4 Tahun Pascatragedi Ferdy Sambo: Mengintip Kehidupan Baru Vera Simanjuntak yang Sempat Trauma Kehilangan Brigadir J
- Kolase Tvonenews.com
Jakarta, tvOnenews.com - Nama Vera Simanjuntak sempat ramai dalam tragedi Ferdy Sambo. Sosoknya muncul dalam kasus kematian Brigadir Novriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J.
Diketahui, Vera Simanjuntak adalah tunangan dari Brigadir J. Di tengah kasus Ferdy Sambo, ia terlihat sangat terpukul dan trauma karena mengetahui kenyataan sang calon suami telah tiada.
Vera Simanjuntak tidak menyangka Brigadir J menjadi korban pembunuhan. Padahal keduanya akan menikah pada tahun 2023. Sayangnya hal itu tak terwujud usai Yosua ditembak oleh rekannya sendiri, ajudan mantan Kadiv Propam Polri Ferdy Sambo saat itu, Richard Eliezer atau Bharada E.
Selain terpukul, Vera juga ikut berjuang mencari keadilan dalam kasus tersebut. Ia berperan sebagai saksi kunci di mana kesaksiannya sangat krusial.
Berdasarkan kesaksian pertamanya, Vera mengungkapkan komunikasi terakhir beberapa menit sebelum Brigadir J meninggal akibat ditembak di rumah dinas Ferdy Sambo di Kompleks Polri, Duren Tiga, Jakarta Selatan.
- Kolase Tvonenews.com
Pada 8 Juli 2022 sekitar sore hari, tepatnya pukul 16.31 WIB, Vera mengaku dirinya mendapat empat panggilan telepon dari Yosua. Sayangnya panggilan tersebut tidak terjawab olehnya.
Alasan tidak sempat mengangkat panggilan itu lantaran tengah berada di luar rumah untuk membeli sejumlah kebutuhan. Setibanya di rumah, Vera coba menghubungi balik Brigadir J namun upayanya gagal.
Ia kemudian mengirim pesan singkat. Akan tetapi, pesan tersebut hanya dibaca tanpa mendapat jawaban apa pun dari Brigadir J. Pada pukul 16.31 WIB, upaya Vera menghubungi kekasihnya berhasil.
Percakapan antara Vera dan Yosua amat singkat. Sambil keadaan menangis dan ketakutan, Brigadir J sempat berjanji akan menghubunginya lagi.
Namun, hal tersebut tak kunjung datang lantaran kekasihnya telah meregang nyawa akibat dua peluru yang menembus ke dada dan kepalanya.
Berdasarkan kesaksian lainnya, Vera juga membocorkan adanya ancaman pembunuhan. Ia mengungkapkan hal tersebut di persidangan.
Kata Vera, Yosua sempat bercerita kepadanya. Brigadir J mengungkapkan bahwa dirinya mendapat ancaman pembunuhan diduga berasal dari skuad lama dan rekan sesama ajudan Ferdy Sambo.
Selain itu, Vera juga menjadi pengawwal keadilan. Proses hukum tetap menjadi pusat perhatian utamanya dengan konsisten memberikan keterangan dan bereaksi secara publik atas putusan pengadilan terhadap Ferdy Sambo cs.
Load more