Pernyataan Sikap Sekolah Swasta soal Guru yang Viral Diduga Selingkuh dengan Murid buat Hati Istri Hancur Lebur
- Tim TvOne/ Sri Gustina
Pihak sekolah menginginkan setiap tenga pendidiknya tetap menjaga kode etik. Para guru wajib terus menjaga profesionalitas, khususnya di dalam lingkungan sekolah.
"Pihak sekolah menegaskan bahwa setiap tindakan yang bertentangan dengan kode etik, profesionalitas, dan nilai-nilai yang harus dijunjung tinggi oleh seorang pendidik tidak dapat dibenarkan dan tidak akan ditoleransi," tegasnya.
"Pihak sekolah menghormati seluruh pihak yang terkait dan berkomitmen untuk menjaga lingkungan pendidikan yang aman, profesional, berintegritas, serta menjunjung tinggi nilai-nilai etika," sambung manajemen sekolah.
Manajemen SMK Purnama Bakti Minta Publik Tidak Sebar Hoaks
Dalam penutupnya, pihak sekolah mengimbau agar publik tidak menyebarluaskan informasi hoaks. Langkah ini untuk menghindari tuduhan hingga kesimpulan yang tidak mendasar.
"Menghindari penyebaran identitas atau informasi pribadi pihak-pihak yang terkait. Setiap informasi yang beredar hendaknya disikapi secara bijaksana dan tidak dijadikan dasar untuk melakukan penghakiman di ruang publik."
"Demikian pernyataan ini disampaikan sebagai bentuk tanggung jawab dan klarifikasi resmi dari pihak sekolah."
Sebelumnya, kasus dugaan perselingkuhan oknum tenaga pendidik di sekolah swasta tersebut mendadak viral setelah sang istri, Reztania Deva teriak di ruang media sosial. Sang suami selaku guru SMK Purnama Bakti diduga mempunyai hubungan khusus dengan murid sendiri.
Melalui unggahan Instagram pribadinya @devatania, Deva mengungkapkan kondisi rumah tangganya saat ini. Ia mengaku sebagai ibu anak kembar yang diduga diselingkuhi sang suami.
"Hi kenalin, ini aku ibu anak kembar yang udah diselingkuhin suamiku sama muridnya sendiri," tulis Deva.
Ia tidak menyangka rumah tangganya berakhir begitu cepat. Menurutnya, memiliki anak kembar sebagai salah satu anugerah sehingga membuat dirinya layak dicintai oleh oknum guru tersebut.
"Selama ini aku enggak pernah banyak menuntut. Bahkan saat dia belum punya pekerjaan tetap. Aku belajar menahan diri. Mau beli sesuatu, aku tahan. Mau makan sesuatu, aku pikir-pikir lagi. Aku selalu melihat keadaan keuangannya. Karena aku pikir, kalau aku cukup pengertian, cukup sabar, dan enggak banyak menuntut, dia akan tetap setia," terang Deva.
Load more