News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Sarwendah Klarifikasi Alasan Laporkan Akun Medsos ke Polisi, Sebut Ada Fitnah Besar

Sarwendah Laporkan Akun Medsos ke polisi setelah keluarganya menjadi sasaran fitnah. Sarwendah mengaku langkah itu diambil demi melindungi anak dan nama baik keluarga.
Kamis, 30 Juli 2026 - 11:56 WIB
Sarwendah Tan
Sumber :
  • YouTube CURHAT BANG Denny Sumargo

tvOnenews.com - Sarwendah akhirnya buka suara mengenai alasan melaporkan sejumlah akun media sosial ke polisi. Sarwendah Laporkan Akun Medsos setelah berbagai narasi yang beredar dinilai telah berubah menjadi fitnah yang menyerang nama baik keluarga, anak-anak, hingga mendiang ayahnya.

Sarwendah menegaskan keputusan tersebut bukan karena dirinya antikritik terhadap pendapat publik. Menurut mantan istri Ruben Onsu itu, laporan dibuat karena sejumlah akun media sosial diduga menyebarkan informasi bohong, tuduhan tanpa dasar, hingga ujaran bernada SARA yang berdampak besar terhadap keluarganya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sarwendah juga mengungkap bahwa langkah hukum tersebut berawal dari kesedihan sang ibu yang tidak tega melihat putrinya terus menjadi sasaran hujatan di media sosial. Bahkan, ibunya disebut menjadi sosok yang mendorong sekaligus menunjuk kuasa hukum untuk melaporkan akun-akun yang diduga menyebarkan fitnah.

Sebelumnya, Sarwendah telah resmi melaporkan sejumlah akun media sosial ke Polres Metro Jakarta Selatan atas dugaan fitnah dan pencemaran nama baik. Laporan pertama diajukan pada 26 Juni 2026, kemudian pada 29 Juni 2026 ia kembali mendatangi Polres Metro Jakarta Selatan bersama kuasa hukumnya untuk melengkapi berkas dan menyerahkan bukti tambahan.

Dalam proses penyelidikan, Sarwendah juga telah menjalani pemeriksaan oleh penyidik. Ia menjawab sekitar 21 pertanyaan terkait laporan tersebut, sementara tim kuasa hukumnya menyerahkan bukti digital berupa tangkapan layar serta rekaman video dari unggahan akun-akun media sosial yang dianggap menyebarkan konten hoaks.

Berdasarkan penjelasan kuasa hukumnya, laporan tersebut menyasar sekitar 10 akun media sosial di berbagai platform, termasuk TikTok dan Instagram. Akun-akun itu diduga secara masif menyebarkan potongan video serta narasi yang dinilai menyesatkan dan mencemarkan nama baik Sarwendah beserta keluarganya.

Dalam podcast YouTube Denny Sumargo, Sarwendah menjelaskan bahwa keputusan membawa persoalan tersebut ke ranah hukum bukan semata-mata karena dirinya merasa diserang secara pribadi. Ia mengaku lebih memikirkan perasaan ibunya yang terus mengikuti pemberitaan di media sosial.

"Saya sebagai seorang ibu bagi anak-anak saya, saya pun tetap menjadi anak bagi ibu saya. Mama saya baca berita dari teman-teman, dia sakit, dan dia merasa sedih. Apa sih? Sakit hati anaknya dikatain dan difitnah yang paling penting. Dan difitnahnya bukan cuma saya doang, tapi keluarga-keluarga saya, dan itu udah masuk ranah fitnah, Koh, dan SARA istilahnya," jawab Sarwendah.

Sarwendah mengatakan ibunya menjadi orang yang paling terpukul melihat berbagai tuduhan yang beredar. Menurutnya, sang ibu merasa nama baik keluarga telah dirusak sehingga meminta agar persoalan tersebut tidak lagi didiamkan.

"Mama saya langsung bilang, 'Ya udah.' Makanya pengacara saya kenapa beda, Koh, karena pengacara yang ini mama saya yang tunjuk buat laporin. Karena ini sudah mencemarkan nama baik keluarga dan almarhum papa saya," ujar Sarwendah.

Saat Denny Sumargo menanyakan bentuk fitnah yang dimaksud, Sarwendah mengungkap bahwa mendiang ayahnya ikut terseret dalam berbagai narasi yang beredar di media sosial. Ia mengaku keluarganya dituduh melakukan hal-hal yang sama sekali tidak pernah terjadi.

"Iya, pokoknya udah difitnah lah. Tumbal pesugihan. Dibilang aku menumbalkan papaku untuk pesugihan Gunung Kawi. Aku dikata-katain dengan bahasa yang tidak pantas," ungkap Sarwendah.

Tak hanya itu, Sarwendah juga mengaku menerima berbagai hinaan bernada kasar yang menurutnya sangat melukai perasaan sang ibu. Hinaan tersebut bahkan dikaitkan dengan latar belakang etnisnya sehingga membuat keluarga merasa perlu mengambil tindakan hukum.

"Lonte lah, jual diri lah. Emang Cindo kan pasti jual diri. Mami aku sedih lah, anaknya yang dia didik, dia sayang baik-baik, ya diomongin kayak begitu. Jadi ya ada beberapa akun jadinya yang dilaporin," jelas Sarwendah.

Selain membahas alasan pelaporan akun media sosial, Sarwendah juga meluruskan isu yang sempat viral mengenai tuduhan dirinya melakukan pesugihan di Gunung Kawi. Ia menegaskan kabar tersebut tidak benar dan merupakan salah satu narasi yang kemudian berkembang liar di media sosial.

Menurut Sarwendah, kedatangannya ke Gunung Kawi pada masa pandemi Covid-19 semata-mata untuk proses syuting program YouTube milik MOP Channel bertajuk KBP (Kakak Beradik Podcast) The Lost World. Selama berada di lokasi, ia bersama seluruh kru hanya mengikuti adat setempat dengan meminta izin sebelum syuting dan menikmati hidangan yang disediakan warga.

Sarwendah memastikan tidak pernah melakukan ritual pesugihan seperti yang dituduhkan. Bahkan, ia menyebut bisa menjamin "1000 persen" bahwa kunjungannya ke Gunung Kawi tidak berkaitan dengan praktik mistis apa pun. Klarifikasi tersebut disampaikan agar publik tidak lagi mempercayai informasi yang beredar tanpa dasar.

Kuasa hukum Sarwendah juga menegaskan bahwa laporan ke kepolisian sama sekali tidak berkaitan dengan persoalan pribadinya bersama Ruben Onsu. Laporan tersebut murni ditujukan kepada para pemilik akun media sosial yang diduga menyebarkan fitnah dan pencemaran nama baik.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Melalui langkah hukum yang ditempuh, Sarwendah berharap penyebaran informasi bohong yang menyerang dirinya dan keluarganya dapat dihentikan. Ia juga ingin memberikan perlindungan terhadap anak-anaknya agar jejak digital berisi fitnah tidak terus berkembang dan berdampak pada kehidupan mereka di masa mendatang.

(Anf)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Hari ini, Kejagung Periksa Tan Kian Terkait Kasus yang Seret Eks Jampidsus Febrie Adriansyah

Hari ini, Kejagung Periksa Tan Kian Terkait Kasus yang Seret Eks Jampidsus Febrie Adriansyah

Kejaksaan Agung RI melakukan pemeriksaan terhadap pemilik Pacific Place, Tan Kian, terkait kasus yang menyeret mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah
Dari Anak Buruh Bangunan hingga Peraih Kartika Astha Brata, Aji Bayu Ramadhan Buktikan Mimpi Tak Mengenal Batas

Dari Anak Buruh Bangunan hingga Peraih Kartika Astha Brata, Aji Bayu Ramadhan Buktikan Mimpi Tak Mengenal Batas

Di daerah yang akses informasinya terbatas, Aji Bayu tumbuh dalam keluarga sederhana yang hidup dari kerja keras dan ketekunan
Selama Muktamar ke-35 NU, Santri Bahrul Ulum Tambakberas Belajar Daring

Selama Muktamar ke-35 NU, Santri Bahrul Ulum Tambakberas Belajar Daring

Pelaksanaan Muktamar ke-35 NU di Ponpes Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang, membuat ribuan santri menjalani pembelajaran daring demi mendukung persiapan acara.
Siswa SD di Boyolali dapat Pengakuan NASA Usai Menemukan Celah Sistem Keamanannya, Gubernur Jateng Beri Hadiah Laptop

Siswa SD di Boyolali dapat Pengakuan NASA Usai Menemukan Celah Sistem Keamanannya, Gubernur Jateng Beri Hadiah Laptop

Ibrahim Al Abrar, Siswa SD Negeri 3 Genengsari, Kecamatan Kemusu, Kabupaten Boyolali ini mendapat pengakuan resmi dari Badan Penerbangan dan Antariksa Amerika Serikat (NASA).
Kronologi Perangkat Desa di Pekalongan Ditemukan Tewas di Sawah, Berawal dari Pelaku Kesal Sering Disuruh

Kronologi Perangkat Desa di Pekalongan Ditemukan Tewas di Sawah, Berawal dari Pelaku Kesal Sering Disuruh

Berikut kronologi lengkap jasad Rusyanto (57), perangkat Desa Kalipancur, Pekalongan ditemukan tewas di area sawah akibat dibunuh oleh pelaku yakni tetangganya.
Daftar 23 Pemain Dibawa John Herdman ke Thailand untuk Laga Timnas Indonesia Vs Timor Leste di Piala AFF 2026

Daftar 23 Pemain Dibawa John Herdman ke Thailand untuk Laga Timnas Indonesia Vs Timor Leste di Piala AFF 2026

Total ada 23 pemain Timnas Indonesia yang dibawa John Herdman terbang ke Thailand. Nantinya, daftar nama-nama yang dibawa bakal disiapkan untuk melakoni laga lanjutan Piala AFF 2026.

Trending

Kejagung Mutasi Besar-besaran, Ini Daftar 90 Kajari yang Diganti

Kejagung Mutasi Besar-besaran, Ini Daftar 90 Kajari yang Diganti

Kejaksaan Agung RI melakukan mutasi terhadap 90 Kepala Kejaksaan Negeri di wilayah Indonesia
Viral Dugaan Pelecehan Seksual Anak di Toilet Masjid Kudus, Sang Ibu Pergoki Aksi OTK Lagi Rekam Buah Hatinya

Viral Dugaan Pelecehan Seksual Anak di Toilet Masjid Kudus, Sang Ibu Pergoki Aksi OTK Lagi Rekam Buah Hatinya

Seorang ibu melabrak pria tak dikenal diduga melakukan tindakan pelecehan pada anaknya. Buah hatinya diduga direkam di toilet masjid di Kudus, Jawa Tengah.
Viral Pergoki Suami Diduga Lagi Selingkuh dengan Wanita Lain, Getaran Doa sang Istri Langsung Dipuji Warganet

Viral Pergoki Suami Diduga Lagi Selingkuh dengan Wanita Lain, Getaran Doa sang Istri Langsung Dipuji Warganet

Sebuah video viral memperlihatkan seorang istri memergoki sang suami diduga lagi selingkuh dengan wanita lain. Perempuan itu lebih pilih berdoa dipuji warganet.
Terbongkar, 50 Adegan Rekonstruksi Ungkap Detik-detik Maut Kasus Santri Terbakar di Lombok Tengah

Terbongkar, 50 Adegan Rekonstruksi Ungkap Detik-detik Maut Kasus Santri Terbakar di Lombok Tengah

Misteri kasus kebakaran yang menimpa sejumlah santri di sebuah pondok pesantren di wilayah Kecamatan Batukliang, Kabupaten Lombok Tengah, mulai menemui titik terang. 
Nasib Program MBG akan Diputus MK Kamis Ini

Nasib Program MBG akan Diputus MK Kamis Ini

Hari ini, Kamis (30/7), Mahkamah Konstitusi (MK) menjadwalkan sidang pengucapan putusan atau ketetapan gugatan program Makan Bergizi Gratis (MBG). 
Harga Emas Antam Hari Ini 30 Juli 2026 Naik Rp15.000 Jadi Rp2.616.000 per Gram, Buyback Ikut Naik

Harga Emas Antam Hari Ini 30 Juli 2026 Naik Rp15.000 Jadi Rp2.616.000 per Gram, Buyback Ikut Naik

Harga emas Antam hari ini 30 Juli 2026 yang dipantau dari laman Logam Mulia terpantau naik Rp15.000.
3 Pengakuan Sarwendah soal Dampak Konflik dengan Ruben Onsu pada Anak, Sebut Alami Tantrum hingga Dibully

3 Pengakuan Sarwendah soal Dampak Konflik dengan Ruben Onsu pada Anak, Sebut Alami Tantrum hingga Dibully

Sarwendah blak-blakan soal dampak konflik panjangnya dengan Ruben Onsu terhadap anak-anak, mulai dari tantrum hingga dibully di sekolah. Simak selengkapnya.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT