Siapa Fahira Almira? Selebgram Adik Sarah Keihl yang Viral soal Dugaan Salah Diagnosis Usus Buntu
- Instagram @fahiramira
Ia diketahui menempuh pendidikan di Universitas Brawijaya dengan mengambil jurusan Administrasi Bisnis.
Latar belakang tersebut berjalan beriringan dengan aktivitasnya di dunia digital dan bisnis.
Selain membuat konten, Fahira juga pernah terlibat dalam bisnis kuliner. Ia diketahui memiliki brand Piscocol, yang menawarkan produk pisang goreng dengan berbagai varian.
Dengan demikian, aktivitas Fahira tidak hanya berkutat pada media sosial. Ia juga sempat mengembangkan diri di dunia bisnis dan industri hiburan.
Popularitas Fahira di media sosial kemudian membuka kesempatan baginya untuk mencoba bidang seni peran.
Ia mulai mendapatkan kesempatan bermain dalam produksi akting pada awal dekade 2020-an. Salah satu proyek yang pernah dibintanginya adalah serial Metamorfosa Cacing.
Fahira kemudian tampil dalam serial Can You Hear Me?.
Kariernya di layar lebar juga terus berkembang. Ia menjadi salah satu pemain film Kutukan Sembilan Setan, yang membawanya semakin dikenal sebagai aktris.
Selain itu, Fahira juga tercatat tampil dalam film Harta Tahta Boru Ni Raja dan Negeri Para Ketua.
Terbaru, Fahira menjadi bagian dari jajaran pemain film horor komedi Cek Khodam.
Film produksi Dee Company tersebut resmi tayang di bioskop Indonesia pada 16 Juli 2026, dengan Fahira berperan sebagai Imah.
Film Cek Khodam mengusung cerita mengenai tiga sahabat yang membuat konten bertema dunia gaib hingga menyebabkan Angka Ketakutan Manusia menurun drastis.
Film tersebut dibintangi sejumlah nama, termasuk Jirayut, Saputra Kori, Benidictus Siregar, dan Fahira Almira.
Nama Fahira kembali menjadi perhatian publik pada Agustus 2026 setelah ia membagikan pengalaman mengenai kondisi kesehatannya.
Dalam unggahannya, Fahira menceritakan bahwa ia mengalami sejumlah gejala seperti demam tinggi, sakit perut bagian kanan dan muntah-muntah.
Ia kemudian memeriksakan diri ke sejumlah fasilitas kesehatan di Indonesia.
Menurut cerita Fahira, tiga rumah sakit berbeda memberikan diagnosis yang sama, yakni usus buntu atau apendisitis. Ia juga mengaku mendapatkan rekomendasi untuk menjalani operasi.
Salah satu hasil pemeriksaan USG yang ia tunjukkan disebut menunjukkan ukuran apendiks sekitar 8,1 milimeter.
Kondisi tersebut membuat Fahira khawatir. Ia bahkan mengaku sempat menanyakan perkiraan biaya operasi sebelum akhirnya memutuskan mencari pendapat medis kedua.
Load more