News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

3 Praktisi Hukum Nilai Peluang Hak Asuh Anak Ruben Onsu, Deolipa Yumara Sebut Sarwendah Masih Layak Mengasuh

Tiga praktisi hukum mengulas peluang Hak Asuh Anak antara Ruben Onsu dan Sarwendah. Deolipa Yumara menilai Sarwendah masih layak mengasuh anak-anaknya.
Jumat, 24 Juli 2026 - 11:19 WIB
Ruben Onsu dan Sarwendah
Sumber :
  • Youtube Nanda Persada dan Reyben Entertainment

tvOnenews.com - Sidang mediasi pertama Hak Asuh Anak antara Ruben Onsu dan Sarwendah belum menghasilkan kesepakatan. Di tengah proses yang masih berlanjut, tiga praktisi hukum memberikan analisis mengenai peluang masing-masing pihak. Salah satunya, Deolipa Yumara, menilai Sarwendah masih memiliki posisi yang kuat sebagai pengasuh anak.

Sidang mediasi gugatan hak asuh anak Ruben Onsu terhadap Sarwendah digelar di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan pada Rabu, 22 Juli 2026. Karena belum mencapai kesepakatan, hakim mediator menjadwalkan mediasi lanjutan pada 6 Agustus 2026.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Di tengah proses tersebut, tiga praktisi hukum menyampaikan pandangan mereka mengenai peluang kedua belah pihak dalam sengketa hak asuh anak.

1. Ilal Ferhard Menilai Ruben Onsu Punya Alasan Kuat Mengajukan Gugatan

Ilal Ferhard menilai sengketa hak asuh anak harus mengacu pada Undang-Undang Perlindungan Anak yang mengutamakan kepentingan terbaik bagi anak. Menurutnya, Ruben Onsu memiliki kekhawatiran terhadap kondisi mental, pendidikan, dan lingkungan tumbuh kembang anak sehingga mengajukan gugatan.

"Kan gini ya, ini kan kita juga mengetahui bahwa negara kita ada yang namanya Undang-Undang Perlindungan Anak. Artinya, kita mengacu pada undang-undang untuk persoalan anak. Nah, anak ini tentunya kita lihat posisinya masih di bawah umur dan dia masih perlu figur dari orang tua, entah itu dari ibunya atau dari bapaknya," ucap Ilal Ferhard dalam tayangan Intens Investigasi.

Ia menilai alasan Ruben patut dipertimbangkan oleh majelis hakim, "Nah, arti di sini kan Ruben melihat kekhawatiran dari anak tersebut, dari mentalnya, dari persoalan jiwanya. Karena mungkin dianggap oleh Ruben bahwa ibunya ini tidak mampu mengurus anak-anak tersebut."

"Nah, jadi saya pikir hak asuh ini harus dimenangkan oleh Ruben kalau menurut saya. Kenapa? Karena Ruben ini sebetulnya ada kekhawatiran agar anak ini tidak salah arah dan tetap berada dalam naungan orang tua," jelasnya.

Ilal Ferhard juga menyebut dugaan pengaruh lingkungan baru maupun aktivitas live streaming yang melibatkan anak dapat menjadi bukti pendukung apabila dibuktikan di persidangan.

Meski demikian, ia berharap perkara ini tetap bisa diselesaikan melalui mediasi.

"Mudah-mudahan nanti dari Pengadilan Negeri, dalam proses mediasi ini bisa memberikan win-win solution, jangan sampai masuk ke pokok perkara," katanya.

2. Rima Emma Ferhard Sebut Peluang Ruben Besar Jika Dalilnya Terbukti

Rima Emma Ferhard menilai peluang Ruben Onsu akan semakin besar apabila dapat membuktikan bahwa ibu tidak mampu menjalankan fungsi pengasuhan secara optimal.

"Tapi kalau ibunya menurut pendapat dari mantan suaminya atau mungkin keluarganya dianggap tidak mampu atau kurang baik untuk akhlak anak, itu bisa. Jadi ada alasan kenapa pasti Ruben punya alasan," ujar Rima Emma Ferhard.

Menurutnya, perubahan lingkungan Sarwendah setelah memiliki pasangan baru juga bisa menjadi salah satu pertimbangan.

"Kenapa tiba-tiba dia minta anak? Alasannya mungkin karena mantan istrinya sudah punya pacar baru, terus lingkungan," ujarnya.

Rima Emma Ferhard juga menyinggung penggunaan anak dalam konten digital.

"Sebenarnya kita punya Undang-Undang Perlindungan Anak yang sudah direvisi. Mungkin saya lihat dari situ, mungkin yang suka dipakai-pakai anaknya buat konten-konten, mungkin bapaknya tidak suka menggunakan anak dulu."

"Kalau saya bilang mungkin lebih dari 50 persen. Kalau memang ada kesalahan yang banyak di ibunya, itu bisa menang. Menurut saya peluangnya besar untuk menang," tambahnya.

3. Deolipa Yumara Nilai Sarwendah Masih Layak Mempertahankan Hak Asuh Anak

Berbeda dengan dua praktisi hukum sebelumnya, Deolipa Yumara menilai Ruben Onsu dan Sarwendah sama-sama memiliki posisi yang kuat. Namun, ia menegaskan belum ada bukti yang menunjukkan Sarwendah lalai menjalankan kewajibannya sebagai ibu.

"Sama-sama kuat. Pertama, Sarwendah tidak terlalu membuat kelakuan yang buruk terhadap anak-anaknya. Terbukti dia masih mengayomi anak-anaknya, kemudian mengasuh, menyekolahkan, kemudian dia merawat anak-anaknya dan anak-anaknya dekat sama dia. Tiap hari ada Sarwendah," ujar Deolipa Yumara.

Ia menegaskan Sarwendah masih layak mempertahankan hak asuh karena tetap memenuhi kebutuhan anak-anaknya.

"Jadi Sarwendah bukan ingkar atau lalai. Kalau orang tua atau ibu itu ingkar atau lalai, dia tinggalkan anak-anaknya, anak-anaknya tidak sekolah, tidak diberi makan, tidak dinafkahi. Tapi kan kita tidak dapat Sarwendah melakukan itu."

"Jadi dia punya posisi yang kuat untuk mempertahankan hak asuhnya. Nah, Ruben Onsu juga berusaha memperjuangkan hak asuhnya dengan alasan-alasan yang mereka kemukakan," kata Deolipa Yumara.

Deolipa juga mengingatkan agar proses mediasi diutamakan karena persidangan yang panjang dapat berdampak pada psikologis anak. Menurutnya, jika perkara berlangsung hingga anak berusia di atas 12 tahun, mereka berhak memilih sendiri akan tinggal bersama ayah atau ibunya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sebagai informasi, sidang mediasi gugatan Hak Asuh Anak antara Ruben Onsu dan Sarwendah belum menghasilkan kesepakatan. Hakim mediator telah menjadwalkan mediasi lanjutan pada Kamis, 6 Agustus 2026. Hasil dari proses tersebut akan menjadi penentu apakah perkara dapat diselesaikan secara damai atau berlanjut ke pemeriksaan pokok perkara di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.

(anf)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Hasil Latihan Bebas 2 F1 GP Spanyol 2026: Dominasi Mercedes Berlanjut, Giliran Kimi Antonelli jadi yang Tercepat

Hasil Latihan Bebas 2 F1 GP Spanyol 2026: Dominasi Mercedes Berlanjut, Giliran Kimi Antonelli jadi yang Tercepat

Hasil Latihan bebas 2 F1 GP Spanyol 2026 yang kembali dikuasai oleh Mercedes, kali ini lewat pemuncak klasemen sementara, Kimi Antonelli pada Jumat 11 September
Pembalap Muda Ini Sabet Juara Nasional Gokart

Pembalap Muda Ini Sabet Juara Nasional Gokart

Michael Vino Satrio menyabet gelar juara nasional ajang MiniRok Eshark Rok Cup Indonesia 2026.
Lensa Berbicara: PFI Gelar Doa Bersama untuk Jurnalis yang Hilang Kontak di Gunung Anak Krakatau

Lensa Berbicara: PFI Gelar Doa Bersama untuk Jurnalis yang Hilang Kontak di Gunung Anak Krakatau

Pewarta Foto Indonesia (PFI) menggelar doa bersama untuk lima jurnalis dan tiga kru kapal yang hilang kontak saat melakukan peliputan Gunung Anak Krakatau. Kegiatan tersebut berlangsung di kawasan Bundaran Hotel Indonesia (HI), Jakarta Pusat, Jumat (11/9/2026).
Trofi FIFA ASEAN Cup 2026 Dikirim Langsung dari Swiss, PSSI Pamerkan di Indonesia Sports Summit

Trofi FIFA ASEAN Cup 2026 Dikirim Langsung dari Swiss, PSSI Pamerkan di Indonesia Sports Summit

Trofi tersebut didatangkan langsung oleh FIFA dari Zurich, Swiss dan telah tiba di Jakarta sehari sebelumnya, Kamis (10/9/2026).
Hutan Indonesia Terancam Perubahan Iklim, Kolaborasi Pelestarian Diperkuat

Hutan Indonesia Terancam Perubahan Iklim, Kolaborasi Pelestarian Diperkuat

Keberadaan hutan tidak hanya berkaitan dengan kawasan konservasi, tetapi juga berpengaruh langsung terhadap ketersediaan air, udara, pangan, dan ketahanan masyarakat menghadapi perubahan iklim.
Persija Vs Persib: Intip Profil Pengandil El Classico Liga Indonesia, Yudai Yamamoto yang Tengah Diinvestigasi oleh Jepang

Persija Vs Persib: Intip Profil Pengandil El Classico Liga Indonesia, Yudai Yamamoto yang Tengah Diinvestigasi oleh Jepang

I.League pun resmi menunjuk wasit asing asal Jepang, Yudai Yamamoto untuk memimpin pertandingan Persija melawan Persib di Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta, pada Sabtu (12/9/2026). 

Trending

Hutan Indonesia Terancam Perubahan Iklim, Kolaborasi Pelestarian Diperkuat

Hutan Indonesia Terancam Perubahan Iklim, Kolaborasi Pelestarian Diperkuat

Keberadaan hutan tidak hanya berkaitan dengan kawasan konservasi, tetapi juga berpengaruh langsung terhadap ketersediaan air, udara, pangan, dan ketahanan masyarakat menghadapi perubahan iklim.
Persija Vs Persib: Intip Profil Pengandil El Classico Liga Indonesia, Yudai Yamamoto yang Tengah Diinvestigasi oleh Jepang

Persija Vs Persib: Intip Profil Pengandil El Classico Liga Indonesia, Yudai Yamamoto yang Tengah Diinvestigasi oleh Jepang

I.League pun resmi menunjuk wasit asing asal Jepang, Yudai Yamamoto untuk memimpin pertandingan Persija melawan Persib di Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta, pada Sabtu (12/9/2026). 
Lensa Berbicara: PFI Gelar Doa Bersama untuk Jurnalis yang Hilang Kontak di Gunung Anak Krakatau

Lensa Berbicara: PFI Gelar Doa Bersama untuk Jurnalis yang Hilang Kontak di Gunung Anak Krakatau

Pewarta Foto Indonesia (PFI) menggelar doa bersama untuk lima jurnalis dan tiga kru kapal yang hilang kontak saat melakukan peliputan Gunung Anak Krakatau. Kegiatan tersebut berlangsung di kawasan Bundaran Hotel Indonesia (HI), Jakarta Pusat, Jumat (11/9/2026).
Kemendikdasmen Miliki Target Revitalisasi 71.744 Sekolah di Tahun 2026, Prioritas di Daerah Bencana dan 3T

Kemendikdasmen Miliki Target Revitalisasi 71.744 Sekolah di Tahun 2026, Prioritas di Daerah Bencana dan 3T

Pemerintah melalui Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) menargetkan revitalisasi terhadap puluhan ribu sekolah di tahun 2026.
Menkum Minta Masukan Kadin Terkait RUU Kadin dan Izin Perwakilan Kadin Luar Negeri

Menkum Minta Masukan Kadin Terkait RUU Kadin dan Izin Perwakilan Kadin Luar Negeri

Kementerian Hukum (Kemenkum) mempererat kolaborasi strategis bersama Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia.
Trofi FIFA ASEAN Cup 2026 Dikirim Langsung dari Swiss, PSSI Pamerkan di Indonesia Sports Summit

Trofi FIFA ASEAN Cup 2026 Dikirim Langsung dari Swiss, PSSI Pamerkan di Indonesia Sports Summit

Trofi tersebut didatangkan langsung oleh FIFA dari Zurich, Swiss dan telah tiba di Jakarta sehari sebelumnya, Kamis (10/9/2026).
Setelah Bikin Evan Dimas Pensiun Dini, Doan Van Hau Bikin Sesama Pemain Timnas Vietnam Cedera Parah

Setelah Bikin Evan Dimas Pensiun Dini, Doan Van Hau Bikin Sesama Pemain Timnas Vietnam Cedera Parah

Kembali membela klubnya, Cong An Ha Noi, Doan Van Hau justru membuat pemain Timnas Vietnam, Ngoc Tan Doan cedera parah. 
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT