Warga Jabar Berhasil Tangkap Terduga Pelaku Kejahatan, Dedi Mulyadi: Bonus Sayembaranya Pasti Diberikan
- jabarprov.go.id
tvOnenews.com - Program sayembara yang digagas Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mulai mendapat respons dari masyarakat.
Belum lama setelah sayembara diumumkan, sekelompok warga yang merupakan driver pengantar makanan online mengunggah video yang memperlihatkan keberhasilan mereka menangkap seorang terduga pelaku kejahatan.
Dalam video yang beredar di media sosial, tampak sejumlah warga turut membantu mengamankan terduga pelaku.
Setelah berhasil diringkus, pria tersebut kemudian diserahkan ke kantor kepolisian setempat untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.
Sebelumnya, Dedi Mulyadi meluncurkan program sayembara sebagai upaya melibatkan masyarakat dalam mencegah aksi kriminalitas yang belakangan marak terjadi di Jawa Barat, seperti begal, jambret, copet, hingga perampokan.
Melalui program tersebut, Pemerintah Provinsi Jawa Barat menyiapkan hadiah mulai dari Rp5 juta hingga Rp50 juta bagi warga yang berhasil melumpuhkan pelaku kejahatan dan menyerahkannya kepada aparat kepolisian.
- tvOnenews.com Edit / YouTube KDM / tvOnenews.com - ANF
Menanggapi video penangkapan yang diunggah para driver pengantar makanan online, Dedi Mulyadi menyampaikan apresiasi kepada masyarakat yang telah berpartisipasi menjaga keamanan lingkungan.
"Terima kasih ya sudah berpartisipasi untuk melakukan aksi pencegahan terjadinya kejahatan, sehingga terduga pelaku bisa diserahkan ke kepolisian dan selanjutnya nanti tim saya akan berkoordinasi dengan jajaran kepolisian," kata Dedi Mulyadi.
Ia juga memastikan bahwa warga yang memenuhi ketentuan sayembara tidak perlu khawatir mengenai hadiah yang telah dijanjikan.
"Maka tidak usah khawatir, bonus sayembaranya nanti pasti akan kami berikan, hatur nuhun," lanjutnya.
Dedi menjelaskan, proses penyaluran hadiah akan dilakukan setelah timnya berkoordinasi dengan pihak kepolisian.
Hal itu dilakukan untuk memastikan seluruh proses penangkapan berjalan sesuai prosedur dan memenuhi syarat yang telah ditetapkan.
- jabarprov.go.id
Sebelumnya, Dedi juga telah menepis anggapan bahwa program sayembara tersebut bisa dimanfaatkan melalui rekayasa.
Menurutnya, setiap orang yang ditangkap sebagai pelaku kejahatan akan diproses oleh kepolisian sesuai ketentuan hukum yang berlaku.
Dengan mekanisme tersebut, upaya berpura-pura menjadi pelaku kejahatan demi mendapatkan hadiah dinilai sangat berisiko.
Selain tidak mudah dilakukan, pihak yang terbukti merekayasa penangkapan juga dapat berhadapan dengan proses hukum.
Melalui program ini, Pemerintah Provinsi Jawa Barat berharap partisipasi masyarakat dalam membantu mencegah tindak kriminal semakin meningkat, namun tetap mengutamakan keselamatan dan menyerahkan seluruh proses hukum kepada aparat kepolisian. (gwn)
Load more