News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Mengenal Apa itu Tapir, Satwa Purba Dilindungi yang Viral Disembelih dan Dimasak Rica-rica di Mesuji Lampung

Intip penjelasan tentang dan ciri-ciri tapir, satwa atau hewan purba dilindungi yang viral akibat sempat berkeliaran dan berakhir disembelih warga di Lampung.
Sabtu, 4 Juli 2026 - 08:03 WIB
Seekor tapir, satwa purba dilindungi saat berkeliaran di Jalan Lintas Timur Sumatera sebelum disembelih warga di Mesuji, Lampung
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Sebuah kabar duka datang dari satwa purba dilindungi di Kabupaten Mesuji, Lampung. Seekor tapir yang viral mengharuskan hidupnya berakhir tragis.

Pada Kamis, 2 Juli 2026, sejumlah video beredar di media sosial. Rekamannya menunjukkan seekor tapir memasuki permukiman warga sekitar pukul 15.30 WIB.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tapir tersebut kemudian tampak duduk santai di tengah jalan Lintas Timur Sumatera area Register 45 di Mesuji, Lampung. Tak lama kemudian, satwa purba tersebut langsung lari menuju permukiman.

Pelarian inilah membuat sekelompok warga mengejar satwa dilindungi tersebut. Dalam video berdurasi 19 detik yang viral, ironisnya tapir tersebut tampak telah dibunuh yang menunjukkan kondisi tubuhnya termutilasi oleh warga.

Jejak pembunuhan terhadap tapir membuat empat pelaku ditangkap oleh polisi. Hal ini diungkap langsung oleh Kapolres Mesuji, AKBP Muhammad Firdaus.

"Perannya ini berbeda-beda. KS (50) berperan menombak, WS (30) mengejar tapir, TS (45) yang menyembelih, dan MPS (43) pemilik golok sekaligus menyembelih," ujar Firdaus dikutip, Sabtu (4/7/2026).

Hingga kini, polisi masih melakukan pengejaran terhadap dua pelaku lainnya. Polres Mesuji mendesak kedua buronan tersebut menyerahkan diri agar tidak ditindak tegas pihak kepolisian.

Mengenal Tapir Satwa Purba Dilindungi

Seekor tapir saat berkeliaran di Jalan Lintas Timur Sumatera, Kabupaten Mesuji, Lampung
Seekor tapir saat berkeliaran di Jalan Lintas Timur Sumatera, Kabupaten Mesuji, Lampung
Sumber :
  • Istimewa

Merujuk dari YIARI, tapir (Tapirus) merupakan satwa mamalia besar paling primitif di dunia. Hewan ini biasanya hidup di kawasan hutan tropis.

Hewan ini dikenal sebagai satwa purba. Sebab, tapir telah ada sekitar 20-50 juta tahun lalu yang di mana selama kurun waktu tersebut tidak menunjukkan evolusi perubahan tubuhnya.

Mengacu dari Live Science, wujud tapir dikenal sangat unik terutama dari bentuk tubuhnya memiliki ciri khas sendiri. Hewan yang juga biasa disebut tenuk ini tampak seperti babi liar.

Ciri khasnya mengacu pada moncongnya yang pendek dan fleksibel menyerupai belalai kecil. Akan tetapi, bagian ini sangat mirip dengan bentuk tenggiling.

Hewan ini masuk genus Tapirus lebih dekat dengan kerabat kuda dan badak. Adapun kata tapir berasal dari bahasa asli Brasil yang memiliki arti tebal mengacu pada kulitnya.

Tapir terbagi beberapa spesies. Hewan langka ini tersebar di wilayah Amerika Tengah, Amerika Selatan, dan Asia Tenggara.

Di Indonesia, tapir yang masih hidup dan dilindungi adalah Tapir Asia (Tapirus indicus) atau nama lainnya tapir malaya. Adapun golongannya masuk keluarga badak.

Terkait deskripsi tubuhnya, ukuran tapirhampir menyerupai bentuk keledai. Secara rinci, tubuhnya membulat, berkaki pendek, dan ekor ynag gemuk seolah mirip dengan kuda nil.

Keunikan lainnya mengacu pada mata dan telinganya yang kecil. Selain itu, tapir juga memiliki empat jari di kaki depan dan tiga jari di kaki belakang.

Berdasarkan keterangan dari National Geographic, moncong tapir sangat khas dan berfungsi untuk mengambil makanan, seperti memetik daun dan buah, serta mengambil ranting. Tak ayal, ia masuk goolongan hewan herbivora karena mengonsumsi vegetasi.

Di sisi lain, moncong pada tapir memiliki fungsi sebagai pelindung jika kondisinya telah teranncam. Ia berusaha menenggelamkan diri ke dalam sungai hingga moncongnya difungsikan seperti snorkel.

Adapun aktivitas tapir pada umumnya aktif pada sore hingga malam hari. Biasanya satwa ini ditemukan di area hutan yang lembap hingga dekat dengan sumber air.

Terkait sifatnya, satwa purba ini juga pemalu. Tapir bahkan selalu cenderung menghindari interaksi dengan manusia.

Kemudian, keberadaannya memiliki peran penting dalam ekosistem hutan. Kehadiran tapir membantu penyebaran biji dari tumbuhan yang dimakan olehnya.

Mengenai keturunan, merujuk dari IUCN, tapir mempunyai masa kehamilan relatif lama. Biasanya hal itu berangsur selama 13 bulan. Tapir betina dipastikan hanya menciptakan satu keturunan setiap melahirkan.

Bobot anak tapir yang baru lahir biasanya mencapai 7-10 kilogram. Pertumbuhan anak tapir biasanya memperlihatkan motif tubuhnya yang bergaris-garis.

Tak hanya itu, pola anak tapir juga mirip semangka. Garis-garis cokelat putih di bagian tubuh dan kaki memiliki fungsi sebagai kamuflase. Seiring bertambahnya usia, pola garis unik ini akan menghilang dengan sendirinnya.

Penyapihan tidak ditentukan waktu tertentu. Induk tapir biasanya hanya menyusui anaknya sekitar 10-12 bulan pasca kelahiran. Kebiasaan menyusu akan berhenti ketika induknya ingin memiliki keturunan baru.

Hingga kini, selain Tapir Kabomani, menurut IUCN sejak 1986, keempat spesies tapir yang tersebar masuk dalam daftar merah. Artinya, spesies ini terancam punah (status Endangered).

Termasuk Tapir Asia atau Tapir Malaysia dan Sumatera, jenis ini juga masuk dalam daftar punah. Penurunan populasi spesien ini diperkirakan lebih dari 50 persen dalam tiga generasi berikutnya.

Mengacu pada data earth.org, populasi tapir terbaru diprediksi hanya tersisa kurang dari 2.500 individu dewasa. Anncaman nyata akibat kehilangan habitat di mana hutan dikonversi menjadi perkebunan kelapa sawit, karet hingga pengnembangan infrastruktur mengakibatkan fragmentasi hutan.

Kondisi ini menyebabkan tapir semakin terisolasi. Populasinya hanya tersebar di kantong hutan kecil yang rentah terjadinya risiko perkawinan sedarah dan penurunan keragaman genetik.

Selain habitat, fenomena ancaman nyata pada populasi tapir juga akibat meningkatnya aksi perburuan liar hingga persaingan dengnan ternak. IUCN memprediksi spesies hewan purba ini terus menurun sampai tiga generasi berikutnya.

Jika mengacu pada budaya, konsumsi daging tapir tidak menjadi bagian praktik umum di banyak wilayah. Fenomena di Mesuji sebagai cerminan perluasan akses manusia mengakibatkan keselamatan satwa.

Di Indonesia, pemerintah telah membuat perlindungan hukum bagi tapir. Statusnya terhitung sudah sangat kuat lantaran masuk kategori satwa dilindungi yang telah tertuang dalam PP Nomor 7 Tahun 1999 dan Peraturan Menteri LHK Nomor P.106/MENLHK/SETJEN/KUM.1/12/2018.

(hap)

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Luke Vickery Bela Timnas Indonesia di Piala AFF 2026? Ketua BTN Beri Penjelasan: Masih Finalisasi, Nanti Diumumkan Resmi

Luke Vickery Bela Timnas Indonesia di Piala AFF 2026? Ketua BTN Beri Penjelasan: Masih Finalisasi, Nanti Diumumkan Resmi

Peluang Luke Vickery dan Mitchell Baker bela Timnas Indonesia di Piala AFF 2026 masih tanda tanya. Ketua BTN, Sumardji, belum memberikan jawaban yang pasti.
Tak Hanya Ditembak, Satgas Ops Damai Cartenz Ungkap Pilot Pesawat AMA PK-RCY Juga Alami Kekerasan Benda Tumpul

Tak Hanya Ditembak, Satgas Ops Damai Cartenz Ungkap Pilot Pesawat AMA PK-RCY Juga Alami Kekerasan Benda Tumpul

Karumkit RS Bhayangkara Polda Papua, Rommy Sebastian menerangkan, korban tak hanya mengalami luka tembak, tetapi juga mendapatkan kekerasan akibat benda tumpul.
Polisi Tangkap Tiga Remaja di Cengkareng, Bawa Narkoba Sinte dalam Dashboard Motor

Polisi Tangkap Tiga Remaja di Cengkareng, Bawa Narkoba Sinte dalam Dashboard Motor

Kasat Samapta Polres Metro Jakarta Barat Kompol Dr Eko Adi Setiawan mengatakan, tiga remaja diamankan sekitar pukul 03.50 WIB, usai diduga terlibat dalam penyalahgunaan narkoba
Diorbitkan STY ke Timnas Indonesia Senior, Rising Star Asal Karawang Ini Ingin Bawa Garuda Juara Piala AFF untuk Pertama Kalinya

Diorbitkan STY ke Timnas Indonesia Senior, Rising Star Asal Karawang Ini Ingin Bawa Garuda Juara Piala AFF untuk Pertama Kalinya

Kiper Timnas Indonesia, Cahya Supriadi, membawa ambisi besar menjelang ASEAN Hyundai Cup 2026. Kiper muda asal Karawang itu ingin gelar perdana di Piala AFF.
Rayhan Hannan Bongkar Roadmap Timnas Indonesia: Juara Piala AFF Paling Dekat, Lanjut FIFA Matchday hingga Piala Asia

Rayhan Hannan Bongkar Roadmap Timnas Indonesia: Juara Piala AFF Paling Dekat, Lanjut FIFA Matchday hingga Piala Asia

Gelandang Timnas Indonesia, Rayhan Hannan, membocorkan roadmap Garuda yang berisi target jangka pendek hingga jangka panjang tim Merah Putih era John Herdman.
Kurangi Impor LPG, Pemerintah Percepat Proyek Gas Metana Batubara Tanjung Enim

Kurangi Impor LPG, Pemerintah Percepat Proyek Gas Metana Batubara Tanjung Enim

Kepala Staf Presiden Dudung Abdurachman mengatakan, koordinasi lintas kementerian dan lembaga telah hasilkan kesepakatan untuk melanjutkan pembangunan tersebut.

Trending

Mulai 15 Juli 2026, Tarik Tunai Tanpa Kartu di Mandiri Dikenai Biaya

Mulai 15 Juli 2026, Tarik Tunai Tanpa Kartu di Mandiri Dikenai Biaya

PT Bank Mandiri (Persero) Tbk mulai mengenakan biaya untuk layanan tarik tunai tanpa kartu (cardless withdrawal) melalui aplikasi Livin' by Mandiri.
Mengenal Apa itu Tapir, Satwa Purba Dilindungi yang Viral Disembelih dan Dimasak Rica-rica di Mesuji Lampung

Mengenal Apa itu Tapir, Satwa Purba Dilindungi yang Viral Disembelih dan Dimasak Rica-rica di Mesuji Lampung

Intip penjelasan tentang dan ciri-ciri tapir, satwa atau hewan purba dilindungi yang viral akibat sempat berkeliaran dan berakhir disembelih warga di Lampung.
7 Fakta Baru Kasus Dokter Icha, dari Investigasi Kemenkes hingga Keluarga Laporkan Dugaan Intimidasi ke Polda NTT

7 Fakta Baru Kasus Dokter Icha, dari Investigasi Kemenkes hingga Keluarga Laporkan Dugaan Intimidasi ke Polda NTT

Kasus kematian dr Eliza Princila Utami Pakaenoni (Dokter Icha) memasuki babak baru. Ada 7 fakta lanjutan pengusutan dugaan intimidasi anggota DPRD TTU, NTT.
Piala Dunia 2026: Link Live Streaming Argentina Vs Tanjung Verde

Piala Dunia 2026: Link Live Streaming Argentina Vs Tanjung Verde

Argentina vs Tanjung Verde dalam lanjutan babak 32 besar Piala Dunia 2026 pada Sabtu, 4 Juli, pukul 05.00 WIB di Stadion Miami, Amerika Serikat (AS).
Cristiano Ronaldo Ucap 'Bismillah' saat Bela Portugal Piala Dunia 2026, Kebiasaan Main di Liga Pro Saudi?

Cristiano Ronaldo Ucap 'Bismillah' saat Bela Portugal Piala Dunia 2026, Kebiasaan Main di Liga Pro Saudi?

Ronaldo menghebohkan medsos saat diduga mengucap "bismillah" dalam laga Portugal vs Kroasia. Apakah itu jadi kebiasaannya setelah bermain di Liga Pro Saudi?
Ramalan Zodiak 5 Juli 2026: Keuangan Aries, Taurus, Gemini hingga Pisces

Ramalan Zodiak 5 Juli 2026: Keuangan Aries, Taurus, Gemini hingga Pisces

Ramalan zodiak keuangan 5 Juli 2026 untuk Aries hingga Pisces sudah hadir lengkap dengan angka keberuntungan. Cek zodiakmu besok dan siapkan langkah finansialmu!
Kondisi Finansial Zodiak 5 Juli 2026: Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces

Kondisi Finansial Zodiak 5 Juli 2026: Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces

Berikut ramalan kondisi finansial zodiak 5 Juli 2026 untuk enam zodiak terakhir, Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT