Pihak Ruben Onsu Sebut Wajar Sarwendah Bantah Eksploitasi Anak, Tapi Ingatkan Penilaian KPAI dan Komnas Anak
- Kolase tvOnenews.com / Instagram @sarwendah29 @ruben_onsu
tvOnenews.com - Ruben Onsu melalui kuasa hukumnya menilai wajar apabila Sarwendah membantah adanya eksploitasi anak. Namun, pihak Ruben mengingatkan bahwa KPAI dan Komnas Anak sebelumnya telah menyampaikan penilaian terkait dugaan tersebut di tengah sengketa hak asuh anak.
Persoalan hak asuh anak antara Ruben Onsu dan Sarwendah memasuki babak baru setelah sidang perdana digelar di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan pada Rabu, 15 Juli 2026. Sidang tersebut masih beragendakan pemeriksaan identitas para pihak sebelum dilanjutkan ke tahap mediasi.
Kuasa hukum Sarwendah, Chris Sam Siwu, menjelaskan bahwa sidang perdana masih bersifat administratif. Setelah itu, pengadilan akan menunjuk hakim mediator untuk memfasilitasi proses mediasi antara kedua belah pihak.
"Sidang pertama biasanya adalah pemeriksaan identitas para penggugat dan tergugat. Lalu nanti akan ditunjuk hakim mediator. Di situ akan terjadi proses mediasi," ujar Chris Sam Siwu dalam tayangan Intens Investigasi, 15 Juli 2026.
Chris juga menegaskan bahwa Sarwendah serius mengikuti proses persidangan dan akan memperjuangkan hak asuh anak. Menurutnya, kehadiran Sarwendah di persidangan menjadi bukti kesungguhannya menghadapi proses hukum.
"Enggak tahu berapa lama, tapi Wendah datang hari ini menunjukkan bahwa dia serius terhadap persidangan ini dan dia akan all out untuk bisa mendapatkan hak asuhnya," lanjut Chris.
Dalam kesempatan yang sama, Chris membantah keras tudingan bahwa Sarwendah melakukan eksploitasi terhadap anak-anaknya. Ia meminta publik tidak menggiring opini sebelum proses hukum selesai.
"Tidak mau menggiring opini publik, ya. Tetapi apa yang disampaikan bahwa eksploitasi anak itu saya tegaskan bahwa itu tidak terjadi. Saya tidak mau berdebat. Alasannya ABC, tapi itu tidak terjadi dengan segala macam informasi yang sudah kami sampaikan," tegas Chris.
Pernyataan tersebut kemudian ditanggapi pihak Ruben Onsu melalui kuasa hukumnya, Minola Sebayang. Menurut Minola, wajar apabila Sarwendah memiliki penilaian berbeda mengenai dugaan eksploitasi anak.
Namun, Minola menegaskan bahwa pihak Ruben memandang keterlibatan anak dalam siaran langsung hingga larut malam, membaca komentar penonton, serta aktivitas lain yang melibatkan anak sebagai bentuk eksploitasi.
Load more