Sarwendah Diduga Pindah Rumah Tanpa Kabari Ruben Onsu, Komnas Anak Minta Keduanya Kesampingkan Ego
- Kolase tvOnenews.com / Instagram @sarwendah29 @ruben_onsu @agustinussirait.real
Ia juga menegaskan bahwa Komnas Anak memilih berfokus pada kepentingan anak, bukan kehidupan pribadi kedua orang tua yang telah berpisah.
"Sekali lagi, kalau memang kita sayang, cinta sama anak, kita fokus tentang anak-anak, bukan kehidupan pribadinya. Karena kehidupan pribadinya ya Sarwendah bertemu dengan siapa, Ruben Onsu bertemu dengan siapa. Makanya sejak awal Komnas Anak tidak mau ikut dalam masalah pribadi orang tua. Kita fokus kepada anak sendiri," tegas Agustinus Sirait.
Saat ditanya awak media mengenai kondisi kedua pihak yang terkesan saling menunggu untuk menjalin komunikasi, Agustinus kembali mengingatkan agar ego pribadi tidak menjadi penghalang demi kepentingan anak.
"Makanya sekali lagi saya informasikan, saya respons dengan cukup gamblang ya. Kalau kita sayang sama anak, kita harusnya membuang jauh-jauh ego kita. Kadang kita enggak suka, demi anak kita lakukan," ucap Agustinus Sirait.
Ia melanjutkan bahwa meski hubungan suami istri telah berakhir, kebutuhan anak untuk memiliki waktu bersama ayah dan ibu tetap harus dipenuhi.
"Mungkin kita punya, apalagi ini sudah berpisah ya, kita ada yang enggak suka melihat sisi dari pasangan kita. Kita buang jauh-jauh demi supaya terpenuhi kebutuhan anaknya. Kebutuhannya apa? Punya waktu bersama dengan Ruben, punya waktu bersama dengan Sarwendah. Kita buang semua ego itu," lanjut Agustinus Sirait.
Sebagai contoh, Agustinus menyinggung sejumlah figur publik yang dinilainya mampu menjaga komunikasi dengan mantan pasangan demi kepentingan anak.
"Saya kasih contoh mungkin ya, Gading Marten, Gisel. Mereka bisa memperlihatkan kepada anak-anaknya seolah-olah mereka masih sama-sama. Apakah mereka enggak punya konflik, enggak punya masalah pribadi? Pasti punya," ujar Agustinus Sirait.
"Tapi mereka buang jauh-jauh demi anaknya bisa melihat secara nyata. Saya sepertinya enggak ada beda jauh ya ketika ayah saya berpisah atau waktu sama-sama, enggak beda jauh. Itu yang harus diperjuangkan. Jadi anak itu tidak merasakan perbedaan ketika orang tuanya bersama atau berpisah. Itu kuncinya, salah satu yang bisa dicontoh," tutur Agustinus Sirait.
Load more