4 Unggahan Ruben Onsu yang Menyentil Giorgio Antonio, Minta Tak Ikut Campur Urusan Anak
- tvOnenews.com Edit / Instagram @ruben_onsu
tvOnenews.com - Ruben Onsu kembali menjadi perhatian publik di tengah polemik hak asuh anak dengan mantan istrinya, Sarwendah. Selama proses hukum berlangsung, Ruben beberapa kali mengunggah pernyataan yang menyentil Giorgio Antonio dan meminta agar tidak ikut campur dalam urusan anak-anaknya.
Ruben Onsu resmi menggugat hak asuh anak terhadap Sarwendah di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan. Sidang perdana telah digelar pada 15 Juli 2026 dan akan dilanjutkan dengan agenda mediasi pada 22 Juli 2026.
Di tengah proses persidangan tersebut, Ruben beberapa kali mengunggah pernyataan melalui media sosial yang diduga ditujukan kepada Giorgio Antonio, kekasih Sarwendah. Unggahan-unggahan itu menjadi sorotan karena berkaitan dengan peran Giorgio di sekitar anak-anak Ruben.
1. Menegur Giorgio karena Memberi Keputusan soal Anak
Baru-baru ini Ruben mengunggah potongan video siaran langsung yang memperlihatkan Thania menelepon Sarwendah untuk meminta izin memakan permen karet. Namun, sebelum Sarwendah menjawab, Giorgio Antonio lebih dulu mengatakan bahwa Thania boleh memakannya.
Setelah panggilan berakhir, Sarwendah justru mempertanyakan mengapa Giorgio mengizinkan hal tersebut, padahal ia tampak memberi gestur tidak setuju. Melihat video itu, Ruben langsung menyampaikan reaksinya melalui Instagram pada 14 Juli 2026.
"Permisi ya, Gio. Maaf sebelumnya, itu ibunya juga punya peraturan tentang anak saya. Tolong jangan ikut-ikutan kasih keputusan kalau tentang anak, ya. Bisa juga telepon bertanya ke saya, ayahnya. Kan itu juga sama ibunya telepon? Berarti bisa ada informasi untuk bertanya ke ayahnya," tulis Ruben Onsu.
Ruben kemudian melanjutkan dengan pernyataan yang lebih tegas.
"Bukan ente main iya aja. Pantes peran ayahnya semakin asing. Bumbu-bumbu live lo ini sangat berdampak banget. Hayo stop main rumah-rumahan. Ingat porsi ya, fokus pacaran aja ya. Cubit nih lambungnya," tegas Ruben Onsu.
2. Meminta Thalia Tak Dilibatkan dalam Live Streaming
Pada Juni 2026, video Thalia Putri Onsu yang ikut siaran langsung penjualan produk mi bersama Sarwendah dan Giorgio Antonio menjadi viral. Dalam tayangan itu, Thalia juga terlihat meminta izin kepada Giorgio untuk menambah mi yang dimakannya.
Ruben mengaku baru mengetahui video tersebut dan menyampaikan keberatannya melalui Instagram pada 19 Juni 2026. Menurutnya, anak-anak tidak seharusnya dilibatkan dalam siaran langsung penjualan produk.
"Wuwwww Cici sampe izin dulu? Lalu adanya percakapan layaknya berumah tangga!! Saya di sini hanya menyelamatkan anak saya. Thalia masih ada ayahnya. Di sini terlihat Thalia sudah beda. Saya sangat mengenal anak saya. Ini bukan dia, ini hasil dari para penghasut yang sadis," tulis Ruben.
Ia juga menegaskan bahwa orang dewasa seharusnya melindungi anak dari keterlibatan dalam siaran langsung.
"Saya baru melihat video ini, ternyata sudah terlalu jauh mereka melibatkan anak saya dalam pekerjaan mereka!! Jangan bilang dan gunakan kalimat 'Anaknya yg mau'. Yang dewasa harusnya mengingatkan dan segera dibawa keluar dari kamera. Kalau melihat tayangan ini berarti memang anak saya ada dalam live jualan," tegas Ruben Onsu.
3. Surat Terbuka soal Panggilan "Daddy Gio"
Pada 11 Juni 2026, Ruben Onsu mengunggah surat terbuka yang ditujukan kepada Giorgio Antonio setelah melihat video Thania menyebut Giorgio sebagai figur ayahnya. Dalam unggahan itu, Ruben menilai perlu ada batasan yang dijaga meski Giorgio memiliki hubungan dekat dengan anak-anaknya.
Ruben menegaskan bahwa dirinya tidak marah atas kedekatan tersebut. Namun, ia berharap Giorgio dapat meluruskan apabila muncul ucapan yang berpotensi mengaburkan posisi ayah kandung di mata anak.
"Mungkin akan lebih bijaksana jika Anda meluruskan apabila ada perkataan anak saya yang kurang tepat. Saya sangat mengenal anak saya, dan mungkin Anda akan lebih memahami perasaan ini ketika suatu saat memiliki keturunan sendiri," tulis Ruben Onsu.
Ruben juga mengingatkan bahwa hubungan Giorgio dan Sarwendah belum berstatus pernikahan sehingga tidak seharusnya muncul gambaran seolah figur ayah kandung telah tergantikan.
"Dalam video tersebut, kalian belum menikah. Karena itu, mohon jangan membuat pemahaman atau gambaran seolah-olah figur ayahnya tidak ada. Saran saya, fokuslah terlebih dahulu pada hubungan yang resmi dan berkeluarga, sehingga dapat memahami bagaimana rasanya menjadi orang tua, serta tidak lagi bermain peran yang dapat membingungkan anak saya," tegas Ruben Onsu.
Di akhir surat terbukanya, Ruben kembali menegaskan bahwa ia akan menjaga kepentingan anak-anaknya.
"Saya harap Anda dapat memahami dan mengetahui batasan-batasan yang berkaitan dengan anak. Saya tidak akan tinggal diam jika menyangkut yang berkaitan dengan anak saya," tegas Ruben Onsu.
4. Menyentil Giorgio soal "Rumah-rumahan" dan Peran Ayah
Pada 22 Juni 2026, Ruben kembali mengunggah tulisan panjang setelah mengaku merasa dibuntuti Giorgio Antonio saat menghadiri pentas balet anak-anaknya. Menurut Ruben, momen yang seharusnya menjadi waktu bersama anak-anak justru terganggu oleh kehadiran Giorgio.
Dalam unggahan tersebut, Ruben juga menyinggung batasan peran Giorgio terhadap anak-anaknya dan menegaskan bahwa dirinya masih menjadi ayah kandung yang bertanggung jawab penuh.
"Ini yang sudah terlalu jauh bermain 'rumah-rumahan', sampai lupa bahwa saya adalah orang tua kandungnya, sementara Anda belum menjadi orang tuanya. Anda sudah merusak momen saya bersama anak saya dan terlalu jauh ikut campur dalam urusan yang bukan menjadi bagian Anda," tulis Ruben Onsu.
Ruben kembali menegaskan bahwa hubungan Giorgio dan Sarwendah bukan menjadi persoalannya. Namun, ia meminta agar Giorgio tidak mengambil peran yang menurutnya merupakan hak seorang ayah.
"Dalam acara ini saya masih memberikan nafkah dan saya adalah ayah kandungnya. Kalau soal hubungan kalian, silakan, itu bukan urusan saya. Namun yang menjadi urusan saya sebagai ayah adalah ketika Anda mulai mengambil bagian dalam peran yang bukan hak Anda. Tidak perlu menjaga atau mengawasi seolah-olah saya ini penjahat atau penculik," lanjut Ruben Onsu.
Selain itu, Ruben juga meminta agar persoalan perceraian mereka tidak lagi dibahas di ruang publik.
"Jangan merasa paling hebat. Saya peringatkan, ya. Sama seperti yang kalian lakukan dengan membuat obrolan di siaran langsung yang mengarah kepada saya, lalu berulang kali membahas alasan perceraian kami. Hei, kami sudah bercerai dan itu sudah selesai. Silakan lanjutkan hidup masing-masing," tegas Ruben Onsu.
Ia menutup pesannya dengan menegaskan bahwa fokus utamanya hanyalah kepentingan anak-anak.
"Di sini yang dibahas adalah tentang anak. Jangan membawa pembahasan kenapa alasan bercerai? Gak nyambung. Semua sudah selesai, silakan dilanjutkan dengan caramu karena itu bukan urusanku," tulis Ruben Onsu.
Di tengah proses gugatan hak asuh anak yang masih berlangsung, berbagai unggahan Ruben Onsu terkait Giorgio Antonio terus menjadi perhatian publik. Sementara itu, hasil mediasi dan proses persidangan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan masih dinantikan untuk mengetahui kelanjutan sengketa hak asuh anak antara Ruben Onsu dan Sarwendah.
(anf)
Load more