Dibalik Hebohnya Kasus Penyekapan dilakukan Taufik Hidayat, Ada Keinginan Terpendam YTR: Ingin Punya Usaha
- YouTube tvOneNews
Jakarta, tvOnenews.com- Ada pesan haru yang pernah disampaikan YTR sebagai korban dari kasus penyekapan di Bandung. Hal ini dibeberkan tantenya menarik perhatian publik.
YTR alias Yuvita Tri Rezeki korban Taufik Hidayat, masih dalam perawatan di Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS). Taufik kini ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan di Polda Jabar.
Tidak diduga, di tengah proses hukum yang berjalan terhadap Taufik Hidayat. YTR disebut keluarga mulai menunjukkan semangat baru untuk menata kehidupannya kembali.
Belum lama ini, dalam unggahan diinstagramnya, Erni sebagai tante YTR memperlihatkan foto ponakan yang sedang beristirahat di ranjang rumah sakit.
Erni juga meceritakan pertemuannya dengan YTR ternyata sudah mulai ikhlas dengan situasinya. Ia bahkan memiliki semangat hidup lebih karena ingin punya usaha sendiri.
"Mental kamu kuat *,,,setelah tadi kita curhat,, (YTR) bilang sudah berdamai dengan semuanya, * ikhlas, pasrah menerima semua keadaan," tulis Erni, sebagaimana dikutip dari Instagram, dikutip dari viva.co.id, Selasa (30/6).
- YouTube tvOneNews
"Td sempet cerita pengen usaha jualan online, pengen jualan ayam geprek... Cc do'ain yang terbaik ya,," sambungnya.
Sehubungan dengan kondisi YTR alias Yuvita, disampaikan kuasa hukumnya dilakukan secara ketat dan dalam pengawasan.
Sebab tidak sembarang orang diperbolehkan masuk ke ruang perawatan tersebut, termasuk pihak keluarga sekalipun.
Dengan tujuan, demi menjaga kondisi korban agar tetap stabil dan proses pemulihan dapat berjalan optimal.
Sejauh ini, sebanyak 40 tenaga kesehatan, termasuk para dokter spesialis, telah disiapkan untuk mendampingi proses pemulihan Yuvita hingga jadwal operasi yang akan dilaksanakan dalam waktu dekat.
"Sekarang sudah bisa diajak bicara, sudah bisa, perkembangannya cukup signifikan ya, sudah bisa berjalan, mudah-mudahan tidak terlalu lama lagi ya," jas Jutek Bongso dalam YouTube tvOnenews.(klw)
Load more