News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Pernah Viral hingga Kehilangan Jabatan, Gus Miftah Kembali Kenang Dampak saat Mengolok-olok Penjual Es Teh

Pendakwah Gus Miftah kembali mengenang saat dirinya dihujat publik akibat viral menghina penjual es teh, Sunhaji di pengajian di Magelang bikin kawannya sedih.
Selasa, 21 Juli 2026 - 13:41 WIB
Gus Miftah saat mengolok-olok penjual es teh saat pengajian di Magelang.
Sumber :
  • Istimewa

Sleman, tvOnenews.com - Pendakwah kondang Miftah Maulana Habiburrahman alias Gus Miftah mengenang masa-masa dirinya viral. Ia menuai amarah publik akibat menghina penjual es teh.

Gus Miftah bernostalgia saat viral mengolok-olok penjual es teh bernama Sunhaji di tengah Mujahadah Dzikrul Ghoffilin dalam rangka HUT ke-14 Pondok Pesantren Ora Aji di Sleman, Sabtu (18/7/2026).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Penyebab Gus Miftah kembali mengenang hal itu lantaran tengah diterpa berbagai cobaan. Ia juga kini dituding terseret kasus korupsi jalur kereta api menjerat Bupati Pati nonaktif, Sudewo.

Gus Miftah tidak menutupi saat masa-masa dirinya dihujat oleh publik. Penghinaan terhadap penjual es teh menjadi pemberitaan besar sehingga kehilangan jabatan di pemerintahannya.

"Saya ingat begitu peristiwa yang paling bombastis itu es teh," ujar Gus Miftah dilansir dari kanal YouTube pribadinya, Selasa (21/7/2026).

Dampak Gus Miftah Olok-olok Penjual Es Teh

Pendakwah Miftah Maulana Habiburrahman alias Gus Miftah
Pendakwah Miftah Maulana Habiburrahman alias Gus Miftah
Sumber :
  • Tangkapan layar YouTube Gus Miftah Official

Pendakwah berusia 44 tahun ini menceritakan dampak penghinaan kepada sosok Sunhaji. Ucapannya yang mengandung ejekan terhadap penjual es teh itu menuai perhatian utama bagi para pendakwah.

Ia mengingat saat dirinya menjadi pemberitaan utama di media massa. Para pendakwah tidak kuasa menahan isak tangisnya lantaran dirinya dihujat oleh publik.

Kata dia, para pendakwah berusaha menenangkan dirinya. Akibat mengejek penjual es teh di suatu acara keagamaan, pada saat itu ia mengaku berada dalam kondisi terpuruk di hidupnya.

"Semua Gus-gus datang ke pondok menangis peluk saya. Kata mereka, 'Gus Miftah yang sabar, Gus Miftah yang kuat'," tuturnya.

Suami dari Dwi Astuti itu menyebut perhatian dari para pendakwah justru membuat dirinya bingung. Bagi dia, hujatan tersebut sudah seharusnya terjadi dan dirinya hanya membutuhkan waktu ketenangan dalam menghadapi situasi yang membuat dirinya terpuruk. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Saya bingung kamu ngapain menguatkan saya. Kata mereka, 'saya susah melihat Gus Miftah (sedih)'. Justru saya yang susah kalau kamu datang," katanya.

Ia kembali menggunakan gaya khas kelakarnya saat berceramah di hadapan jemaah. Menurutnya, kedatangan mereka tidak hanya mengganggu waktu menyendirinya, tetapi juga menyusahkan dirinya.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Viral Iron Man Lerai Pengendara Mobil Cekcok di Kelapa Gading, Polisi Pastikan Tak Ada Korban

Viral Iron Man Lerai Pengendara Mobil Cekcok di Kelapa Gading, Polisi Pastikan Tak Ada Korban

Sebuah video viral di media sosial memperlihatkan aksi pria yang menggunakan kostum Iron Man melerai pengendara mobil yang terlibat cekcok di Jalan wilayah ...
Hasil PSM Vs Persebaya 1-0: Dua Penalti Alex Martins Gagal, Yuran Fernandes Cetak Gol Bunuh Diri

Hasil PSM Vs Persebaya 1-0: Dua Penalti Alex Martins Gagal, Yuran Fernandes Cetak Gol Bunuh Diri

PSM Makassar menang 1-0 atas Persebaya lewat gol bunuh diri Yuran Fernandes. Ardiansyah jadi pahlawan usai menepis dua penalti Alex Martins di injury time.
Hindari Cuaca Buruk di Phillip Island, MotoGP Pertimbangkan Ubah Jadwal Grand Prix Australia 2026 Akhir Pekan InI

Hindari Cuaca Buruk di Phillip Island, MotoGP Pertimbangkan Ubah Jadwal Grand Prix Australia 2026 Akhir Pekan InI

MotoGP mulai mempertimbangkan perubahan jadwal Grand Prix Australia 2026 di Phillip Island yang akan berlangsung sepanjang akhir pekan ini.
Hasil Persik Kediri Vs PSS Sleman 2-1: Ernesto Gomez Cetak Brace, Gol Penyelamat Super Elja Dianulir VAR

Hasil Persik Kediri Vs PSS Sleman 2-1: Ernesto Gomez Cetak Brace, Gol Penyelamat Super Elja Dianulir VAR

Persik Kediri mengalahkan PSS Sleman 2-1 berkat dua gol Ernesto Gomez. PSS sempat mencetak gol penyama, tetapi dianulir karena offside setelah tinjauan VAR.
BMKG Imbau Waspadai Cuaca Ekstrem di Sumut pada 23-25 Oktober 2026

BMKG Imbau Waspadai Cuaca Ekstrem di Sumut pada 23-25 Oktober 2026

Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Wilayah I Medan, mengeluarkan imbauan kewaspadaan cuaca ekstrem yang berpotensi terjadi di sejumlah wilayah
Taklukan Wakil Korea di Partai Final Para Tenis Meja, Barce Layaba/Leli Marlina Raih Medali Emas Asian Para Games 2026

Taklukan Wakil Korea di Partai Final Para Tenis Meja, Barce Layaba/Leli Marlina Raih Medali Emas Asian Para Games 2026

Pundi-pundi medali Indonesia di gelaran Asian Para Games 2026 kembali bertambah pada hari keempat penyelenggaran.

Trending

Heboh! Orang Tua Pukuli Dua Anak Balitanya di dalam Lift, Diduga Gegara Rebutan Stroller

Heboh! Orang Tua Pukuli Dua Anak Balitanya di dalam Lift, Diduga Gegara Rebutan Stroller

Media sosial Threads dihebohkan dengan video kekerasan yang dilakukan orang tua terhadap anak balitanya di dalam lift diduga dipicu rebutan naik ke stroller.
Dua Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran: Momentum Memperkuat Demokrasi Ekonomi dan Kesejahteraan Rakyat

Dua Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran: Momentum Memperkuat Demokrasi Ekonomi dan Kesejahteraan Rakyat

Dua tahun masa pemerintahan Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka dinilai sebagai momentum krusial untuk memperkuat demokrasi ekonomi demi kesejahteraan masyarakat. 
Rektor Universitas Langlangbuana Irjen Pol (Purn) A. Kamil Razak Meninggal, Polresta Bandung Sampaikan Belasungkawa

Rektor Universitas Langlangbuana Irjen Pol (Purn) A. Kamil Razak Meninggal, Polresta Bandung Sampaikan Belasungkawa

Rektor Universitas Langlangbuana Irjen Pol (Purn) A. Kamil Razak meninggal dunia, Polresta Bandung sampaikan belasungkawa.
Kabar Duka, Rektor Universitas Langlangbuana Bandung Irjen Pol (Purn) A. Kamil Razak Meninggal Dunia

Kabar Duka, Rektor Universitas Langlangbuana Bandung Irjen Pol (Purn) A. Kamil Razak Meninggal Dunia

Kabar duka, Rektor Universitas Langlangbuana Bandung Irjen Pol (Purn) Dr. Drs. H. A. Kamil Razak, S.H., M.H. meninggal dunia.
Penanganan Karhutla 2026: PMKRI Dorong Penguatan Kebijakan Pelindungan Kemanusiaan dan Kesehatan Warga

Penanganan Karhutla 2026: PMKRI Dorong Penguatan Kebijakan Pelindungan Kemanusiaan dan Kesehatan Warga

PP PMKRI menyampaikan perhatian dan kepedulian mendalam terhadap penanganan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) yang memengaruhi lingkungan hidup serta kesehat
Mahasiswa Jombang Desak Pemerintah Evaluasi PSN dan Percepat Penanganan Karhutla

Mahasiswa Jombang Desak Pemerintah Evaluasi PSN dan Percepat Penanganan Karhutla

GMNI dan BEM Sospol Undar Jombang mendesak pemerintah mengevaluasi PSN dan mempercepat penanganan kebakaran hutan dan lahan di sejumlah wilayah Indonesia.
Rekam Jejak Irjen Pol. (Purn) A. Kamil Razak yang Tutup Usia, Pernah Jabat Kapolres hingga Rektor Universitas Langlangbuana

Rekam Jejak Irjen Pol. (Purn) A. Kamil Razak yang Tutup Usia, Pernah Jabat Kapolres hingga Rektor Universitas Langlangbuana

Rekam jejak Irjen Pol. (Purn) A. Kamil Razak yang meninggal dunia pada 22 Oktober 2026. Simak perjalanan kariernya dari Bareskrim Polri, lembaga negara, hingga menjadi Rektor Universitas Langlangbuana.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT