News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Ternyata Ini Alasan Korban pada Kasus Dugaan Pembakaran Santri Batal Datang ke Podcast Denny Sumargo

Adanya dugaan pencegahan keluarga korban dihadang di Bandara oleh keamanan untuk terbang ke Jakarta. Denny Sumargo pun merespons dengan memberikan penjelasan.
Kamis, 9 Juli 2026 - 07:33 WIB
Respons Denny Sumargo soal Korban Kasus Dugaan Pembakaran Santri
Sumber :
  • dok.kolase tvOnenews.com/tiktok Denny Sumargo

Jakarta, tvOnenews.com- Artis Denny Sumargo tengah vir di media sosial karena ikut menyoroti kasus dugaan pembakaran santri di Nusa Tenggara Barat atau NTB. 

Video viral santri dan keluarga, korban pembakaran oleh senior di pesantren, Lombok Tengah, NTB dicegat berangkat memenuhi undangan podcast Denny Sumargo
Video viral santri dan keluarga, korban pembakaran oleh senior di pesantren, Lombok Tengah, NTB dicegat berangkat memenuhi undangan podcast Denny Sumargo
Sumber :
  • Kolase Instagram/@kahar_uddinabbas & Tangkapan layar YouTube Curhat Bang Denny Sumargo

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Perhatian masyarakat kian membesar, setelah presenter dan aktor Denny Sumargo menyuarakan permintaan agar kasus tersebut terus dikawal hingga proses hukumnya berjalan secara transparan. 

Ditambah beredar video, adanya dugaan pencegahan keluarga korban dihadang di Bandara oleh keamanan untuk terbang ke Jakarta. Denny Sumargo pun merespons dengan memberikan penjelasan. 

Bahkan dari kasus dugaan pembakaran santri ini, menyebabkan satu santri meninggal dunia, sementara dua korban lainnya mengalami luka bakar berat hingga cacat permanen.

Faktanya, kasus dugaan pembakaran santri ini terjadi pada Desember 2025 lalu. Kemudian menarik kembali diperhatikan karena ada korban. 

Baru-baru ini, dalam pernyataannya, Denny Sumargo mengungkapkan bahwa dirinya bersama tim sempat berinisiatif membantu keluarga korban agar bisa datang ke Jakarta untuk menyampaikan aspirasi mereka. Namun, rencana harus batal terlaksana.

"Bagaimana kalau itu anak kalian? Apa yang akan kalian lakukan? Kasus ini, menurut keluarga korban, itu sudah dilaporkan sekitar tujuh sampai delapan bulan yang lalu, tapi tidak ada titik terangnya," katanya, sebagaimana dikutip dari Instagram, Rabu, 8 Juli 2026.

"Karena itu kami kemarin memutuskan untuk memberikan tiket dan menyiapkan akomodasi agar keluarga bisa datang ke Jakarta tepat gitu hari ini. Namun hari ini gue mendapat kabar bahwa mereka tidak boleh berangkat," sambungnya. 

Setelah beberapa waktu, Denny Sumargo pun memberikan respons terbaru. Ternyata menurut kuasa hukum korban, disampaikan batal terbang karena masih dalam proses pemulihan. 

Respons Denny Sumargo soal Korban Kasus Dugaan Pembakaran Santri
Respons Denny Sumargo soal Korban Kasus Dugaan Pembakaran Santri
Sumber :
  • dok.kolase tvOnenews.com/tiktok Denny Sumargo

Kasus yang terjadi pada 2025 ini, ternyata baru masuk laporan ke Polisi pada Juni 2026. Ini kian memantik perhatian publik soal kasus ini.

"menurut keterangan yang terdapat dari pengacara korban, karena korban sedang dalam penanganan dan pengobatan di rumah sakit setempat

Itu jadi alasan kenapa gadistop dan dibawa pihak terkait," jelasnya dikutip dari tiktok artis yang disapa Densu itu, Kamis (9/7).

Kronologi Kasus 

Berdasarkan informasi yang dihimpun dari tvOnenews.com dan viva.co.id bahwa Kantor Kementerian Agama Kabupaten Lombok Tengah telah merilis kronologi terkait insiden yang terjadi di Pondok Pesantren Rosyidatussaulatiyyah Al-Ibrahimi NW, Desa Aik Darek, Kecamatan Batukliang.

Ternyata kasus terjadi pada akhir 2025 sekitar pukul 13.45 WITA saat waktu istirahat. Lima santri berkumpul di sebuah ruangan, setelah salah seorang santri bernama Moh. Reyhan meminta temannya membeli bensin yang akan digunakan untuk buat meluruskan kayu bengkok sebagai bahan pembuatan ketapel.

Dalam momen itu, sebagian bensin dituangkan ke wadah mika kosong untuk dibakar.

Namun botol bensin belum ditutup tersenggol hingga api menyambar kasur bekas di belakang mereka. Kobaran api dengan cepat membesar dan memenuhi ruangan.

Kemudian Reyhan bersama Yusuf Sapi'i berhasil keluar melalui pintu.

Sementara tiga santri lainnya, yakni Sahril Sobirin, Sahid Al Hudri, dan Ahmad Deven Ramadhan, tidak dapat menyelamatkan diri karena terhalang kobaran api.(klw)

    

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Klarifikasi Lengkap Kirana Larasati, Artis yang Tersandung Kasus Dugaan Penipuan Emas

Klarifikasi Lengkap Kirana Larasati, Artis yang Tersandung Kasus Dugaan Penipuan Emas

Dua nama artis mencuat dalam kasus dugaan penipuan emas. Karina Larasati dan Jennifer Coppen diketahui telah memberikan keterangan atau klarifikasi hal terkait.
Veda Ega Start Ketujuh di Moto3 Mandalika, Pembalap Indonesia Siap Bikin Kejutan di Negara Sendiri

Veda Ega Start Ketujuh di Moto3 Mandalika, Pembalap Indonesia Siap Bikin Kejutan di Negara Sendiri

Hasil tersebut menjadi modal penting bagi Veda Ega Pratama untuk memburu posisi lebih tinggi saat tampil di hadapan ribuan pendukung Tanah Air.
5 Zodiak Paling Hoki soal Karier Pekan Depan, 12-18 Oktober 2026: Ada Peluang Baru Menanti!

5 Zodiak Paling Hoki soal Karier Pekan Depan, 12-18 Oktober 2026: Ada Peluang Baru Menanti!

Berikut 5 zodiak yang diprediksi paling hoki soal karier pekan depan, 12-18 Oktober 2026: Ada peluang baru menanti. Zodiakmu termasuk?
Perkuat Transformasi Digital, Telkom Bagikan Strategi Percepat Adopsi AI Nasional di Road to DTIIF 2026

Perkuat Transformasi Digital, Telkom Bagikan Strategi Percepat Adopsi AI Nasional di Road to DTIIF 2026

PT Telkom Indonesia Tbk (Telkom) melalui Telkom Solution memaparkan strategi penerapan teknologi Artificial Intelligence (AI) dalam agenda Road to DTIIF 2026.
Kuasa Hukum 86 Korban Kasus Dugaan Penipuan Emas Sebut Kliennya Tertarik Berinvestasi Karena Hologram hingga Influencer Jadi BA-nya

Kuasa Hukum 86 Korban Kasus Dugaan Penipuan Emas Sebut Kliennya Tertarik Berinvestasi Karena Hologram hingga Influencer Jadi BA-nya

Pengacara korban mengatakan ada beberapa faktor yang membuat kliennya tertarik untuk berinvestasi emas di PT DGJ (inisial). Ternyata karena adanya sejumlah keunggulan yang ditawarkan antara lain adanya hologram, memiliki SNI, dan terdapat beberapa cabang.
Jadi Lawan Megawati Hangestri di Liga Voli Korea 2026-2027, Ini Alasan Thanacha Sooksod Hijrah ke GS Caltex

Jadi Lawan Megawati Hangestri di Liga Voli Korea 2026-2027, Ini Alasan Thanacha Sooksod Hijrah ke GS Caltex

Sama-sama mengisi slot pemain asing kuota Asia Liga Voli Korea, Thanacha Sooksod kini hijrah ke GS Caltex setelah tiga musim membela Korea Expressway Hi-Pass.

Trending

Guru Pesantren di Bekasi Jadi Tersangka Kekerasan Seksual Puluhan Santri, Petugas Keamanan Diduga Ikut Terlibat

Guru Pesantren di Bekasi Jadi Tersangka Kekerasan Seksual Puluhan Santri, Petugas Keamanan Diduga Ikut Terlibat

Seorang guru di salah satu pondok pesantren di Bekasi ditetapkan sebagai tersangka kekerasan seksual terhadap santriwati. Tiga orang lainnya diduga terlibat dalam kasus ini. Salah satunya merupakan petugas keamanan pesantren.
Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung Viral, Pihak Kampus Ungkap Fakta Ini

Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung Viral, Pihak Kampus Ungkap Fakta Ini

Viral video asusila berdurasi 13 menit diduga memakai atribut Poltekkes Bandung. Pihak kampus membantah pemeran dalam rekaman merupakan mahasiswinya.
Kisah Biarawati Asal Nias yang Berjuang untuk Anak Berkebutuhan Khusus, Kisahnya Buka Mata soal Pendidikan Inklusif

Kisah Biarawati Asal Nias yang Berjuang untuk Anak Berkebutuhan Khusus, Kisahnya Buka Mata soal Pendidikan Inklusif

Masyarakat juga perlu mengubah cara pandang terhadap anak berkebutuhan khusus. Mereka bukan sekadar penerima bantuan atau objek belas kasihan
3 Fakta soal Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung

3 Fakta soal Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung

Jagat media sosial dihebohkan dengan beredarnya rekaman video asusila berdurasi 13 menit yang menyeret nama salah satu institusi pendidikan kesehatan terkemuka
Manfaatkan Bekas Kandang Sapi, Buruh Pabrik di Probolinggo Hasilkan Cuan dari Budidaya Kelinci Hias

Manfaatkan Bekas Kandang Sapi, Buruh Pabrik di Probolinggo Hasilkan Cuan dari Budidaya Kelinci Hias

Berawal dari sekadar mengikuti teman, seorang buruh pabrik di Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, berhasil mengembangkan usaha budidaya kelinci hias jenis Rex.
Poin Penting Pernyataan Resmi Jennifer Coppen setelah Terseret Dugaan Penipuan Emas Rp25 Miliar

Poin Penting Pernyataan Resmi Jennifer Coppen setelah Terseret Dugaan Penipuan Emas Rp25 Miliar

Jennifer Coppen menampilkan lima poin dalam pernyataan resmi klarifikasinya setelah diseret dalam kasus dugaan penipuan investasi emas mencapai Rp25 miliar.
Imbas Kekalahan Aneh 6-0 dari Malaysia Masih Terasa, PSSI-nya Singapura Banjir Kritik Usai Umumkan FIFA Matchday Lawan Brasil

Imbas Kekalahan Aneh 6-0 dari Malaysia Masih Terasa, PSSI-nya Singapura Banjir Kritik Usai Umumkan FIFA Matchday Lawan Brasil

Federasi Sepak Bola Singapura (FAS) menuai kritik setelah mengumumkan laga persahabatan melawan Brasil dan Paraguay pada November 2026.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT