataan kasus YTR bukan penyiksaan menurut konvensi PBB.
Minggu, 28 Juni 2026 - 07:46 WIB
Hotman Paris dan Komisioner Komnas Perempuan, Sondang Frishka Simanjuntak
Sumber :
  • Kolase tvOnenews.com / Instagram @hotmanparisofficial / YouTube Komas Perempuan

"Kemudian penganiayaan itu bisa berakibat dia tersiksa. Paham kau? Mundur kau. Semua orang Indonesia sudah maki-maki, sudah menghujat kamu, malu dong. Mau mengharapkan gaji segitu doang?" ucapnya.

Tak hanya mengkritik, Hotman Paris bahkan menawarkan diri untuk menanggung gaji komisioner tersebut secara pribadi asalkan tidak lagi mengeluarkan pernyataan yang dianggapnya melukai hati nurani publik. Ia kembali menggambarkan kondisi korban YTR yang memprihatinkan sebagai dasar kemarahannya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Mendingan aku yang bayar gaji kamu deh. Bagi saya gaji kamu 100 juta, tutup mata. Tapi jangan begitu dong, orang sudah berjuang, sedih melihat ada perempuan seperti itu tiga tahun disiksa sampai belatung di tubuhnya, bibirnya hilang, dipaksa ditato itu sakit, semua luka-luka, bayangin sampai belatung, itu apalagi?" ujarnya.

Hotman Paris juga mengungkapkan bahwa dirinya telah berjuang keras menggalang dana untuk membantu korban YTR. Ia menyebut langkah tersebut murni didorong oleh hati nurani, bukan kepentingan pencitraan semata.

"Saya setengah mati sudah mengumpulkan uang, sudah terkumpul 2,5 miliar, itu untuk apa? Gua mah gausah mikir macam-macam. Aku udah sangat populer tapi aku kasihan, itu hati nurani. Hati nurani itu adalah bawaan dari tubuh kita, warisan dari orangtua kita, itu nggak bisa dibohongin ya," katanya.

Donasi yang berhasil terkumpul dalam kasus YTR memang terbilang besar. Selain dari masyarakat umum, dana tersebut turut disumbangkan oleh sejumlah konglomerat, termasuk Tahir selaku bos Mayapada dan Aguan selaku bos PIK, yang masing-masing menyumbang Rp500 juta. Total donasi yang terhimpun telah melampaui angka Rp2,5 miliar.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Hotman Paris secara langsung juga menyerukan kepada Presiden Prabowo untuk mengambil tindakan tegas terhadap komisioner Komnas Perempuan tersebut. Ia menegaskan kembali bahwa dalam hukum Indonesia, istilah yang berlaku adalah penganiayaan, bukan penyiksaan.

"Jadi, Bapak Prabowo, orang emak-emak itu pecat itu. Ngapain walaupun dia enggak tahu Batak atau apa situ. Kalau kau memang punya harga diri, mundur kau dari Komnas. Semua sudah menghujat kamu ya," ujarnya.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Koalisi Buruh Bakal Studi Banding Isu Ketenagakerjaan ke Empat Negara

Koalisi Buruh Bakal Studi Banding Isu Ketenagakerjaan ke Empat Negara

Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI), Andi Gani Nena Wea mengungkap sejumlah serikat buruh akan melakukan studi banding ke empat negara bahas isu ketenagakerjaan.
Koalisi Buruh Bakal Studi Banding Isu Ketenagakerjaan ke Empat Negara

Koalisi Buruh Bakal Studi Banding Isu Ketenagakerjaan ke Empat Negara

Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI), Andi Gani Nena Wea mengungkap sejumlah serikat buruh akan melakukan studi banding ke empat negara bahas isu ketenagakerjaan.
Progres Signifikan MRT Jakarta Fase 2A: Anggaran Rp25,3 Triliun, Terowongan HI-Kota Terhubung

Progres Signifikan MRT Jakarta Fase 2A: Anggaran Rp25,3 Triliun, Terowongan HI-Kota Terhubung

Proyek pembangunan MRT Jakarta Fase 2A Lin Utara Selatan terus menunjukkan perkembangan positif. 
BNN Sita Aset Bos Gendut Gembong Narkoba di Kampung Bahari Capai Rp39 Miliar, Diduga Hasil TPPU

BNN Sita Aset Bos Gendut Gembong Narkoba di Kampung Bahari Capai Rp39 Miliar, Diduga Hasil TPPU

Badan Narkotika Nasional (BNN) bersama Polda Metro Jaya, BNNP DKI Jakarta, dan BNNK Jakarta Utara juga turut menyita aset milik Gembong Narkoba berinisial MR alias Bos Gendut di Kampung Bahari.
Hasil Laga Timnas Indonesia Abroad: Maarten Paes Tampil Penuh Bawa Ajax ke Play Off Liga Konferensi Eropa

Hasil Laga Timnas Indonesia Abroad: Maarten Paes Tampil Penuh Bawa Ajax ke Play Off Liga Konferensi Eropa

Tampil pada leg kedua babak kualifikasi ketiga Liga Konferensi Eropa, skor akhir 2-2 ini membawa Ajax tetap melaju ke putaran akhir sebelum kompetisi setelah menang agregat 3-5 dari Shelborne FC. 
Walau Patrick Kluivert Didukung Legenda Dampingi Xavi Hernandez, KNVB Buka Peluang Nama Lain Sebagai Asisten Pelatih Timnas Belanda

Walau Patrick Kluivert Didukung Legenda Dampingi Xavi Hernandez, KNVB Buka Peluang Nama Lain Sebagai Asisten Pelatih Timnas Belanda

Kejutan besar datang dari susunan staf kepelatihannya, di mana nama Patrick Kluivert sempat digadang-gadang kuat mendampingi Xavi Hernandez di Timnas Belanda.

Trending

Tren Pelari Indonesia ke Ajang Internasional Kian Menguat, Singapura Jadi Salah Satu Tujuan Favorit

Tren Pelari Indonesia ke Ajang Internasional Kian Menguat, Singapura Jadi Salah Satu Tujuan Favorit

Minat masyarakat Indonesia untuk mengikuti ajang lari internasional terus menunjukkan peningkatan dalam beberapa tahun terakhir.
Anggun C Sasmi Kenang Momen saat Mampu Beli Berlian Pertama, Ceritanya Relate untuk Banyak Orang

Anggun C Sasmi Kenang Momen saat Mampu Beli Berlian Pertama, Ceritanya Relate untuk Banyak Orang

Anggun C Sasmi mengenang masa ketika ia mulai memberikan hadiah untuk dirinya sendiri sebagai hasil dari kerja keras selama bertahun-tahun.
Mendes Yandri Laporkan Puluhan Akun Medsos ke Bareskrim Polri, Ini Alasannya

Mendes Yandri Laporkan Puluhan Akun Medsos ke Bareskrim Polri, Ini Alasannya

Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT), Yandri Susanto melayangkan laporan terhadap 73 akun media sosial ke Bareskrim Polri, pada Kamis (13/8/2026), terkait pencemaran nama baik dan penyebaran berita bohong atau hoaks.
KPK Periksa Pengelola Wisma Atlet Diperiksa Terkait Kasus Bea Cukai

KPK Periksa Pengelola Wisma Atlet Diperiksa Terkait Kasus Bea Cukai

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa pengelola wimas atlet, Pademangan, Jakarta Barat terkaiit kasus suap importasi di Ditjen Bea dan Cukai.
John Herdman Full Senyam! Bek Timnas Indonesia Mees Hilgers Akhirnya Diterima Kembali Berlatih di FC Twente

John Herdman Full Senyam! Bek Timnas Indonesia Mees Hilgers Akhirnya Diterima Kembali Berlatih di FC Twente

Bek Timnas Indonesia, Mees Hilgers, resmi kembali menjalani latihan bersama FC Twente usai berbulan-bulan mangkir dari tim
Walau Patrick Kluivert Didukung Legenda Dampingi Xavi Hernandez, KNVB Buka Peluang Nama Lain Sebagai Asisten Pelatih Timnas Belanda

Walau Patrick Kluivert Didukung Legenda Dampingi Xavi Hernandez, KNVB Buka Peluang Nama Lain Sebagai Asisten Pelatih Timnas Belanda

Kejutan besar datang dari susunan staf kepelatihannya, di mana nama Patrick Kluivert sempat digadang-gadang kuat mendampingi Xavi Hernandez di Timnas Belanda.
Bisnis Tumbang Imbas Berkonflik dengan Wardatina Mawa, Insanul Fahmi Tak Menampik Kini Banting Setir Jualan Sayur

Bisnis Tumbang Imbas Berkonflik dengan Wardatina Mawa, Insanul Fahmi Tak Menampik Kini Banting Setir Jualan Sayur

Pengusaha muda asal Medan, Insanul Fahmi, mengungkap perubahan besar dalam perjalanan hidup dan bisnisnya setelah konflik rumah tangganya dengan Wardatina Mawa.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT