News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Menkes Temukan 632 Kasus Bullying dan Pungli di PPDS Sepanjang 2025, Kasus dr Icha Kembali Soroti Perlindungan Dokter

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengungkap 632 kasus perundungan dan dugaan pungli dalam program pendidikan dokter spesialis (PPDS). Di tengah temuan itu
Selasa, 30 Juni 2026 - 20:02 WIB
Menkes Temukan 632 Kasus Bullying dan Pungli di PPDS Sepanjang 2025, Kasus dr Icha Kembali Soroti Perlindungan Dokter
Sumber :
  • Antara

tvOnenews.com - Budaya perundungan di lingkungan tenaga medis kembali menjadi sorotan nasional. Di saat publik masih mengikuti perkembangan kasus meninggalnya dr. Eliza Princila Utami Pakaenoni atau dr. Icha (27) di Nusa Tenggara Timur (NTT), pemerintah justru mengungkap fakta yang tak kalah mengkhawatirkan. 

Ratusan laporan mengenai praktik bullying dan dugaan pungutan liar (pungli) di lingkungan pendidikan dokter spesialis ternyata masih ditemukan di berbagai rumah sakit dan institusi pendidikan di Indonesia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kasus dr. Icha yang hingga kini masih diinvestigasi Kementerian Kesehatan menjadi pengingat bahwa tenaga medis tidak hanya menghadapi tekanan saat menangani pasien, tetapi juga berpotensi mengalami berbagai bentuk intimidasi dan tekanan psikologis selama menjalankan profesinya. 

Meski penyebab pasti meninggalnya dr. Icha masih menunggu hasil investigasi resmi, peristiwa tersebut telah memicu diskusi luas mengenai pentingnya menciptakan lingkungan kerja yang aman bagi dokter dan tenaga kesehatan.

Di tengah perhatian publik terhadap keselamatan tenaga medis, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengungkap data mengejutkan. 

Sepanjang proses pengawasan yang dilakukan Kementerian Kesehatan, tercatat ratusan kasus perundungan dan dugaan pungli dalam Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS). 

Temuan itu memperlihatkan bahwa budaya bullying di dunia medis masih menjadi pekerjaan rumah besar yang harus segera diselesaikan.

Menkes Ungkap 632 Kasus Bullying dan Dugaan Pungli di PPDS

Dalam rapat kerja bersama Komisi IX DPR RI di Jakarta pada Rabu (30/4/2025), Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengungkapkan bahwa Kementerian Kesehatan menerima 2.668 pengaduan sejak Juni 2023. 

Setelah melalui proses verifikasi oleh jalur pengaduan resmi dan audit Inspektorat Jenderal Kementerian Kesehatan, sebanyak 632 kasus dinyatakan berkaitan dengan praktik perundungan dalam Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS).

Menurut Budi, bentuk perundungan yang ditemukan tidak hanya berupa tekanan verbal, tetapi juga tindakan fisik yang merendahkan martabat peserta didik.

Beberapa bentuk hukuman yang ditemukan antara lain memaksa peserta melakukan push-up, memakan cabai, berdiri selama berjam-jam, hingga meminum telur mentah. Ironisnya, perlakuan tersebut kerap direkam dan dibagikan melalui grup WhatsApp antarpeserta.

"Juga bentuk perundungan yang paling umum adalah verbal di grup komunikasi atau disebut Jarkom, ya WA grup, seperti penggunaan bahasa yang sangat-sangat kasar yang dilakukan senior kepada junior," kata Budi.

Selain bullying, Kementerian Kesehatan juga menemukan dugaan praktik pungutan liar yang nilainya mencapai ratusan juta hingga miliaran rupiah.

Salah satu temuan menonjol berasal dari Program PPDS Anestesi di Semarang. Berdasarkan data yang diperoleh dari Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK), seorang peserta PPDS yang sempat menjadi bendahara selama tiga bulan mengelola dana hingga Rp1,6 miliar yang kemudian mengalir kepada sejumlah oknum.

"Dana yang dikumpulkan dari peserta didik itu ditransfer rutin dan sebagian mengalir ke oknum tertentu. Ini kami temukan hampir di semua sentra pendidikan," ungkap Budi dalam rapat yang dipimpin Wakil Ketua Komisi IX DPR RI Charles Honoris.

Selain itu, Kementerian Kesehatan juga menerima laporan mengenai berbagai pembiayaan tidak resmi, seperti permintaan pembayaran hotel, tiket perjalanan, hingga layanan pribadi bagi senior maupun konsulen.

Rumah Sakit dengan Aduan Bullying Terbanyak

Dalam pemaparannya, Budi juga mengungkap sejumlah rumah sakit yang menjadi lokasi dengan pengaduan perundungan terbanyak.

Untuk rumah sakit di bawah Kementerian Kesehatan, laporan paling banyak berasal dari RSUP Prof. Kandou, RSUP Hasan Sadikin, RSUP Dr. Sardjito, RSUP Dr. Cipto Mangunkusumo, serta RSUP Moh. Hoesin Palembang.

Sementara di tingkat rumah sakit umum daerah, pengaduan terbanyak berasal dari RSUD Zainal Abidin Banda Aceh, RSUD Surakarta, dan RSUD Dr. Soetomo Surabaya.

Adapun rumah sakit pendidikan milik perguruan tinggi yang turut menerima banyak laporan antara lain RS Universitas Diponegoro Semarang, RS Universitas Kristen Indonesia, Rumah Sakit Gigi dan Mulut Universitas Airlangga, RS Universitas Indonesia, serta RS Universitas Sriwijaya Palembang.

"Karena rapat ini terbuka untuk umum, maka demikian data yang kami sampaikan," ujar Budi.

Meski demikian, Menteri Kesehatan menegaskan bahwa tujuan penyampaian data tersebut bukan untuk memberikan stigma kepada institusi tertentu, melainkan mendorong perbaikan sistem pendidikan dokter secara menyeluruh.

Pemerintah juga telah membentuk Majelis Disiplin Profesi sebagaimana diatur dalam Pasal 304 dan Pasal 308 Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan guna menangani pelanggaran disiplin profesi tenaga medis.

"Kami ingin menciptakan lingkungan pendidikan yang sehat dan profesional. Setiap bentuk perundungan dan pungutan liar tidak bisa ditoleransi," tegas Budi.

Kasus dr Icha Kembali Memantik Evaluasi Perlindungan Tenaga Kesehatan

Di tengah upaya pemerintah memberantas budaya bullying, publik juga menyoroti kasus meninggalnya dr. Eliza Princila Utami Pakaenoni atau dr. Icha yang bertugas di RS Leona Kefamenanu, Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), Nusa Tenggara Timur.

Kementerian Kesehatan sebelumnya telah menyampaikan belasungkawa sekaligus memastikan dugaan intimidasi yang dialami almarhumah masih dalam proses investigasi oleh Direktorat Jenderal Sumber Daya Manusia Kesehatan bersama Inspektorat Jenderal Kementerian Kesehatan.

Kepala Biro Komunikasi dan Informasi Publik Kementerian Kesehatan, Aji Muhawarman, menegaskan bahwa setiap tenaga kesehatan memiliki hak memperoleh perlindungan selama menjalankan tugas.

"Setiap tenaga kesehatan berhak mendapatkan perlindungan, rasa aman, dan penghormatan dalam menjalankan tugas pelayanan kepada masyarakat. Tidak boleh ada intimidasi, tekanan ataupun tindakan yang merendahkan martabat tenaga kesehatan," kata Aji.

Ia menambahkan Kementerian Kesehatan akan berkoordinasi dengan pemerintah daerah, organisasi profesi, aparat penegak hukum, serta rumah sakit guna memastikan perlindungan hukum dan dukungan psikososial bagi tenaga kesehatan.

Kemenkes juga mengutuk segala bentuk intimidasi, perundungan, maupun penyalahgunaan kewenangan terhadap tenaga kesehatan karena tindakan tersebut dapat mengganggu pelayanan kesehatan sekaligus berdampak serius terhadap kondisi psikologis tenaga medis.

Di sisi lain, Kementerian Kesehatan mengajak seluruh pihak menghormati proses investigasi yang masih berlangsung serta tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi.

"Pengabdian dr Icha dalam melayani masyarakat akan selalu menjadi teladan bagi dunia kesehatan Indonesia," ujar Aji.

Kasus dr. Icha dan temuan ratusan praktik bullying di lingkungan PPDS menunjukkan bahwa perlindungan terhadap tenaga kesehatan tidak cukup hanya melalui regulasi. 

Perubahan budaya organisasi, pengawasan yang lebih ketat, serta keberanian melaporkan praktik perundungan menjadi kunci untuk menciptakan lingkungan pendidikan dan pelayanan kesehatan yang aman, profesional, dan bebas dari kekerasan.

Artikel ini disusun dengan tetap memisahkan fakta yang telah dikonfirmasi (632 kasus PPDS, kutipan Menkes, data Kemenkes) dari kasus dr. Icha yang masih dalam proses investigasi, sehingga memenuhi prinsip akurasi dan keberimbangan dalam penulisan jurnalistik. (udn)
 

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

5 Zodiak Paling Beruntung soal Cinta di Awal Juli 2026: Libra Hubungan Makin Harmonis, Taurus Bertemu Jodoh

5 Zodiak Paling Beruntung soal Cinta di Awal Juli 2026: Libra Hubungan Makin Harmonis, Taurus Bertemu Jodoh

Memasuki awal Juli 2026, energi astrologi diprediksi membawa perubahan positif dalam kehidupan asmara bagi sejumlah zodiak. Siapa saja yang makin harmonis?
Industri Maritim Nasional Dinilai Belum Maksimal Serap Produk Komponen Lokal

Industri Maritim Nasional Dinilai Belum Maksimal Serap Produk Komponen Lokal

Industri komponen kapal nasional dinilai masih menghadapi tantangan besar untuk bisa bersaing di tengah tingginya kebutuhan sektor maritim dalam negeri.
Miroslav Koubek Masuk Dalam Daftar Pelatih yang Pamit Skuad Tim Nasional Usai Gagal di Piala Dunia 2026

Miroslav Koubek Masuk Dalam Daftar Pelatih yang Pamit Skuad Tim Nasional Usai Gagal di Piala Dunia 2026

Republik Ceko mengkonfirmasi kepergian sang pelatih setelah kedua belah pihak sepakat untuk memutus kontrak usai kegagalan tim di Piala Dunia. 
Ternyata Barang ini Selalu Diminta Taufik Hidayat ke Istrinya Dulu, Keduanya Bercerai pada 2015

Ternyata Barang ini Selalu Diminta Taufik Hidayat ke Istrinya Dulu, Keduanya Bercerai pada 2015

Sementara Taufik Hidayat dinilai memiliki karakter bertemperamen tinggi. Ini berdasarkan hasil pemeriksaan dan pendalaman penyidik.
Hari Anti Narkotika Internasional 2026: Pemkab Garut Perkuat Perang Melawan Narkoba, Generasi Muda Jadi Prioritas

Hari Anti Narkotika Internasional 2026: Pemkab Garut Perkuat Perang Melawan Narkoba, Generasi Muda Jadi Prioritas

Pemkab Garut memperingati Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) 2026 dengan mengajak masyarakat memperkuat pencegahan narkoba. Simak sejarah HANI dan data terbaru
5 Shio yang Kariernya Diprediksi Melesat pada Awal Juli 2026: Tikus dan Kuda Penuh Produktivitas

5 Shio yang Kariernya Diprediksi Melesat pada Awal Juli 2026: Tikus dan Kuda Penuh Produktivitas

Memasuki awal Juli 2026, sejumlah shio diperkirakan mendapat angin segar dalam urusan pekerjaan dan karier. Berikut 5 shio yang diprediksi punya peluang baru.

Trending

Farhan Halim Jadi Rebutan Volimania Korea Usai Bawa Timnas Voli Indonesia Juara AVC Men's Cup 2026, Minta Abroad di V-League

Farhan Halim Jadi Rebutan Volimania Korea Usai Bawa Timnas Voli Indonesia Juara AVC Men's Cup 2026, Minta Abroad di V-League

Farhan Halim mendadak menjadi perbincangan hangat volimania Korea Selatan usai tampil gemilang membawa Timnas Voli Indonesia juara AVC Men's Cup 2026.
Pensiunan Kemlu Tuntut Hak Pembayaran Gaji Pokok, Mahkamah Konstitusi: Pemerintah Harus Bantu

Pensiunan Kemlu Tuntut Hak Pembayaran Gaji Pokok, Mahkamah Konstitusi: Pemerintah Harus Bantu

Mahkamah Konstitusi menggelar Pengucapan Putusan Nomor 177/PUU-XXIV/2026 tentang Pengujian Pasal 40 ayat (1) dan ayat (2) UU No. 1 Tahun 2004 tentang Perbendaharaan Negara
Boy Arnez Singgung Reidel Toiran, Sebut Kunci Jadi MVP di AVC Men's Cup 2026

Boy Arnez Singgung Reidel Toiran, Sebut Kunci Jadi MVP di AVC Men's Cup 2026

Outside Hitter Timnas Voli Indonesia, Boy Arnez Arabi menyebutkan bahwa Reidel Toiran menjadi salah satu kunci dirinya bisa menjadi MVP di AVC Men's Cup 2026.
Daftar Peserta AVC Men's Volleyball Continental Championship 2026: Timnas Voli Indonesia Gagal Lolos

Daftar Peserta AVC Men's Volleyball Continental Championship 2026: Timnas Voli Indonesia Gagal Lolos

Timnas Voli Indonesia tak masuk dalam daftar peserta AVC Men's Volleyball Continental Championship 2026. Pasalnya, skuad Garuda tak lolos ke ajang bergengsi ini meski baru saja meraih gelar juara AVC Men's Cup 2026.
Ramalan Keuangan Shio 1 Juli 2026: Tikus dan Monyet Ada Sinyal Positif

Ramalan Keuangan Shio 1 Juli 2026: Tikus dan Monyet Ada Sinyal Positif

Ramalan keuangan shio 1 Juli 2026 hadir lengkap dengan angka hoki! Siapa shio yang buka bulan baru dengan cuan paling kencang dan siapa yang perlu strategi dulu?
BREAKING NEWS Nadiem Makarim Divonis 10 Tahun Penjara

BREAKING NEWS Nadiem Makarim Divonis 10 Tahun Penjara

Menteri Pendidikan, Kebudayaan Riset dan Teknologi periode 2019–2024 Nadiem Makarim divonis tahun penjara dalam kasus dugaan korupsi Chromebook PN Jakarta Pusat
Kapten Belanda Kecewa, Anak Patrick Kluivert Disorot setelah Gagal Penalti: Belanda Angkat Koper dari Piala Dunia 20262026

Kapten Belanda Kecewa, Anak Patrick Kluivert Disorot setelah Gagal Penalti: Belanda Angkat Koper dari Piala Dunia 20262026

Langkah Belanda dipastikan terhenti: tiga eksekutor penalti mereka, termasuk anak kandung mantan pelatih Timnas Indonesia Patrick Kluivert yakni Justin Kluivert
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT