News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Pihak Sarwendah Minta Narasi Negatif Dihentikan, Sebut Anak Pasti Membela Ibunya jika Terus Disakiti

Pihak Sarwendah meminta narasi negatif dihentikan karena dinilai berdampak pada psikologis anak. Kuasa hukum menegaskan anak akan membela ibunya.
Jumat, 24 Juli 2026 - 10:18 WIB
Sarwendah, mantan istri Ruben Onsu
Sumber :
  • Instagram @sarwendah29

tvOnenews.com - Pihak Sarwendah meminta berbagai narasi negatif yang berkembang di ruang publik segera dihentikan. Kuasa hukum menilai framing yang terus diarahkan kepada kliennya bukan hanya berdampak pada Sarwendah, tetapi juga dapat memengaruhi kondisi psikologis anak-anak di tengah sengketa hak asuh.

Kuasa hukum Sarwendah menyampaikan pernyataan tersebut saat ditemui awak media usai sidang mediasi gugatan hak asuh anak yang diajukan Ruben Onsu terhadap Sarwendah pada Selasa, 22 Juli 2026. Mereka menyoroti berbagai isu yang belakangan ramai diperbincangkan mengenai kliennya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurut kuasa hukum, sejumlah narasi yang beredar mulai dari tudingan menjauhkan anak dari Ruben Onsu, dugaan eksploitasi anak, menghilangkan peran ayah, hingga polemik kepindahan Sarwendah dari rumah yang menjadi objek harta bersama dinilai terus menggiring opini publik.

Chris Sam Siwu selaku kuasa hukum Sarwendah mengingatkan bahwa dampak dari narasi tersebut tidak hanya dirasakan kliennya. Ia menilai anak-anak secara naluriah akan membela ibu mereka apabila melihat sang ibu terus disudutkan dan dibuat menangis.

"Dan gini kawan-kawan ya, perlu dipahami juga, mungkin ini buat masukan juga kepada kuasa hukum RO, bahwa semakin ibunya anak-anak ini terus dipojokkan, disakiti, kita sebagai seorang anak pasti akan membela mati-matian ibu kita ya," ucap Chris Sam Siwu selaku kuasa hukum Sarwendah dalam tayangan Intens Investigasi, Selasa (22/7/2026).

Chris Sam Siwu juga mengingatkan agar pihak-pihak tertentu berhati-hati dalam menyampaikan narasi yang belum tentu benar. Menurutnya, apabila anak-anak terus melihat ibunya menjadi sasaran framing negatif, hal tersebut dapat memengaruhi cara pandang mereka terhadap pihak yang dianggap memojokkan Sarwendah.

"Jadi hati-hati juga kalau nanti terus-terusan diframing, dibalikkan, diputarbalikkan suatu yang enggak benar yang membuat klien kami terus menangis dan anak-anaknya melihat, anak-anaknya juga makin tidak sayang nanti dengan orang yang memojokkan klien kami," ujar Chris Sam Siwu.

Ia menegaskan tidak menyebut nama pihak tertentu. Namun, menurutnya, anak-anak akan secara alami membela sosok ibu apabila mengetahui siapa yang terus memberikan tekanan kepada Sarwendah.

"Saya tidak bilang siapa ya, tapi anak-anak ini pasti akan membela ibunya dan kalau tahu yang memojokkan adalah A, ya pasti anak-anak juga tidak akan pernah bisa sayang dengan A itu ya," kata Chris Sam Siwu.

Karena itu, pihak Sarwendah meminta agar penggiringan opini yang dinilai tidak tepat segera dihentikan. Menurut Chris Sam Siwu, langkah tersebut penting demi menjaga kondisi psikologis anak-anak sekaligus memberikan ketenangan bagi kliennya.

"Jadi tolong sudah hilang ya framing-framing, penggiringan opini yang menurut saya tidak pas ya yang dilakukan oleh pihak-pihak mana pun juga. Kasihan nanti klien kami ujungnya ya," tutur Chris Sam Siwu.

Ia juga mengajak semua pihak menghormati proses hukum yang sedang berjalan. Menurutnya, baik perkara hak asuh anak maupun persoalan harta bersama telah memiliki jalur penyelesaian masing-masing di pengadilan sehingga tidak perlu terus diperdebatkan melalui opini publik.

"Jadi ya kita sudahi dululah terkait penggiringan opini. Sudah ada untuk hak asuh, sudah ada ranahnya. Nanti terhadap gono-gini juga ada ranahnya lagi. Monggo silakan kita buka lagi mungkin dengan gugatan gono-gini ya, silakan. Tapi prinsipnya klien kami pengin hidup tenang ya," jelas Chris Sam Siwu.

Sementara itu, kuasa hukum Sarwendah lainnya, Abraham Simon, juga mempertanyakan tujuan berbagai narasi yang terus bermunculan di ruang publik. Ia menyerahkan penilaian tersebut kepada masyarakat.

"Silakan nanti dikembalikan lagi ke publik. Publik bisa melihat ya siapa yang memberikan narasi-narasi terus-menerus begitu ya. Bisa ditanyakan tujuannya apa sih?" ujar Abraham Simon.

Abraham Simon menilai apabila tujuan utamanya berkaitan dengan gugatan hak asuh, maka proses tersebut telah memiliki mekanisme hukum yang sedang berjalan. Ia mempertanyakan alasan berbagai isu lain terus diangkat ke ruang publik.

"Kalau tujuannya hak asuh kan sudah ada medianya. Lalu narasi lagi, narasi lagi, harta rumah dibawa orang tua. Ini tujuannya apa? Ya, publik yang menilai tujuannya apa ya," pungkas Abraham Simon.

(anf)

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Piala Presiden, 1.500 Personel Polda Jabar Diturunkan

Piala Presiden, 1.500 Personel Polda Jabar Diturunkan

1.500 personel diturunkan untuk mengamankan penyelenggaraan turnamen Piala Presiden 2026 di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, yang dibuka pada Sabtu (25/7).
Satpam yang Tegur Alphard Terobos Lampu Merah Akhirnya Buka Suara, Polisi Selidiki Isu Dipaksa Sujud

Satpam yang Tegur Alphard Terobos Lampu Merah Akhirnya Buka Suara, Polisi Selidiki Isu Dipaksa Sujud

Video cekcok antara seorang petugas keamanan (satpam) dengan pengemudi Toyota Alphard di kawasan Bundaran Hotel Indonesia (HI), Jakarta Pusat, masih menjadi perbincangan.
Hajime Moriyasu Pamit dari Timnas Jepang, Piala Asia 2027 Jadi Panggung Perpisahan

Hajime Moriyasu Pamit dari Timnas Jepang, Piala Asia 2027 Jadi Panggung Perpisahan

Federasi Sepak Bola Jepang (JFA) resmi mengambil keputusan penting terkait kursi pelatih Timnas Jepang. Oiwa Go ditunjuk sebagai pelatih baru Samurai Biru.
Bersiaplah 5 Zodiak Paling Hoki dalam Karier 25 Juli 2026: Peluang Naik Jabatan hingga Dipuji Atasan

Bersiaplah 5 Zodiak Paling Hoki dalam Karier 25 Juli 2026: Peluang Naik Jabatan hingga Dipuji Atasan

Bersiaplah 5 zodiak yang diramal paling hoki dalam karier 25 Juli 2026, ada peluang naik jabatan hingga dipuji atasan. Ada zodiakmu?
3 Kasus Pelecehan Terbaru di Transportasi Umum, Modus Membuka Ritsleting hingga Merekam Diam-diam

3 Kasus Pelecehan Terbaru di Transportasi Umum, Modus Membuka Ritsleting hingga Merekam Diam-diam

Kasus Pelecehan di Transportasi Umum kembali menjadi sorotan. Simak tiga kasus terbaru di Transjakarta dan KRL dengan modus membuka ritsleting hingga merekam diam-diam.
Scout Camp 2026 Digelar di Thailand, Kontingen Pramuka Harumkan Nama Indonesia di Kancah Internasional

Scout Camp 2026 Digelar di Thailand, Kontingen Pramuka Harumkan Nama Indonesia di Kancah Internasional

Kontingen Pramuka sekolah mengharumkan Indonesia di International Education Adventure 4.0 (Scout Camp 2026) yang digelar di Sangkhom Islam Wittaya School, Sadao, Provinsi Songkhla, Thailand, pada 20–23 Juli 2026.

Trending

Ramalan Zodiak 25 Juli 2026: Aries Untung Besar, Cancer Tahan Jajan

Ramalan Zodiak 25 Juli 2026: Aries Untung Besar, Cancer Tahan Jajan

Ramalan zodiak keuangan 25 Juli 2026 hadir lengkap dengan angka keberuntungan! Aries untung besar dan Cancer diminta tahan jajan di Sabtu akhir pekan ini.
4 Shio yang Mendadak Cuan pada 25 Juli 2026, Siapa Saja?

4 Shio yang Mendadak Cuan pada 25 Juli 2026, Siapa Saja?

4 shio yang mendadak cuan pada 25 Juli 2026 sudah terungkap! Cek ramalan keuangan dan angka hoki 12 shio Sabtu besok dan temukan siapa yang paling beruntung!
Viral Sulitnya Cari Kerjaan, Wanita ini Menangis: Kalau Belum Diterima Mending Amplop Lamaran Dikembalikan

Viral Sulitnya Cari Kerjaan, Wanita ini Menangis: Kalau Belum Diterima Mending Amplop Lamaran Dikembalikan

Seorang wanita curhat dirinya masih kesuiltan mendapat pekerjaan. Pencaker itu menceritakan telah mengeluarkan banyak uang demi kerja viral di media sosial.
John Herdman Coret 24 Nama dari TC Timnas Indonesia Jelang Piala AFF 2026, Ada Amunisi Baru yang Bakal Gabung

John Herdman Coret 24 Nama dari TC Timnas Indonesia Jelang Piala AFF 2026, Ada Amunisi Baru yang Bakal Gabung

Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, akhirnya ungkap perkembangan terbaru terkait komposisi skuad Garuda jelang Piala AFF 2026. Ada 26 pemain dipertahankan.
Dirut Agrinas Buka Suara soal Anggaran Kipas Angin Kopdes Merah Putih Rp1,8 Triliun

Dirut Agrinas Buka Suara soal Anggaran Kipas Angin Kopdes Merah Putih Rp1,8 Triliun

Joao mengaku hanya mengetahui polemik tersebut dari pemberitaan media dan tidak memahami proses maupun pembahasan anggaran yang kini menjadi perhatian publik.
Kemenkes Ungkap Penyebab Meninggalnya dr. Zulfikar Drakel di Lampung Timur

Kemenkes Ungkap Penyebab Meninggalnya dr. Zulfikar Drakel di Lampung Timur

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mengatakan, hasil investigasi menunjukkan dr. Muhammad Zulfikar Drakel meninggal dunia akibat penyakit yang bersifat sensitif.
Selamat Berbahagia! 5 Zodiak Paling Hoki 25 Juli 2026: Kabar Baik soal Karier, Rezeki dan Kesuksesan Makin Dekat

Selamat Berbahagia! 5 Zodiak Paling Hoki 25 Juli 2026: Kabar Baik soal Karier, Rezeki dan Kesuksesan Makin Dekat

Selamat berbahagia bagi 5 zodiak ini, diprediksi paling hoki pada 25 Juli 2026, Leo dapat kabar baik soal karier, rezeki dan kesuksesan makin dekat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT