News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

3 Fakta Terbaru Kasus Yurizal Pasien BPJS yang Dicibir Oknum Nakes Viral di Medsos

Sebelumnya Yurizal mengaku sebagai pasien yang menggunakan BPJS Kesehatan menunggu lama. Masuk ke Rumah Sakit hingga dirinya dikabarkan telah meninggal dunia.
Jumat, 7 Agustus 2026 - 09:45 WIB
Yurizal Tri Chaerawan.
Sumber :
  • X @LambeSahamjja

Jakarta, tvonenews.com- Media sosial (Medsos) akhir-akhir ini memunculkan satu nama bernama Yurizal. Sosok pria yang mengaku sebagai pasien BPJS Kesehatan dikabarkan meninggal dunia.

Kabar Yurizal sebelum meninggal dunia sudah mencuri perhatian warganet di medsos. Sebab curhat malah dicibir beberapa oknum nakes.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Bahkan kabari soal Yurizal pasien BPJS ini, mendapatkan perhatian dari Menteri Kesehatan dan pihak BPJS Kesehatan.

Ilustrasi Dokter Hina Pasien BPJS Akhirnya Minta Maaf, Kasus Yurizal Jadi Pengingat Keras Sumpah Profesi Tenaga Kesehatan
Ilustrasi Dokter Hina Pasien BPJS Akhirnya Minta Maaf, Kasus Yurizal Jadi Pengingat Keras Sumpah Profesi Tenaga Kesehatan
Sumber :
  • Gambar ilustrasi AI

Sehubungan dengan kabar Yurizal pasien BPJS yang viral, ada 3 fakta terbaru yang perlu diketahui publik, antara lain:

1. Menteri Kesehatan Berpeluang Beri Sanksi

Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin baru-baru ini menyampaikan, keprihatinannya pada kabar pasien BPJS Yurizal tuai cibiran dari oknum Nakes.

Dalam keterangannya, Budi akan mendalami kasus ini. Terlebih mengecek status kepegawaian tenaga kesehatan (Nakes) sebelum memberikan sanksi.

Dia juga menambahkan kalau sedih. karena adanya tenaga kesehatan (Nakes) yang malah terkesan, seakan tidak memiliki empati atas curhatan Yurizal di media sosial (Medsos).

Yurizal Tri Chaerawan.
Yurizal Tri Chaerawan.
Sumber :
  • X @LambeSahamjja

"Saya sedih sekali melihat, tenaga kesehatan itu dan juga tenaga-tenaga profesi lainnya yang melayani masyarakat itu harus memiliki empati yang baik. Kasihan masyarakat kita kalau kita kemudian tidak, kita nirempati seperti itu,” kata Menkes,.dalam antara, Kamis (6/8).

"Tindakan selanjutnya, nanti kita akan cek apakah yang bersangkutan statusnya itu pegawai atau masih pelajar," jelas Menkes Budi Gunadi.

2. BPJS kesehatan Meminta Maaf dan Mendalami Kasus

Kepala Humas BPJS Kesehatan, Rizzky Anugerah kepada tvonenews.com, pihaknya mengucapkan belasungkawa atas kabar tersebut.

Menurut Rizzky, BPJS Kesehatan akan memastikan setiap penggunanya untuk mendapatkan pelayanan yang baik. Disesuaikan hak dan ketentuan yang berlaku.

Sementara untuk memastikan almarhum Yurizal yang membagikan kisahnya telah menunggu lama untuk mendapatkan kamar. Ini masih diselidiki mendalam.

Sejauh ini masih belum bisa menjelaskan, apa sakit dari Yurizal dan apakah terdaftar dalam JKN atau tidak dan lainnya hingga dikabarkan meninggal dunia.

"Ini masih didalami," ungkap Kepala Humas BPJS Kesehatan.

3. Yurizal Meninggal Dunia

Sehubungan dengan ini, beberapa hari setelah unggahan almarhum viral, Yurizal dikabarkan meninggal dunia pada 31 Juli 2026. Kabar duka tersebut disampaikan keluarga melalui media sosial.

Kabar itu membuat unggahan lamanya kembali menjadi perhatian publik. Hingga kini, belum ada keterangan medis maupun pernyataan resmi yang menyatakan bahwa kematian Yurizal disebabkan oleh lamanya menunggu kamar rawat inap.

Juga informasi apa penyakit yang diderita, penanganan medis yang diterima, serta hubungan antara waktu tunggu dan penyebab kematiannya juga belum diumumkan secara resmi.(klw)

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Dirut Perbakin Sebut 995 Senjata Api di Sekolah Swasta untuk Keperluan Ekskul Menembak

Dirut Perbakin Sebut 995 Senjata Api di Sekolah Swasta untuk Keperluan Ekskul Menembak

Temuan 995 senjata di ruangan adalah legal sesuai Surat Izin SI/5483-XII/2008 diterbitkan Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) milik dari PT Lokta Karya Perbakin.
Maia Estianty Soroti Kasus Yurizal Pasien BPJS, Ingatkan Nakes untuk Jaga Empati

Maia Estianty Soroti Kasus Yurizal Pasien BPJS, Ingatkan Nakes untuk Jaga Empati

Maia Estianty soroti kasus Yurizal pasien BPJS yang viral, ingatkan para nakes untuk jaga empati.
Peta Cinta Jadi Andalan Jember, Dapat Apresiasi dari Dirjen Dukcapil

Peta Cinta Jadi Andalan Jember, Dapat Apresiasi dari Dirjen Dukcapil

Pemerintah Kabupaten Jember meluncurkan inovasi PETA CINTA yang menghadirkan layanan administrasi kependudukan (adminduk) hingga tingkat kecamatan. 
Telkom Akses Perkuat Transformasi Operasional Demi Mewujudkan Akses Merata ke Seluruh Negeri

Telkom Akses Perkuat Transformasi Operasional Demi Mewujudkan Akses Merata ke Seluruh Negeri

Setiap kilometer serat optik yang dibangun menjadi langkah nyata dalam hadirkan konektivitas yang mampu menjangkau lebih banyak masyarakat di seluruh Indonesia.
Pemerintah Prioritaskan MBG untuk Ibu Hamil-Balita dan Daerah 3T

Pemerintah Prioritaskan MBG untuk Ibu Hamil-Balita dan Daerah 3T

Zulhas tegaskan evaluasi tidak hanya bertujuan memperbaiki tata kelola, tetapi memastikan manfaat program benar-benar dirasakan kelompok yang paling membutuhkan
Niatnya Menonton Pawai Kemerdekaan Berujung Celaka, Seorang Ibu Histeris Diduga Ditabrak Oknum Polisi

Niatnya Menonton Pawai Kemerdekaan Berujung Celaka, Seorang Ibu Histeris Diduga Ditabrak Oknum Polisi

Media sosial tengah dihebohkan oleh video seorang ibu yang histeris usai ditabrak oleh oknum polisi.

Trending

Terbongkar, Ini Alasan Mengejutkan Kenapa Ada 995 Senjata di Dalam Sekolah Jaksel Sejak 2020

Terbongkar, Ini Alasan Mengejutkan Kenapa Ada 995 Senjata di Dalam Sekolah Jaksel Sejak 2020

Direktur Utama PT Lokta Karya Perbakin serta Kuasa Hukum Eks Ketua Yayasan, IWD, yakni Alhadid Endar Putra buka suara soal temuan 995 senjata airsoft gun di sebuah sekolah swasta, Pondok Pinang, Jakarta Selatan.
Kapolresta dan Kasat Narkoba Banda Aceh Diperiksa Divpropam Mabes Polri, Ini Faktanya

Kapolresta dan Kasat Narkoba Banda Aceh Diperiksa Divpropam Mabes Polri, Ini Faktanya

Joko ajak seluruh pihak untuk tetap menghormati proses yang sedang berlangsung dan tidak berspekulasi sebelum adanya hasil pemeriksaan resmi dari Mabes Polri.
Geger! PSSI-nya Korea Selatan Dituding Biayai Hiburan Seks untuk Wasit Asing, KFA Buka Suara

Geger! PSSI-nya Korea Selatan Dituding Biayai Hiburan Seks untuk Wasit Asing, KFA Buka Suara

Setelah kegagalan Timnas Korea Selatan di Piala Dunia hingga keputusan aneh pada sanksi pelatih Persija, Shin Tae-yong, kali ini KFA terkena skandal seksual. 
Heboh Usulan MBG Raih Nobel Perdamaian 2026, Istana Akhirnya Buka Suara

Heboh Usulan MBG Raih Nobel Perdamaian 2026, Istana Akhirnya Buka Suara

Istana Kepresidenan merespons isu yang beredar mengenai usulan agar Program Makan Bergizi Gratis (MBG) memperoleh Nobel Perdamaian 2026.
Roy Suryo Ajukan Praperadilan Keempat Soal Status Cekal

Roy Suryo Ajukan Praperadilan Keempat Soal Status Cekal

Usai gugatan praperadilan ketiga soal ganti rugi, tersangka tudingan ijazah palsu Jokowi, Roy Suryo mengajukan kembali praperadilan terkait pencekalan. 
Lewat Diskusi Persoalan Bangsa di Yogyakarta, Gerakan Iqra Indonesia Terbentuk

Lewat Diskusi Persoalan Bangsa di Yogyakarta, Gerakan Iqra Indonesia Terbentuk

Puluhan peserta dari berbagai universitas dan organisasi ekstra kampus di Yogyakarta mengikuti kegiatan focus group discussion (FGD) '81 Tahun Merdeka, 19 Tahun Menuju Indonesia 2045'.
Fakta Baru Pelaku Mutilasi di Depok: Mendadak Resign Kerja Goreng Piscok Usai Izin Interview di Mal

Fakta Baru Pelaku Mutilasi di Depok: Mendadak Resign Kerja Goreng Piscok Usai Izin Interview di Mal

Di balik kasus pembunuhan disertai mutilasi yang menggegerkan Depok, muncul cerita dari tempat terakhir Saepul alias Saepullah (26) mencari nafkah.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT