Komdigi Gandeng Meta Perangi Judi Online, Tim Khusus Dibentuk untuk Basmi Spam Judol di Instagram dan Facebook
- Gambar ilustrasi AI
Pelaku memanfaatkan kolom komentar karena dianggap lebih sulit dideteksi dibandingkan membuat unggahan baru atau memasang iklan secara langsung.
Pelaku Gunakan Bot dan Jaringan Internasional
Komdigi menemukan bahwa sebagian besar promosi judi online dilakukan menggunakan akun-akun palsu yang dikendalikan secara terorganisasi.
Selain menyebarkan ribuan komentar dalam waktu singkat, pelaku juga terus mengganti kata kunci, tagar, hingga pola kalimat agar lolos dari sistem moderasi otomatis platform media sosial.
Hasil analisis pemerintah bahkan menunjukkan adanya keterkaitan dengan jaringan afiliasi judi online, salah satunya melalui penggunaan tagar #Rawitbet. Aktivitas tersebut diduga melibatkan pelaku yang berbasis di India dan Brasil.
Director of Public Policy Southeast Asia Meta, Sarim Aziz, mengakui bahwa pemberantasan judi online merupakan tantangan global yang tidak dapat diselesaikan oleh satu pihak saja.
"Tantangan seperti ini adalah masalah lintas negara yang melampaui batas wilayah, dilakukan oleh pelaku yang sangat termotivasi oleh keuntungan finansial, sehingga tidak ada satu perusahaan pun yang dapat menyelesaikannya sendiri," kata Sarim.
Ia menjelaskan bahwa para pelaku terus mengembangkan cara baru untuk menghindari sistem penyaringan otomatis, termasuk menggunakan istilah yang tampak umum agar tidak mudah dikenali sebagai promosi perjudian.
Karena itu, Meta berkomitmen meningkatkan kemampuan teknologi kecerdasan buatan (AI), memperkuat sistem moderasi, serta menambah proses peninjauan oleh tim manusia agar konten bermuatan judi online dapat lebih cepat dihapus.
"Saya pikir kami harus terus meningkatkan penegakan kebijakan melalui pemanfaatan teknologi AI, peninjauan oleh manusia yang lebih baik, serta sistem AI yang lebih efektif," ujarnya.
Hal senada disampaikan Head of Public Policy Indonesia and Philippines Meta, Berni Moestofa. Menurutnya, Meta siap memperkuat kolaborasi dengan pemerintah Indonesia karena para pelaku terus beradaptasi dengan berbagai modus baru.
"Pelaku terus mengubah cara mereka beroperasi dan selalu beradaptasi sehingga tantangan pencegahannya semakin kompleks. Karena itu Meta siap berkolaborasi dengan Komdigi dan membentuk tim bersama untuk memperkuat penanganan spam promosi judi online," kata Berni.
Lebih dari 126 Ribu Konten Judi Online Ditindak
Load more