Lisa Mariana Bantah Tudingan Pura-pura Kaya, Balik Bongkar Dugaan Aib Dewi Wulan
- Kolase tvOnenews.com / Instagram @dewiwulanofficial @lisamarianaaa
Tak berhenti membela diri, Lisa Mariana kemudian melontarkan tuduhan balik kepada Dewi Wulan. Ia mengklaim Dewi diduga terlibat dalam persoalan arisan yang merugikan banyak orang hingga ratusan juta rupiah.
"Kenapa dia harus seramai ini? Karena dia lagi jadi zongker bandar arisan yang bernilai ratusan juta. Hai Dewi Wulan, itu bayar korban-korban kamu ya," tegas Lisa Mariana.
Lisa mengaku menerima banyak pesan langsung dari orang-orang yang mengklaim sebagai korban Dewi Wulan. Menurutnya, para pengadu tersebut tidak hanya berasal dari peserta arisan, tetapi juga dari korban pinjaman berbunga.
"Lebih dari lima yang laporan ke aku. Kasihan dari pinjaman, pinjaman berbunga itu arisan. Jadi mungkin dia membuat hal seperti ini karena mungkin dia butuh uang," ucap Lisa Mariana.
Lebih lanjut, Lisa menduga langkah Dewi Wulan melaporkannya ke polisi bertujuan mengalihkan perhatian publik dari persoalan yang sedang dihadapi sendiri. Dugaan itu, menurut Lisa, muncul setelah ia membaca berbagai pengakuan dari orang-orang yang menghubunginya.
"Ya, makanya itu dia pengin ramai karena dia mau menutupi utang-utangnya. Karena aku baca dari korban-korban itu dia bilang, 'Jangan coba-coba lawan gua ya, bisa aja gua lawan,' gitu sayang," katanya.
Lisa juga mengklaim terdapat korban arisan yang mengalami kerugian hingga ratusan juta rupiah. Meski demikian, ia menyatakan seluruh tuduhan tersebut akan dibuktikan pada waktu yang tepat melalui jalur hukum.
"Ternyata usut punya usut dia juga zongker arisan yang bernilai ratusan juta, dan aku nanti ada saatnya di mana aku buka semuanya," ujar Lisa.
Saat ditanya mengenai besaran kerugian para korban, Lisa menyebut nominalnya bervariasi. Ketika mengingat informasi yang diterimanya, ia sempat bertanya kepada rekannya mengenai besaran kerugian salah satu korban.
"Ah, baru tadi ada tiga digit ya, Re?" tanya Lisa kepada rekannya.
Setelah itu, Lisa menjelaskan kepada awak media bahwa kerugian para korban memiliki nominal yang berbeda-beda.
"Ah, enggak. Ada yang Rp50 juta, Rp10 juta, itu pada ngadu sama aku semuanya," jelasnya.
Load more