News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Siapa Adriano Jeconia Padama? Maba Undip yang Viral usai Curhat Langsung ke Mentan soal Harga Beras Mahal di Alor

Siapa Adriano Jeconia Padama? Maba Undip asal Alor ini viral setelah berani curhat langsung kepada Mentan soal mahalnya harga beras dan kondisi pangan di daerahnya.
Minggu, 9 Agustus 2026 - 14:32 WIB
Adriano Jeconia Padama, Maba Undip yang Berani Curhat Langsung ke Mentan soal Harga Beras Mahal di Alor
Sumber :
  • Instagram @undip.official

tvOnenews.com - Nama Adriano Jeconia Padama mendadak menjadi perhatian setelah keberaniannya menyampaikan persoalan harga beras di kampung halaman kepada Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman.

Alih-alih membicarakan kepentingan pribadi, mahasiswa baru Universitas Diponegoro (Undip) itu justru membawa persoalan kebutuhan pangan masyarakat Kabupaten Alor, Nusa Tenggara Timur (NTT).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Momen tersebut terjadi saat kegiatan penerimaan mahasiswa baru Undip pada Kamis, 6 Agustus 2026.

Di hadapan ribuan mahasiswa, Adriano menyampaikan kondisi sulit yang dihadapi masyarakat di daerah asalnya akibat terbatasnya produksi dan jalur distribusi beras.

Penyampaiannya yang lugas kemudian viral di media sosial. 

Perhatian publik semakin besar setelah Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman merespons langsung aduan tersebut dan mengambil langkah untuk mengecek kondisi pangan di Alor.

Siapa Adriano Jeconia Padama?

Adriano Jeconia Padama merupakan mahasiswa baru Undip yang berasal dari Kabupaten Alor, NTT.

Ia tercatat sebagai mahasiswa Jurusan Hubungan Internasional, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Undip.

Dalam unggahan resmi Undip, Adriano menyebut dirinya dengan sapaan Dede. Ia mengaku bangga dapat berkontribusi terhadap kesejahteraan masyarakat di tempat kelahirannya.

"Halo, saya Adriano Jekonia Padama, mahasiswa jurusan Hubungan Internasional FISIP Universitas Diponegoro. Saya sangat senang dan bangga karena saya bisa berkontribusi dalam kesejahteraan masyarakat di tempat saya lahir. Dan saya bisa memberikan sesuatu bagi negara dan juga bagi saudara-saudara saya di Kabupaten Alor," kata Adriano.

Keberaniannya menyampaikan persoalan tersebut membuat sosok Adriano kemudian dikenal luas, bahkan ketika statusnya masih sebagai mahasiswa baru.

Yang membuat aksi Adriano mendapat perhatian adalah isu yang dibawanya.

Dalam kesempatan bertemu Menteri Pertanian, ia tidak menyampaikan permintaan pribadi, melainkan berbicara mengenai kebutuhan pangan masyarakat di daerah asalnya.

Adriano menjelaskan bahwa kebutuhan beras di Alor tidak sebanding dengan kemampuan produksi lokal.

Menurut pemaparannya, kebutuhan beras mencapai sekitar 24-27 ton per tahun, sedangkan kemampuan produksi lokal hanya sekitar 10 persen dari kebutuhan tersebut.

Kondisi geografis kepulauan turut menjadi tantangan. Distribusi beras ke sejumlah wilayah mengandalkan jalur laut sehingga persoalan cuaca dan akses transportasi dapat memengaruhi ketersediaan serta harga bahan pangan.

Dalam kondisi tertentu, harga beras di wilayah pedalaman Alor bahkan disebut dapat melonjak hingga Rp25.000-Rp30.000 per kilogram.

Bagi masyarakat yang memiliki daya beli terbatas, kenaikan tersebut bukan sekadar persoalan harga. Beras merupakan kebutuhan pokok yang berkaitan langsung dengan kehidupan sehari-hari keluarga.

Adriano juga menyampaikan kekhawatirannya terhadap dampak mahalnya beras bagi anak-anak di daerahnya.

Ia mengatakan sebagian masyarakat akhirnya harus mengonsumsi umbi-umbian ketika beras sulit diperoleh dengan harga terjangkau.

"Yang saya khawatirkan adalah banyak anak kecil yang terpaksa makan umbi-umbian dan yang saya tahu adalah kalau mereka makan umbi-umbian dari kecil, maka perut mereka akan penuh dengan gas, sehingga akan membesar dan mohon maaf tapi, lubang pembuangan mereka akan mengecil. Itu benar-benar sangat menyakitkan, Pak," papar Adriano.

Pernyataan tersebut memperlihatkan bahwa persoalan yang ingin disampaikan Adriano bukan semata-mata mengenai harga beras, tetapi dampaknya terhadap masyarakat yang tinggal jauh dari pusat distribusi.

Keberanian Adriano menyampaikan aspirasi tersebut terjadi di hadapan 5.155 mahasiswa baru Undip dalam pertemuan bersama Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman.

Kesempatan tersebut kemudian dimanfaatkan Adriano untuk menyampaikan persoalan yang ia ketahui dari daerah asalnya.

Cara penyampaiannya yang langsung menuju persoalan membuat video momen tersebut ramai dibicarakan di media sosial.

Warganet banyak memberikan apresiasi karena menilai Adriano menggunakan kesempatan bertemu pejabat negara untuk menyuarakan kebutuhan masyarakat.

Mendengar penjelasan Adriano, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman tidak ingin persoalan tersebut berhenti sebagai keluhan.

Amran langsung menghubungi jajaran terkait dan meminta pasokan beras segera dikirim ke Alor. Ia juga menyampaikan target agar masyarakat memperoleh beras dengan harga yang lebih terjangkau.

Dalam responsnya, Amran mengatakan:

"Saya tidak ingin cerita itu berhenti menjadi keluhan. Karena itu, saat itu juga saya menghubungi Direktur Utama Bulog dan memerintahkan agar beras segera dikirim ke Alor serta memastikan masyarakat bisa memperoleh beras sesuai arahan Bapak Presiden dengan harga Rp12.500 per kilogram," ujar Amran.

Amran juga menegaskan bahwa persoalan distribusi pangan di wilayah kepulauan harus mendapat perhatian.

Jika hambatan utamanya berkaitan dengan infrastruktur, pemerintah akan mendorong fasilitas pendukung agar distribusi dapat berjalan secara berkelanjutan.

Respons pemerintah tidak berhenti pada komunikasi melalui telepon.

Beberapa hari setelah pertemuan dengan Adriano di Semarang, Amran melakukan kunjungan langsung ke Kabupaten Alor untuk melihat kondisi pangan di lapangan

Dalam sumber, kunjungan tersebut dilakukan pada Sabtu, 8 Agustus 2026.

Langkah tersebut membuat kisah Adriano semakin mendapat perhatian. Aspirasi yang awalnya disampaikan seorang mahasiswa baru di sebuah forum kampus akhirnya mendorong pengecekan langsung terhadap kondisi pangan di daerah asalnya.

(tsy)

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Resmi! Timnas Indonesia Hentikan Sementara Tradisi Keliling SUGBK usai Lawan Singapura, Ini Alasannya

Resmi! Timnas Indonesia Hentikan Sementara Tradisi Keliling SUGBK usai Lawan Singapura, Ini Alasannya

Timnas Indonesia tak akan keliling SUGBK usai melawan Singapura. Pilih memaksimalkan waktu istirahat pemain sebelum menghadapi Malaysia agar lebih siap.
Imbauan Keras Kepala Bappisus soal Lapas Kelas IIA Cibinong

Imbauan Keras Kepala Bappisus soal Lapas Kelas IIA Cibinong

Kepala Bappisus Aris Marsudiyanto beri imbauan keras, agar rumah pegawai Lapas Kelas IIA Cibinong, yang menjadi temuan Ombudsman, tidak digunakan untuk
Hancurkan Tuan Rumah Jepang 2-0, Tim Sepak Takraw Putri Indonesia Persembahkan Medali Perunggu Asian Games 2026

Hancurkan Tuan Rumah Jepang 2-0, Tim Sepak Takraw Putri Indonesia Persembahkan Medali Perunggu Asian Games 2026

Tim sepak takraw putri Indonesia sukses mengamankan medali perunggu Asian Games 2026 usai menaklukan tuan rumah Jepang pada Jumat 25 September pagi tadi WIB.
Kepala Kanwil Ditjenpas Jabar Pastikan Kamar Ferdy Sambo Tidak Istimewa di Lapas Cibinong: Sama dengan Napi Lainnya

Kepala Kanwil Ditjenpas Jabar Pastikan Kamar Ferdy Sambo Tidak Istimewa di Lapas Cibinong: Sama dengan Napi Lainnya

Tim Ombudsman RI berhasil masuk ke dalam salah satu rumah di dalam Lapas Cibinong, ditemukan fasilitas layaknya apartemen. Publik pun bertanya soal Ferdy Sambo.
Diterjang Ancaman El Nino, 7.000 Petani Jagung Klaim Panen Naik 15 Persen

Diterjang Ancaman El Nino, 7.000 Petani Jagung Klaim Panen Naik 15 Persen

Peningkatan produktivitas itu menjadi sorotan karena berlangsung di tengah tekanan perubahan iklim dan variabilitas cuaca yang semakin menjadi tantangan bagi petani.
Jaksa Agung Mutasi 16 Jaksa, 3 Kajari Jakarta Diganti, Ini Daftar Lengkapnya

Jaksa Agung Mutasi 16 Jaksa, 3 Kajari Jakarta Diganti, Ini Daftar Lengkapnya

Posisi Kajari Jakarta Pusat kini diisi oleh Oktafian Syah Effendi yang sebelumnya menjabat Asisten Intelijen pada Kejaksaan Tinggi (Kejati) Riau.

Trending

Top 3 Voli: Zhong Hui Gantikan Megawati Hangestri, Pesan Khusus Senior ke Megatron, hingga Pemain Hyundai Hillstate Tak Habis Pikir

Top 3 Voli: Zhong Hui Gantikan Megawati Hangestri, Pesan Khusus Senior ke Megatron, hingga Pemain Hyundai Hillstate Tak Habis Pikir

Redaksi tvOnenews.com memilih tiga artikel terpopuler seputar pilar baru pengganti Megawati Hangestri hingga kehebohan sesi latihan tim. Berikut rangkumannya.
Begini Kondisi Ferdy Sambo Sekarang yang Menempati Lapas Kelas II A Cibinong, Tempat yang Baru Saja Disidak Ombudsman

Begini Kondisi Ferdy Sambo Sekarang yang Menempati Lapas Kelas II A Cibinong, Tempat yang Baru Saja Disidak Ombudsman

Kabar Ombudsman sidak Lapas Cibinong, merupakan tempat Ferdy Sambo ditahan saat ini. Lantas bagaimana kondisinya sekarang? Simak penjelasan di bawah ini
Timnas Indonesia Diakui Dunia, Pelatih Jerman Sampai Ketar-ketir Lihat Kualitas Garuda di FIFA ASEAN Cup 2026: Mereka Sulit Dikalahkan

Timnas Indonesia Diakui Dunia, Pelatih Jerman Sampai Ketar-ketir Lihat Kualitas Garuda di FIFA ASEAN Cup 2026: Mereka Sulit Dikalahkan

Kekuatan Timnas Indonesia mendapat pengakuan dari pelatih Bangladesh, Thomas Dooley. Ia menilai skuad Garuda kini menjadi tim yang sangat sulit dikalahkan.
Ribuan Personel Gabungan Diterjunkan Amankan Laga FIFA ASEAN Cup 2026, Imbau Penonton Jaga Ketertiban

Ribuan Personel Gabungan Diterjunkan Amankan Laga FIFA ASEAN Cup 2026, Imbau Penonton Jaga Ketertiban

Ribuan personel gabungan dikerahkan dalam rangka pelayanan dan pengamanan dua pertandingan FIFA ASEAN Cup 2026 yang berlangsung di GBK.
Beredar Surat Pemberitahuan Pemadaman Internet pada 25-27 September 2026, Kemkomdigi: Hoax

Beredar Surat Pemberitahuan Pemadaman Internet pada 25-27 September 2026, Kemkomdigi: Hoax

Beredar surat pemberitahuan soal pemadaman internet yang akan terjadi pada 25-27 September 2026. Kemkomdigi memastikan informasi tersebut merupakan hoax.
Polisi Dalami Kasus Video A Day in My Life, Keduanya Bersepakat buat Video Mesum Sejak Juli 2026

Polisi Dalami Kasus Video A Day in My Life, Keduanya Bersepakat buat Video Mesum Sejak Juli 2026

Media sosial sebelumnya dihebohkan dengan isu video mesum a day in my life. Keduanya diduga merupakan pasangan sesama jenis atau gay masih didalami kepolisian.
Daftar Napi Kelas Kakap yang Disebut Ada di Lapas Kelas IIA Cibinong, dari Ferdy Sambo, Kuat Ma'ruf hingga Harvey Moeis

Daftar Napi Kelas Kakap yang Disebut Ada di Lapas Kelas IIA Cibinong, dari Ferdy Sambo, Kuat Ma'ruf hingga Harvey Moeis

Berikut 9 narapidana (napi) perkara besar yang disebut menghuni Lapas Kelas IIA Cibinong, Kabupaten Bogor, yang disidak Ombudsman RI, salah satunya Ferdy Sambo.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT