Pengakuan Sopir Alphard yang Rusak Motor Driver Ojek, Sebut Butuh Pelampiasan karena Masalah Pribadi
- Threads/@manangsoebeti_official
tvOnenews.com - Penyebab perusakan yang dilakukan sopir Alphard terhadap motor seorang driver ojek di Jalan RC Veteran, Pesanggrahan, Jakarta Selatan, Selasa (18/8) ternyata bukan karena senggolan.
Menurut pengakuan si sopir Alphard tersebut, ia hanya butuh pelampiasan kekesalan lantaran persoalan pribadi yang saat ini tengah dialaminya.
Pada Selasa (18/8) sekitar pukul 8.00 WIB, terjadi peristiwa perusakan terhadap motor milik seorang pengendara ojek di kawasan RC Veteran, Pesanggrahan, Jakarta Selatan.
Ketika itu, Mulyadi (53) baru saja pulang dari mengantarkan seorang penumpang ke sekolah. Kebetulan, ia melalui jalan menuju Bintaro untuk kembali.
Mulyadi pun mengakui bahwa posisinya memang agak dekat dengan mobil Toyota Alphard berwarna putih. Namun, motornya tak mengenai kendaraan itu.
Menurut pengakuan Mulyadi, hanya bagian tubuh yakni sikutnya saja yang terkena spion depan Alphard putih itu. Akan tetapi, sang sopir punya pandangan lain.
Ia merasa mobilnya tersenggol. Sang sopir kemudian membunyikan klakson dan meminta Mulyadi untuk menepi sejenak guna meluruskan kejadian ini.
Perselisihan lalu terjadi. Sopir Alphard meminta ganti rugi. Eskalasi ketegangan mencapai puncaknya saat pria berbaju merah itu merusak motor Mulyadi pakai batu besar.
Mulyadi hanya pasrah ketika bagian depan motornya berkali-kali dirusak pakai batu oleh pengemudi Alphard. Ia bahkan sampai membuat gestur meminta maaf agar sang sopir berhenti merusak kendaraannya.
Viral dan Langsung Minta Maaf
- Threads/didy_soemitro
Tak perlu waktu lama, video perusakan motor pengemudi ojek oleh sopir Alphard putih langsung viral di media sosial. Warganet tentu mengutuk kejadian tersebut.
Tahu kalau kelakuannya viral, sopir Alphard lantas mendatangi kediaman Mulyadi di Gang Keramat, Bintaro Sektor 2. Tujuannya, ia ingin meminta maaf.
Kedatangan sopir Alphard itu ditemani oleh Babinsa, Ketua RT, pihak perusahaan tempatnya bekerja sampai keluarga Mulyadi untuk melakukan mediasi.
Pada kesempatan itu, sopir Alphard mengaku siap bertanggung jawab terhadap kerugian materil yang diterima Mulyadi, termasuk biaya kerusakan motornya.
“Maafkan saya atas perilaku saya di jalan dan maksud saya ke sini saya mau tanggung jawab,“ kata sopir Alphard.
Load more