Viral Driver Ojol Tangkap Remaja Bawa Sajam, Dedi Mulyadi Pastikan Bonus Sayembara Cair
- YouTube/KANG DEDI MULYADI CHANNEL
tvOnenews.com - Aksi sejumlah pengemudi ojek online (ojol) yang berhasil mengamankan sekelompok remaja diduga hendak melakukan aksi kriminal di Baleendah, Kabupaten Bandung, menjadi perbincangan luas di media sosial.
Keberanian para driver ojol itu pun mendapat apresiasi langsung dari Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi, yang memastikan mereka berhak menerima bonus dari program sayembara antikejahatan.
Peristiwa tersebut viral setelah sebuah video diunggah oleh akun TikTok @ikhsan_hardinasyah. Rekaman yang diambil di depan Mapolsek Baleendah itu memperlihatkan sejumlah pengemudi ojol menyerahkan beberapa remaja kepada aparat kepolisian setelah berhasil mengamankan mereka.
- TikTok @dedimulyadiofficial
Dalam video tersebut, salah seorang pengemudi ojol menjelaskan bahwa para remaja yang diamankan diduga membawa senjata tajam saat hendak melakukan aksinya.
"Pak Dedi, Pak Dedi, nih. Sampah masyarakat tertangkap, Pak Dedi. Tuh, jelasin dong. Anak-anak masih sekolah sudah bawa-bawa samurai (senjata tajam), Pak Dedi," ujar salah satu driver ojol dalam video yang beredar.
Video itu kemudian menarik perhatian Dedi Mulyadi.
Melalui unggahan di media sosialnya pada Jumat (24/7/2026), ia menyampaikan apresiasi kepada para pengemudi ojol yang dinilai telah berperan aktif membantu mencegah potensi tindak kriminal sebelum para terduga pelaku diserahkan kepada pihak kepolisian.
- tvOnenews.com Edit / YouTube KDM / tvOnenews.com - ANF
Menurut Dedi, tindakan cepat masyarakat seperti yang dilakukan para driver ojol merupakan bentuk kepedulian terhadap keamanan lingkungan dan patut mendapat penghargaan.
"Terima kasih ya, telah berpartisipasi untuk melakukan upaya pencegahan terjadinya kejahatan. Sehingga terduga pelaku bisa diserahkan ke jajaran Kepolisian," kata Dedi Mulyadi.
Ia juga memastikan bahwa tim Pemerintah Provinsi Jawa Barat akan berkoordinasi dengan kepolisian untuk memverifikasi peristiwa tersebut.
Apabila seluruh prosedur telah dipenuhi, para pengemudi ojol yang terlibat akan menerima bonus sesuai program sayembara yang telah diumumkan sebelumnya.
"Selanjutnya nanti tim saya akan berkoordinasi dengan jajaran Kepolisian. Akang-akang tidak usah khawatir, bonus sayembara nanti pasti kami berikan. Terima kasih, hatur nuhun," ujar KDM.
- Antara
Program sayembara tersebut sebelumnya diluncurkan sebagai salah satu upaya menekan angka kejahatan jalanan di Jawa Barat.
Pemerintah Provinsi Jawa Barat menjanjikan hadiah mulai Rp5 juta hingga Rp50 juta bagi warga yang berhasil membantu melumpuhkan pelaku kejahatan, seperti begal, jambret, pencuri, maupun perampok, kemudian menyerahkannya kepada aparat kepolisian dalam keadaan hidup.
"Bagi yang bisa melumpuhkan maling, copet, jambret, begal, hingga rampok, kami siapkan hadiah dari Rp5 juta sampai Rp50 juta. (Untuk warga) yang mampu melumpuhkan berbagai aksi kejahatan dan menyerahkannya ke kepolisian dalam keadaan hidup," katanya.
Selain memberikan insentif kepada masyarakat, Dedi juga menginstruksikan peningkatan langkah pencegahan melalui patroli malam, kesiapsiagaan Satpol PP dan petugas pemadam kebakaran di titik-titik rawan, serta mengaktifkan kembali kegiatan siskamling di lingkungan warga.
Menurutnya, pemberantasan kejahatan tidak hanya menjadi tugas aparat penegak hukum, tetapi juga membutuhkan keterlibatan aktif seluruh elemen masyarakat.
Kolaborasi antara pemerintah, kepolisian, TNI, dan warga diharapkan mampu menciptakan lingkungan yang lebih aman serta menekan angka kriminalitas di berbagai wilayah Jawa Barat. (asl)
Load more