GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Ada Kabar Baik dari Keluarga Yuvita, Korban Akan Segera Jalani Rekonstruksi Wajah

Ada kabar baik dari keluarga Yuvita Tri Rezeki. Kondisi korban terus membaik dan akan segera jalani rekonstruksi wajah di RSHS Bandung usai stabil.
Senin, 29 Juni 2026 - 11:07 WIB
Yuvita Tri Rezeki (YTR)
Sumber :
  • YouTube tvOneNews

tvOnenews.com - Ada kabar baik datang dari keluarga Yuvita Tri Rezeki, korban penyekapan dan penganiayaan sadis oleh tersangka Taufik Hidayat. Kondisi Yuvita disebut terus menunjukkan perkembangan positif, dan tim dokter telah menyampaikan rencana rekonstruksi wajah yang akan segera dilakukan setelah kondisi korban dinyatakan stabil.

Keluarga Yuvita Tri Rezeki mengaku lega setelah tersangka Taufik Hidayat berhasil diringkus oleh Kepolisian Daerah Jawa Barat. Penangkapan yang terjadi pada Selasa lalu itu menjadi titik terang bagi keluarga yang selama bertahun-tahun tidak mengetahui keberadaan dan kondisi Yuvita.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kakak ipar Yuvita, Melani, meyakini bahwa pria yang diamankan polisi adalah benar Taufik Hidayat. Keyakinan itu didasarkan pada ciri-ciri fisik yang selama ini diketahui keluarga, salah satunya keberadaan gambar tato di tubuh tersangka yang telah membawa kabur adik iparnya selama tiga tahun terakhir.

Kini perhatian keluarga terpusat pada proses pemulihan Yuvita Tri Rezeki yang saat ini masih menjalani perawatan intensif. Kabar menggembirakan pun datang dari pihak keluarga mengenai perkembangan kondisi korban yang terus membaik dari hari ke hari.

Infeksi yang sebelumnya dialami Yuvita Tri Rezeki disebut mulai menunjukkan perbaikan yang signifikan. Selain itu, korban juga sudah mulai mampu melakukan aktivitas dasar secara mandiri, sebuah pencapaian yang disambut penuh syukur oleh keluarga.

"Untuk sekarang, alhamdulillah banyak kemajuan ya dibanding pertama kali kita temukan. Sekarang sudah mulai belajar jalan, duduk, makan juga, alhamdulillah sekarang sudah mulai banyak juga," ucap Melani dalam tayangan YouTube tvOneNews (28/6/2026).

Saat ini Yuvita Tri Rezeki dirawat di ruang perawatan khusus Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung. Akses kunjungan keluarga masih dibatasi demi mendukung proses pemulihan korban yang membutuhkan ketenangan dan penanganan medis yang optimal.

Kabar baik lainnya datang dari hasil komunikasi Melani dengan tim dokter yang menangani Yuvita. Pihak medis telah menyampaikan rencana tindakan rekonstruksi wajah yang akan segera dilakukan sebagai bagian dari proses pemulihan luka parah akibat penganiayaan Taufik Hidayat.

"Kemarin saya sudah berbincang dengan dokter ya, terkait rekonstruksi wajah akan segera dilakukan, tapi setelah kondisinya korban stabil, mungkin bertahap, tapi untuk waktunya saya juga belum dapat info," ujar Melani.

Rekonstruksi wajah yang dimaksud merupakan operasi medis yang dibutuhkan Yuvita Tri Rezeki akibat luka penganiayaan yang sangat parah di area wajah. Prosedur ini akan dilakukan secara bertahap di RSHS Bandung dan menunggu kondisi Yuvita benar-benar stabil sebelum dapat dijalankan.

Perkembangan positif lainnya adalah kemampuan Yuvita untuk kembali berkomunikasi. Ketika ditanya apakah korban sudah bisa diajak bicara, Melani menjawab singkat namun penuh makna, "Bisa." Hal ini menjadi salah satu tanda pemulihan yang paling ditunggu-tunggu keluarga.

Yuvita Tri Rezeki juga telah mendapat informasi bahwa Taufik Hidayat sudah berhasil ditangkap. Mengetahui hal tersebut, korban pun merasakan kelegaan yang besar setelah sebelumnya pelaku sempat berstatus Daftar Pencarian Orang (DPO) selama beberapa hari.

"Alhamdulillah, kalau korban sih lega, tenang juga karena sudah tertangkap, kan akhirnya, setelah beberapa hari menjadi DPO, alhamdulillah sih dia cukup lega," ungkap Melani.

Selain rekonstruksi medis, Polda Jawa Barat juga tengah menggelar pra-rekonstruksi secara hukum untuk mereka ulang tindak pidana yang dilakukan Taufik Hidayat. Ketika ditanya soal rencana rekonstruksi hukum tersebut, Melani mengaku pihak keluarga belum mendapat informasi lebih lanjut, namun menaruh harapan besar agar semua fakta terungkap secara jelas.

"Semoga semuanya terungkap ya secara jelas, agar pelaku juga bisa dihukum seberat-beratnya," pungkas Melani.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Harapan keluarga Yuvita Tri Rezeki kini tertumpu pada dua hal, yaitu pemulihan penuh sang korban dan keadilan hukum yang setimpal bagi Taufik Hidayat atas segala perbuatan keji yang telah dilakukannya.

(anf)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Update Bursa Transfer Persib usai Bebas dari Sanksi FIFA: Media Asing Sebut 2 Nama akan Masuk, Satu Pemain Keluar

Update Bursa Transfer Persib usai Bebas dari Sanksi FIFA: Media Asing Sebut 2 Nama akan Masuk, Satu Pemain Keluar

Persib kembali bergerak di bursa transfer setelah bebas dari sanksi FIFA. Media asing mencatat dua nama masuk dan satu pemain keluar.
Kabar Baik! Presiden Prabowo Subianto Targetkan Renovasi Sekolah Rampung pada Tahun 2029

Kabar Baik! Presiden Prabowo Subianto Targetkan Renovasi Sekolah Rampung pada Tahun 2029

Presiden Prabowo Subianto menargetkan dua hal untuk generasi bangsa, salah satunya renovasi sekolah yang merata sampai di daerah. Berikut penjelasannya.
Kemenimipas Buka Pendaftaran Calon Taruna/Taruni Poltekimipas 2026, Tersedia 405 Formasi Pendidikan Kedinasan

Kemenimipas Buka Pendaftaran Calon Taruna/Taruni Poltekimipas 2026, Tersedia 405 Formasi Pendidikan Kedinasan

Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas) melalui Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Imigrasi dan Pemasyarakatan (BPSDM Imipas) resmi membuka Seleksi Penerimaan Calon Taruna/Taruni Sekolah Kedinasan Tahun Anggaran 2026.
Sambut Libur HUT Kemerdekaan ke-81 RI, Promo Tiket Naik Whoosh Mulai Rp8.800

Sambut Libur HUT Kemerdekaan ke-81 RI, Promo Tiket Naik Whoosh Mulai Rp8.800

PT KCIC menawarkan promo tiket maupun diskon untuk Kereta Cepat Whoosh untuk perjalanan dalam momentum libur panjang HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Geledah Empat Lokasi di Bengkulu, KPK Sita BBE dan Dokumen

Geledah Empat Lokasi di Bengkulu, KPK Sita BBE dan Dokumen

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan penggeledahan di empat Lokasi, yang berada di wilayah Kota Bengkulu, Rabu (12/8) dan Kamis (13/8). Penggeledahan
Mensesneg Luruskan Wacana Pengadilan Ad Hoc Korupsi BUMN dan Amnesti Petinggi Bermasalah, Ini Maksudnya Prabowo

Mensesneg Luruskan Wacana Pengadilan Ad Hoc Korupsi BUMN dan Amnesti Petinggi Bermasalah, Ini Maksudnya Prabowo

Mensesneg Prasetyo Hadi meluruskan wacana amnesti petinggi BUMN yang disampaikan Prabowo. Pras menegaskan fokus utama pemerintah adalah pembenahan tata kelola.

Trending

4 Zodiak Diprediksi Dapat Hadiah Menarik Akhir Agustus 2026: Bisa Datang dari Orang Terdekat

4 Zodiak Diprediksi Dapat Hadiah Menarik Akhir Agustus 2026: Bisa Datang dari Orang Terdekat

Berikut 4 zodiak yang diprediksi dapat hadiah menarik akhir Agustus 2026: Bisa datang dari orang terdekat.
NTT Diguncang Gempa Magnitudo 7, Gempa Terasa Hingga ke Lombok

NTT Diguncang Gempa Magnitudo 7, Gempa Terasa Hingga ke Lombok

Gempa berkekuatan magnitude 7 mengguncang wilayah Nusa tenggara Timur (NTT). Gempa pun terasa hingga Pulau Lombok yang berada di Nusa Tenggara Barat (NTB).
Polda NTT Turun Tangan Pascagempa M7,7, Lakukan Pendataan dan Pengamanan di Manggarai Timur

Polda NTT Turun Tangan Pascagempa M7,7, Lakukan Pendataan dan Pengamanan di Manggarai Timur

Pascagempa bumi berkekuatan Magnitudo 7,7 yang mengguncang wilayah NTT, khususnya Kabupaten Manggarai Timur, Sabtu (15/8) dini hari, menuai reaksi maksyarakat
Selain Video, Viral Foto-foto Kondisi Mengkhawatirkan Setelah Gempa di NTT

Selain Video, Viral Foto-foto Kondisi Mengkhawatirkan Setelah Gempa di NTT

Media sosial dihebohkan dengan berbagai foto dan video, memperlihatkan kondisi setelah gempa di NTT.
Kapolda NTT Irjen Rudi Darmoko: Keselamatan Masyarakat Prioritas Utama

Kapolda NTT Irjen Rudi Darmoko: Keselamatan Masyarakat Prioritas Utama

Kapolda NTT Irjen Rudi Darmoko tegaskan keselamatan masyarakat menjadi prioritas utama dalam penanganan darurat pascagempa bumi magnitudo 7,7 mengguncang Flores
Fakta Baru Tabrak Lari Anggota Polrestabes Bandung Terungkap dalam Rekontruksi, Ternyata Pelaku...

Fakta Baru Tabrak Lari Anggota Polrestabes Bandung Terungkap dalam Rekontruksi, Ternyata Pelaku...

Tersangka yang merupakan pengemudi mobil inisial A dan dua orang saksi dari TNI, yakni Prada A dan Prada V hadir. Sebanyak 38 adegan diperagakan.
Viral Video Gempa di NTT, Orang-orang Berlarian dan Atap Gedung Roboh

Viral Video Gempa di NTT, Orang-orang Berlarian dan Atap Gedung Roboh

Hari ini (15/8) NTT dikabarkan terjadk gempa. Videonya pun viral di media sosial, mencuri perhatian warganet.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT