News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

KDM Ingatkan Bahaya Cuaca Ekstrem, Faktanya Bisa Sebabkan Sakit hingga Kematian

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menyampaikan imbauan untuk warganya, sehingga bisa mewaspadai cuaca ekstrem. Dengan kondisi ini, seseorang bisa alami sakit
Senin, 6 Juli 2026 - 14:14 WIB
Kang Dedi Mulyadi (KDM), Gubernur Jawa Barat
Sumber :
  • tvOnenews.com Edit / YouTube KANG DEDI MULYADI CHANNEL, Kang Rusdi channel

Jakarta, tvonenews.com- Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi yang disapa KDM ikut menyoroti adanya cuaca ekstrem yang melanda berbagai negara, khususnya bagian Eropa.

Kondisi perubahan suhu yang biasa dingin, kini merasakan gelombang panas hampir 40 derajat celcius. Cuaca ekstrem ini tidak bisa disepelekan, tapi tanda adanya kerusakan lingkungan, kata KDM.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Gubernur Jabar itu menilai perubahan iklim yang semakin nyata harus direspons dengan upaya menjaga hutan, sumber air, dan lingkungan hidup secara berkelanjutan.

Ilustrasi cuaca panas.
Ilustrasi cuaca panas.
Sumber :
  • Antara

Dengan begitu, ia menyampaikan pesan kepada masyarakat, situasi cuaca ekstrem ini, katanya menyebabkan korban jiwa dan memengaruhi aktivitas masyarakat.

“Coba lihat di Eropa, cuaca panas ekstrem. Banyak orang yang meninggal karena tidak kuat menghadapi suhu yang sangat panas,” ujar Dedi.

"Rumah di sana didesain untuk cuaca dingin sehingga jarang menggunakan pendingin ruangan. Akhirnya mereka berebut mencari tempat untuk berenang di sungai dan tempat-tempat yang menyediakan fasilitas pendingin ruangan,” sambung KDM.

Dampak Cuaca Ekstrem pada Kesehatan

Sehubungan dengan cuaca ekstrem yang melanda wilayah negara bagian Eropa dan Amerika Serikat. Mengingatkan pada fenomena El Nino yang terjadi akibat karena adanya kondisi cuaca yang jauh dari batas normal.

Pasalnya, cuaca ekstrem merupakan kondisi cuaca yang jauh dari batas normal, seperti gelombang panas (heatwave), kekeringan parah, badai siklon, dan hujan lebat yang memicu bencana dan mengganggu kesehatan.

Dengan kondisi ini, seseorang disebutkan dokter bisa mengalami gangguan kesehatan. Mulai dari terkena penyakit ringan sampai berat yang bisa sebabkan kematian.

Dalam keterangannya, dr. Ngabila Salama sebagai Praktisi Kesehatan Masyarakat bahwa cuaca ekstrem akan menyerang sistem pertahanan tubuh pada suhu. Apabila tidak sanggup menahan suhu ekstrem bisa sebabkan sakit dan meninggal dunia.

"terutama gelombang panas, dapat menyebabkan kematian karena tubuh memiliki batas kemampuan untuk mengatur suhu lingkungan sangat tinggi. Apalagi disertau kelebapan tinggi mekanisme pendinginan, tubuh melalui keringat menjadi tidak efektif," katanya kepada tvonenews.com, Senin (6/7).

"akibatnya suhu inti tubuhterus meningkat dan dapat merusak organ-orgn vital seperti otak, jantung, dan ginjal," sambung dr.Ngabila

Dengan kondisi yang ekstrem ini, disampaikan dr. Ngabila seseorang akan mengalami sakit. Sekitar ada 3 sakit yang dialami seseorang ssat cuaca ekstrem, antara lain dehidrasi, heat exhaustion, dan heat stroke.

Kondisi yang disebabkan karena adanya suhu panas. Dehidrasi secarau umum tanda seseorang mengalami haus berlebihan atau kekurangan minum.

Sementara heat exhaustion adalah kondisi tubuh kepanasan dan mengalami dehidrasi berat serta kehilangan elektrolit akibat paparan suhu tinggi atau aktivitas fisik berat.

Gejalanya, dimulai keringat berlebih, pusing, mual, dan lemas. Jika tidak segera ditangani dengan pendinginan dan rehidrasi, kondisi ini dapat memburuk menjadi heat stroke yang mengancam jiwa.

Apabila seseorang saat merasakan kepanasan mengalami haus parah dan suhu tubuh capai 40 derajat dan buat kejang atau tidak sadar diri ini jadi kondisi gawat darurat, perlu segera ditangani.

"Organ-organ vital dapat mengalami kerusakan sehingga berisiko menyebabkan kematian, bila tidak segera ditangani," pesan dr. Ngabila Salama.

"Masyarakat diimbau mencukupi kebutuhan cairan. Hindari aktivitas berat pada pukul 10.00 - 16.00 WIB, mencari tempat teduh. Jika alami gejala heat stroke segera fasilitas kesehatan," imbuhnya.(klw)

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Cara Tepat Mencegah Sakit Influenza A, Satu Kebiasaan Baik Ini Jangan Dilupakan

Cara Tepat Mencegah Sakit Influenza A, Satu Kebiasaan Baik Ini Jangan Dilupakan

Ternyata ada cara tepat untuk mencegah influenza A. Hal ini dijelaskan oleh Direktur Jenderal Penanggulangan Penyakit Kementerian Kesehatan RI, dr. Andi Saguni.
Pastikan Jajal Yordania, Suriah Dikaitkan Jadi Lawan Kedua Timnas Indonesia di FIFA Matchday Edisi November 2026

Pastikan Jajal Yordania, Suriah Dikaitkan Jadi Lawan Kedua Timnas Indonesia di FIFA Matchday Edisi November 2026

Yordania telah lebih dahulu mengumumkan jadwal pertandingan di FIFA Matchday edisi November dengan menjamu Timnas Indonesia dan Australia.
Lembaga Penjamin Simpanan: Tiga Badan Perkreditan Rakyat di DIY Dilikuidasi, Klaim Simpanan Nasabah Capai Rp58,51 Miliar

Lembaga Penjamin Simpanan: Tiga Badan Perkreditan Rakyat di DIY Dilikuidasi, Klaim Simpanan Nasabah Capai Rp58,51 Miliar

Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) mencatat tiga Bank Perekonomian Rakyat (BPR) di Daerah Istimewa Yogyakarta telah dicabut izin usahanya hingga 30 September 2026.
LRT Jabodebek Perpanjang Uji Coba Keberangkatan Pukul 05.30 WIB hingga Akhir Oktober

LRT Jabodebek Perpanjang Uji Coba Keberangkatan Pukul 05.30 WIB hingga Akhir Oktober

LRT Jabodebek kembali memperpanjang uji coba perjalanan pada keberangkatan awal pukul 05.30 WIB dari Stasiun Dukuh Atas BSI hingga akhir Oktober 2026.
Pokok Persoalan Ari Bias Kembali Gugat Agnez Mo yang Kelima Kalinya, Lagi-lagi Hak Cipta Lagu Bilang Saja

Pokok Persoalan Ari Bias Kembali Gugat Agnez Mo yang Kelima Kalinya, Lagi-lagi Hak Cipta Lagu Bilang Saja

Sengketa hak cipta lagu "Bilang Saja" belum selesai. Komposer Ari Bias menggugat penyanyi Agnez Mo lagi atas dugaan pelanggaran hak ekonomi pencipta karya itu.
Lapangan Padel Milik Coach Justin Jadi Sasaran Pencurian Laptop hingga Mikrofon, Polisi: Perkara dalam Penyelidikan

Lapangan Padel Milik Coach Justin Jadi Sasaran Pencurian Laptop hingga Mikrofon, Polisi: Perkara dalam Penyelidikan

Lapangan padel milik Coach Justin di Cipete Utara, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan menjadi sasaran pencurian. Sejumlah barang yang hilang dibawa pencuri antara lain laptop merek Lenovo, beberapa ponsel, dua tablet dan mikrofon TWS.

Trending

Manfaatkan Bekas Kandang Sapi, Buruh Pabrik di Probolinggo Hasilkan Cuan dari Budidaya Kelinci Hias

Manfaatkan Bekas Kandang Sapi, Buruh Pabrik di Probolinggo Hasilkan Cuan dari Budidaya Kelinci Hias

Berawal dari sekadar mengikuti teman, seorang buruh pabrik di Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, berhasil mengembangkan usaha budidaya kelinci hias jenis Rex.
Klarifikasi Lengkap Kirana Larasati, Artis yang Tersandung Kasus Dugaan Penipuan Emas

Klarifikasi Lengkap Kirana Larasati, Artis yang Tersandung Kasus Dugaan Penipuan Emas

Dua nama artis mencuat dalam kasus dugaan penipuan emas. Karina Larasati dan Jennifer Coppen diketahui telah memberikan keterangan atau klarifikasi hal terkait.
Guru Pesantren di Bekasi Jadi Tersangka Kekerasan Seksual Puluhan Santri, Petugas Keamanan Diduga Ikut Terlibat

Guru Pesantren di Bekasi Jadi Tersangka Kekerasan Seksual Puluhan Santri, Petugas Keamanan Diduga Ikut Terlibat

Seorang guru di salah satu pondok pesantren di Bekasi ditetapkan sebagai tersangka kekerasan seksual terhadap santriwati. Tiga orang lainnya diduga terlibat dalam kasus ini. Salah satunya merupakan petugas keamanan pesantren.
Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung Viral, Pihak Kampus Ungkap Fakta Ini

Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung Viral, Pihak Kampus Ungkap Fakta Ini

Viral video asusila berdurasi 13 menit diduga memakai atribut Poltekkes Bandung. Pihak kampus membantah pemeran dalam rekaman merupakan mahasiswinya.
Kisah Biarawati Asal Nias yang Berjuang untuk Anak Berkebutuhan Khusus, Kisahnya Buka Mata soal Pendidikan Inklusif

Kisah Biarawati Asal Nias yang Berjuang untuk Anak Berkebutuhan Khusus, Kisahnya Buka Mata soal Pendidikan Inklusif

Masyarakat juga perlu mengubah cara pandang terhadap anak berkebutuhan khusus. Mereka bukan sekadar penerima bantuan atau objek belas kasihan
3 Fakta soal Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung

3 Fakta soal Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung

Jagat media sosial dihebohkan dengan beredarnya rekaman video asusila berdurasi 13 menit yang menyeret nama salah satu institusi pendidikan kesehatan terkemuka
Viral Video Asusila 13 Menit, Siapa Pemerannya? Waspada Link Palsu Berujung Phishing

Viral Video Asusila 13 Menit, Siapa Pemerannya? Waspada Link Palsu Berujung Phishing

Video asusila berdurasi 13 menit yang dikaitkan dengan seragam Poltekkes Bandung viral di media sosial. Siapa pemerannya? Simak klarifikasi kampus dan cara
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT