News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Hotman Paris Desak Komisioner Komnas Perempuan Mundur dari Jabatan Buntut Pernyataan Kasus YTR

Hotman Paris Hutapea desak Komisioner Komnas Perempuan Sondang Frishka Simanjuntak mundur buntut pernyataan kasus YTR bukan penyiksaan menurut konvensi PBB.
Minggu, 28 Juni 2026 - 07:46 WIB
Hotman Paris dan Komisioner Komnas Perempuan, Sondang Frishka Simanjuntak
Sumber :
  • Kolase tvOnenews.com / Instagram @hotmanparisofficial / YouTube Komas Perempuan

tvOnenews.com - Hotman Paris secara terang-terangan meminta Komisioner Komnas Perempuan, Sondang Frishka Simanjuntak, untuk mundur dari jabatannya setelah menyebut kasus penganiayaan berat terhadap perempuan berinisial YTR belum dapat dikategorikan sebagai penyiksaan berdasarkan definisi Konvensi Anti-Penyiksaan PBB.

Pernyataan keras Hotman Paris itu disampaikan melalui akun Instagram pribadinya pada Jumat, 27 Juni 2026. Pengacara kondang tersebut mengungkapkan kekecewaannya secara terbuka terhadap sikap Komnas Perempuan di tengah keprihatinan masyarakat luas atas kondisi korban YTR yang dinilai sangat memprihatinkan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Halo Komnas Perempuan, berharap kamu segera dipecat Bapak Presiden. Pada saat masyarakat Indonesia berduka atas adanya kejadian yang sangat-sangat sadis, di mana seorang wanita sampai ada belatung di tubuhnya gara-gara luka, bibirnya hilang gara-gara disayat, luka di mana-mana, dikurung sekian lama, malah kau mengeluarkan kata-kata itu bukan penyiksaan menurut PBB," ujar Hotman Paris.

Hotman Paris tidak hanya berhenti di situ. Ia juga mempertanyakan kompetensi Komnas Perempuan dalam memahami hukum dan menyindir sikap lembaga tersebut yang dinilainya terlalu tergesa-gesa merujuk pada aturan internasional tanpa memahaminya secara mendalam.

"Lu itu baru sekali saja baca peraturan PBB udah gaya lu. Kalau kau memang punya harga diri, mundur kau dari Komnas HAM, sia-sia uang pajak yang saya bayar untuk membayar kamu, untuk membayar makanan yang masuk ke isi perutmu ya," tegasnya.

Hotman Paris kemudian menjelaskan perbedaan mendasar antara istilah penyiksaan dan penganiayaan dalam konteks hukum pidana Indonesia. Menurutnya, Komnas Perempuan seharusnya memahami kerangka hukum nasional sebelum merujuk pada konvensi internasional.

"Dari ucapanmu itu, kau benar-benar tidak paham. Nih gua ajarin lu ya, emak-emak. Menurut KUHP Indonesia yang dikenal hanya ada istilah penganiayaan ya. Tidak ada istilah penyiksaan dalam KUHP kita," kata Hotman Paris.

Hotman Paris menegaskan bahwa tindakan penganiayaan bisa berujung pada kondisi tersiksa bagi korban. Ia menilai pernyataan Komnas Perempuan tidak hanya keliru secara hukum, tetapi juga menyakiti perasaan masyarakat yang tengah bersimpati terhadap nasib korban YTR.

"Kemudian penganiayaan itu bisa berakibat dia tersiksa. Paham kau? Mundur kau. Semua orang Indonesia sudah maki-maki, sudah menghujat kamu, malu dong. Mau mengharapkan gaji segitu doang?" ucapnya.

Tak hanya mengkritik, Hotman Paris bahkan menawarkan diri untuk menanggung gaji komisioner tersebut secara pribadi asalkan tidak lagi mengeluarkan pernyataan yang dianggapnya melukai hati nurani publik. Ia kembali menggambarkan kondisi korban YTR yang memprihatinkan sebagai dasar kemarahannya.

"Mendingan aku yang bayar gaji kamu deh. Bagi saya gaji kamu 100 juta, tutup mata. Tapi jangan begitu dong, orang sudah berjuang, sedih melihat ada perempuan seperti itu tiga tahun disiksa sampai belatung di tubuhnya, bibirnya hilang, dipaksa ditato itu sakit, semua luka-luka, bayangin sampai belatung, itu apalagi?" ujarnya.

Hotman Paris juga mengungkapkan bahwa dirinya telah berjuang keras menggalang dana untuk membantu korban YTR. Ia menyebut langkah tersebut murni didorong oleh hati nurani, bukan kepentingan pencitraan semata.

"Saya setengah mati sudah mengumpulkan uang, sudah terkumpul 2,5 miliar, itu untuk apa? Gua mah gausah mikir macam-macam. Aku udah sangat populer tapi aku kasihan, itu hati nurani. Hati nurani itu adalah bawaan dari tubuh kita, warisan dari orangtua kita, itu nggak bisa dibohongin ya," katanya.

Donasi yang berhasil terkumpul dalam kasus YTR memang terbilang besar. Selain dari masyarakat umum, dana tersebut turut disumbangkan oleh sejumlah konglomerat, termasuk Tahir selaku bos Mayapada dan Aguan selaku bos PIK, yang masing-masing menyumbang Rp500 juta. Total donasi yang terhimpun telah melampaui angka Rp2,5 miliar.

Hotman Paris secara langsung juga menyerukan kepada Presiden Prabowo untuk mengambil tindakan tegas terhadap komisioner Komnas Perempuan tersebut. Ia menegaskan kembali bahwa dalam hukum Indonesia, istilah yang berlaku adalah penganiayaan, bukan penyiksaan.

"Jadi, Bapak Prabowo, orang emak-emak itu pecat itu. Ngapain walaupun dia enggak tahu Batak atau apa situ. Kalau kau memang punya harga diri, mundur kau dari Komnas. Semua sudah menghujat kamu ya," ujarnya.

Hotman Paris menutup pernyataannya dengan menegaskan kembali posisinya secara hukum bahwa penganiayaan dan penyiksaan adalah dua hal yang berbeda namun berkaitan dalam konteks kasus YTR.

"Sekali lagi, dalam hukum Indonesia adanya istilah penganiayaan, tidak ada istilah penyiksaan. Orang dianiaya bisa berakibat dia tersiksa, oke? Paham kau? Heran!" tegasnya.

Pernyataan Hotman Paris itu pun mendapat sambutan luas dari warganet yang mayoritas menyatakan setuju dan mendukung seruannya agar Komisioner Komnas Perempuan Sondang Frishka Simanjuntak bertanggung jawab atas pernyataannya dalam kasus YTR.

Sebelumnya, Komnas Perempuan menyatakan bahwa kasus penganiayaan berat terhadap YTR belum dapat dikategorikan sebagai penyiksaan berdasarkan definisi Konvensi Anti-Penyiksaan PBB, karena masih perlu dibuktikan adanya unsur keterlibatan atau pembiaran negara. 

Meski demikian, lembaga itu menegaskan tetap mendorong penerapan pasal berlapis, termasuk Undang-Undang Tindak Pidana Kekerasan Seksual (TPKS), demi perlindungan dan pemulihan korban secara menyeluruh.

(anf)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Rezeki Mulus Lewat Kerja Sama, Cek Ramalan Keuangan Shio Anjing Tanggal 29 September 2026 di Sini!

Rezeki Mulus Lewat Kerja Sama, Cek Ramalan Keuangan Shio Anjing Tanggal 29 September 2026 di Sini!

Karakter shio Anjing yang penuh kewaspadaan hingga protektif terhadap kepentingan bersama akan menemukan momentum terbaik untuk mengamankan nilai aset besok.
Viral Hewan Hidup Dijadikan Suvenir Pernikahan, Ada yang Ditinggalkan di MRT Lebak Bulus

Viral Hewan Hidup Dijadikan Suvenir Pernikahan, Ada yang Ditinggalkan di MRT Lebak Bulus

Viral pengantin bagikan anak ayam sebagai suvenir pernikahan. Warganet soroti kondisi hewan, hingga ada yang ditemukan ditinggalkan di MRT Lebak Bulus.
Dapat Panggilan Kesayangan dari Megawati Hangestri, Lee Min-young Malah 'Ngambek'

Dapat Panggilan Kesayangan dari Megawati Hangestri, Lee Min-young Malah 'Ngambek'

Rookie Hyundai Hillstate menolak panggilan yang disematkan Megawati Hangestri kepadanya. Momen lucu ini terjadi saat mereka sedang liburan singkat di Pulau Jeju
Link Live Streaming Voli Asian Games 2026: Pagi Ini Ada Timnas Voli Indonesia Vs Kirgistan

Link Live Streaming Voli Asian Games 2026: Pagi Ini Ada Timnas Voli Indonesia Vs Kirgistan

Link live streaming voli Asian Games 2026 hari ini, Senin (28/9/2026), ada Timnas Voli Putra Indonesia menghadapi Kirgistan.
Update Klasemen Medali Asian Games 2026 Pagi Ini: Tim Indonesia Hanya Tambah Perak, Malaysia Melesat Tembus 10 Besar

Update Klasemen Medali Asian Games 2026 Pagi Ini: Tim Indonesia Hanya Tambah Perak, Malaysia Melesat Tembus 10 Besar

Update klasemen medali Asian Games 2026 per Senin (28/9/2026) pukul 06.00 WIB. Tim Indonesia dan Malaysia kini kembali memiliki perbedaan mencolok dalam perolehan medali di ajang bergengsi ini.
Kabar Baik, 5 Zodiak Ini Diprediksi Bersinar di Tempat Kerja Besok 29 September 2026

Kabar Baik, 5 Zodiak Ini Diprediksi Bersinar di Tempat Kerja Besok 29 September 2026

Siap-siap ketiban hoki! 5 zodiak ini diprediksi beruntung soal karier besok, 29 September 2026. Ada yang dapat peluang, perhatian, hingga kepercayaan!

Trending

Joey Pelupessy Soroti Para Pemain Debutan Timnas Indonesia, Luke Vickery Dapat Pujian Usai Cetak Assist ‎

Joey Pelupessy Soroti Para Pemain Debutan Timnas Indonesia, Luke Vickery Dapat Pujian Usai Cetak Assist ‎

‎Timnas Indonesia berjaya mengawali FIFA ASEAN Games 2026 dengan hasil positif. Kemenangan 2-0 atas Singapura berhasil diamankan dalam laga perdana pada Jumat (25/9/2026).
Jadwal Asian Games 2026, Senin 28 September: 4 Pebulu Tangkis Pastikan Raih Medali, Timnas Voli Indonesia Main

Jadwal Asian Games 2026, Senin 28 September: 4 Pebulu Tangkis Pastikan Raih Medali, Timnas Voli Indonesia Main

Jadwal Asian Games 2026 hari ini, Senin (28/9/2026). Tim Indonesia sudah memastikan medali usai empat pebulu tangkis tanah air tampil di semifinal. Sedangkan Timnas Voli Indonesia akan kembali berjuang.
Jadwal Voli Asian Games 2026, Senin 28 September: Timnas Voli Indonesia Lawan Kirgistan Pagi Ini

Jadwal Voli Asian Games 2026, Senin 28 September: Timnas Voli Indonesia Lawan Kirgistan Pagi Ini

Jadwal voli Asian Games 2026 hari ini, Senin (28/9/2026). Timnas Voli Indonesia akan kembali unjuk gigi, kali ini wajib menang saat melawan Kirgistan.
Jadwal Semifinal Bulu Tangkis Asian Games 2026: Indonesia Pastikan Raih 4 Medali, Alwi Farhan Cs Masih Berjuang Demi Emas

Jadwal Semifinal Bulu Tangkis Asian Games 2026: Indonesia Pastikan Raih 4 Medali, Alwi Farhan Cs Masih Berjuang Demi Emas

Jadwal semifinal bulu tangkis Asian Games 2026 hari ini, Senin (28/9/2026). Sebanyak empat wakil Indonesia telah memastikan meraih medali, namun Alwi Farhan dan kawan-kawan tetap masih akan berjuang demi meraih medali emas.
Miliki Harta Fantastis, KPK Bidik Anggota Polri Terkait Kasus di Bekasi

Miliki Harta Fantastis, KPK Bidik Anggota Polri Terkait Kasus di Bekasi

KPK terus melakukan pendalaman terkait proyek pengadaan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bekasi.
Tambah Pundi Medali Indonesia, Tim Esports Nomor Pokemon Unite Lewati Target Asian Games 2026

Tambah Pundi Medali Indonesia, Tim Esports Nomor Pokemon Unite Lewati Target Asian Games 2026

Pelatih kepala Timnas Esports Indonesia Richard Permana mengungkapkan bahwa target awal mereka sebenarnya hanya medali perunggu.
Aceh Kembali Dilanda Banjir, Ini Lokasinya

Aceh Kembali Dilanda Banjir, Ini Lokasinya

Badan Penanggulangan Bencana Aceh (BPBA) melaporkan sebanyak 13 desa dari tujuh kecamatan di Kabupaten Aceh Tenggara kembali terendam banjir akibat meluapnya air sungai pascadiguyur hujan deras sejak kemarin malam, Sabtu (26/9/2026).
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT