News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Sederet Polemik Habib Bahar bin Smith Sepanjang 2026, dari Kasus Penganiayaan hingga Geruduk Pabrik Miras 

Habib Bahar menghadapi sederet polemik pada 2026, mulai kasus penganiayaan anggota Banser, aksi tolak LGBTQ hingga geruduk pabrik miras.
Rabu, 19 Agustus 2026 - 14:45 WIB
Sosok Habib Bahar bin Smith
Sumber :
  • Tangkapan layar YouTube Uya Kuya TV

tvOnenews.com - Habib Bahar bin Smith kembali menjadi sorotan sepanjang 2026 melalui sejumlah polemik yang melibatkan kasus hukum dan aksi di ruang publik. Polemik tersebut mencakup dugaan penganiayaan anggota Banser, penolakan LGBTQ dan miras di Bogor, hingga aksi mendatangi pabrik miras di Citeureup.

1. Tersangka Kasus Dugaan Penganiayaan Anggota Banser

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Polemik Habib Bahar pada awal 2026 berkaitan dengan kasus dugaan penganiayaan terhadap anggota Banser NU di Cipondoh, Tangerang. Kasus tersebut bermula dari laporan atas insiden yang terjadi pada September 2025 saat korban menghadiri acara ceramah yang diisi Habib Bahar.

Pada 1 Februari 2026, Polres Metro Tangerang Kota menetapkan Habib Bahar sebagai tersangka. Penyidik juga menetapkan tiga orang yang disebut sebagai pengawalnya sebagai tersangka dalam kasus yang sama. Polisi menyebut pemeriksaan terhadap saksi dan korban menjadi bagian dari dasar penyidikan.

Habib Bahar kemudian menjalani pemeriksaan pada 11 hingga 12 Februari 2026. Setelah pemeriksaan tersebut, polisi memutuskan tidak melakukan penahanan terhadapnya. Penangguhan penahanan diberikan dengan mempertimbangkan jaminan dari keluarga dan kuasa hukum, sikap kooperatif, serta kondisi fisik yang membutuhkan perawatan.

Dalam perkembangan berikutnya, pihak Habib Bahar mengupayakan penyelesaian perkara melalui restorative justice. Upaya tersebut diajukan sebagai jalur penyelesaian secara damai antara pihak yang terlibat. Proses hukum atas dugaan penganiayaan tersebut menjadi salah satu polemik yang mewarnai perjalanan Habib Bahar sepanjang 2026.

2. Aksi Tolak LGBTQ dan Miras di Balai Kota Bogor

Polemik berikutnya terjadi pada 24 Juli 2026 ketika Habib Bahar bergabung dalam aksi Front Persaudaraan Islam (FPI) di Plaza Balai Kota Bogor. Aksi tersebut membawa tuntutan penolakan terhadap LGBTQ dan peredaran miras, sekaligus mendorong pemerintah daerah memperketat aturan terkait perilaku seksual menyimpang.

Dalam aksi tersebut, Habib Bahar turut menyampaikan aspirasi massa dari atas mobil komando. Salah satu tuntutan yang disuarakan adalah penerbitan Peraturan Wali Kota (Perwali) yang mengatur pencegahan dan penanggulangan perilaku penyimpangan seksual atau P4S di Kota Bogor.

Habib Bahar juga menjadi bagian dari perwakilan massa yang melakukan audiensi dengan Wakil Wali Kota Bogor Jenal Mutaqin. Pemerintah Kota Bogor menjelaskan bahwa aturan mengenai pencegahan penyimpangan perilaku seksual telah memiliki dasar berupa perda sejak 2021.

Sementara itu, aturan turunan yang menjadi salah satu tuntutan massa masih berada dalam proses harmonisasi bersama Biro Hukum Provinsi Jawa Barat. Setelah audiensi, massa memberikan tenggat waktu 14 hari kerja kepada pemerintah daerah untuk menindaklanjuti tuntutan yang disampaikan dalam aksi tersebut.

3. Geruduk The Sounds Project di Ancol

Memasuki Agustus 2026, Habib Bahar kembali terlibat dalam polemik yang berkaitan dengan minuman beralkohol. Kali ini, ia bersama sejumlah massa mendatangi lokasi The Sounds Project di kawasan Ecopark Ancol, Jakarta Utara, setelah beredarnya video tantangan menghafal surah Al-Qur'an dengan hadiah minuman beralkohol.

Peristiwa tersebut berlangsung dalam acara musik pada 9 Agustus 2026 dan kemudian menyebar luas di media sosial. Video yang beredar memperlihatkan seorang pengunjung perempuan mengikuti tantangan melafalkan Surah Ad-Dhuha dengan imbalan berupa sebotol minuman beralkohol.

Polemik tersebut kemudian berkembang menjadi proses hukum. Polisi mengamankan dua orang yang diduga berkaitan dengan dugaan penistaan agama dalam peristiwa tersebut. Penyidik juga melakukan pendalaman untuk mengetahui kemungkinan adanya pihak lain yang terlibat.

Kehadiran Habib Bahar di lokasi acara pada 12 Agustus 2026 menjadi bagian dari respons terhadap polemik tersebut. Bersama massa, ia meminta pihak yang dianggap bertanggung jawab diproses sesuai hukum. Peristiwa tersebut juga mendorong perhatian lebih luas terhadap penggunaan ayat Al-Qur'an dalam aktivitas yang berkaitan dengan promosi minuman beralkohol.

4. Aksi di Pabrik Miras Citeureup

Polemik mengenai miras kemudian berlanjut ke Citeureup, Kabupaten Bogor. Pada 18 Agustus 2026, Habib Bahar ikut dalam aksi bersama sejumlah ormas Islam di depan PT Inti Tirta Sari Makmur. Massa menuntut penghentian produksi minuman beralkohol di pabrik tersebut.

Aksi di Citeureup masih berkaitan dengan polemik The Sounds Project. Massa menilai produksi dan peredaran minuman beralkohol perlu mendapat perhatian, terutama setelah munculnya kasus tantangan menghafal ayat Al-Qur'an dengan hadiah miras dalam festival musik tersebut.

Dalam pertemuan dengan perwakilan perusahaan, disepakati bahwa aktivitas produksi dihentikan sementara selama tujuh hari. Masa tersebut akan digunakan untuk membahas berbagai masukan dari tokoh agama, tokoh masyarakat, serta pihak terkait sebelum menentukan keputusan mengenai keberlanjutan operasional pabrik.

Namun, penghentian selama tujuh hari belum memenuhi tuntutan massa yang menginginkan penutupan permanen. Habib Bahar tetap meminta agar operasional pabrik dihentikan secara permanen dan menyatakan penolakannya terhadap keputusan penghentian sementara tersebut.

Rangkaian peristiwa tersebut menunjukkan bahwa polemik Habib Bahar sepanjang 2026 muncul dalam beberapa konteks berbeda. Pada awal tahun, ia menghadapi proses hukum terkait dugaan penganiayaan anggota Banser. Sementara pada pertengahan hingga Agustus, aktivitasnya lebih banyak terlihat dalam aksi penolakan LGBTQ dan miras.

Polemik terbaru kemudian berkembang dari aksi di The Sounds Project hingga tuntutan penghentian produksi di pabrik miras Citeureup. Proses hukum terkait insiden di festival musik juga masih menjadi bagian dari perkembangan kasus, sementara keputusan mengenai penutupan permanen pabrik belum menjadi hasil akhir.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dengan demikian, sejumlah polemik yang melibatkan Habib Bahar pada 2026 mencakup persoalan hukum dan aktivitas di ruang publik. Perkembangan masing-masing persoalan masih bergantung pada proses hukum, keputusan pemerintah daerah, serta pembahasan antara pihak perusahaan dan tokoh masyarakat terkait.

(anf)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Hasil UFC 332: Payton Talbott Hantam Deiveson Figueiredo Sampai TKO di Ronde Pertama

Hasil UFC 332: Payton Talbott Hantam Deiveson Figueiredo Sampai TKO di Ronde Pertama

Hasil UFC 332, di mana Payton Talbott berhasil meraih kemenangan usai menghajar Deiveson Figueiredo hingga TKO pada ronde pertama.
Timnas Inggris Cetak Dua Rekor usai Bantai Kroasia 7-0 di UEFA Nations League

Timnas Inggris Cetak Dua Rekor usai Bantai Kroasia 7-0 di UEFA Nations League

Timnas Inggris berhasil mencetak dua rekor usai kemenangan telak 7-0 atas Kroasia di UEFA Nations League. The Three Lions tampil dominan dalam lawatan ke Rijeka.
Masih Ingat Kasus Pemilik Toko Roti Dipolisikan Buntut Dugaan Penipuan Produk Berlabel Gluten Free?, Kasusnya Naik ke Penyidikan

Masih Ingat Kasus Pemilik Toko Roti Dipolisikan Buntut Dugaan Penipuan Produk Berlabel Gluten Free?, Kasusnya Naik ke Penyidikan

Sebuah video viral di media sosial memperlihatkan seorang wanita berinisial FE melaporkan pemilik toko roti terkait dugaan penipuan. Perkara tersebut saat ini sudah dalam tahap proses penyidikan.
Link Live Streaming MotoGP Jepang 2026: Siang Ini Marc Marquez Bidik Rekor, Jorge Martin Mengancam

Link Live Streaming MotoGP Jepang 2026: Siang Ini Marc Marquez Bidik Rekor, Jorge Martin Mengancam

Link live streaming MotoGP Jepang 2026 hari ini Minggu (4/10/2026). Persaingan Marc Marquez dan Jorge Martin makin memanas di Sirkuit Motegi, Rider Ducati Lenovo berpeluang mencetak sejarah namun mendapat ancaman serius dari Martinator.
FPTI Tetap Apresiasi Aditya Tri Syahria Usai Gagal Raih Medali di Asian Games 2026

FPTI Tetap Apresiasi Aditya Tri Syahria Usai Gagal Raih Medali di Asian Games 2026

Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) tetap memberikan dukungan kepada Aditya Tri Syahria yang sebelumnya gagal meraih medali pada final nomor speed putra Asian Games 2026. Atlet andalan tanah air itu gagal meraih medali karena didiskualifikasi akibat false start.
De Red FC Gagal Manfaatkan 10 Pemain Persipura, Kalah 1-3 di Kandang

De Red FC Gagal Manfaatkan 10 Pemain Persipura, Kalah 1-3 di Kandang

De Red FC kalah 1-3 dari Persipura dalam lanjutan Pegadaian Championship 2026 di Stadion Gelora 10 November, Surabaya, Jumat (2/10) malam.

Trending

Digerebek Polisi saat Pesta Narkoba, Pria Ini Mengaku Mantan Pemain Sepak Bola Liga Indonesia

Digerebek Polisi saat Pesta Narkoba, Pria Ini Mengaku Mantan Pemain Sepak Bola Liga Indonesia

Satu dari tiga orang tersangka pesta narkoba di Petojo, Jakarta Pusat mengaku kepada polisi kalau dirinya mantan pesepakbola liga Indonesia yakni Persija..
Prakiraan Cuaca 4 Oktober 2026, BMKG Sebut Jakarta Berpotensi Hujan Ringan dan Wilayah Sekitarnya

Prakiraan Cuaca 4 Oktober 2026, BMKG Sebut Jakarta Berpotensi Hujan Ringan dan Wilayah Sekitarnya

Badan Meteorologi, Klimatologi, danGeofisika (BMKG) memprakirakan cuaca hari ini beragam, karena transisi dan pengaruh El Nino. Berikut prakiraan cuaca hari ini
Bung Towel Minta FIFA Tak Tugaskan Wasit Korea Selatan untuk Pimpin Final FIFA ASEAN Cup 2026 Antara Timnas Indonesia Vs Thailand

Bung Towel Minta FIFA Tak Tugaskan Wasit Korea Selatan untuk Pimpin Final FIFA ASEAN Cup 2026 Antara Timnas Indonesia Vs Thailand

Timnas Indonesia akan menjamu Thailand di babak final FIFA ASEAN Cup 2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin (5/10/2026). 
Elkan Baggott hingga Mitchell Baker Bikin Pelatih Thailand Ketar-ketir, Anthony Hudson Akui Was-was Lihat Skuad Timnas Indonesia Jelang Final

Elkan Baggott hingga Mitchell Baker Bikin Pelatih Thailand Ketar-ketir, Anthony Hudson Akui Was-was Lihat Skuad Timnas Indonesia Jelang Final

Pelatih Timnas Thailand Anthony Hudson mulai memetakan kekuatan Timnas Indonesia jelang final FIFA ASEAN Cup 2026 yang berlangsung Senin (5/10/2026) di GBK.
Sumardji Konfirmasi Thom Haye Terbebas dari Sanksi FIFA? Sebut Semua Pemain Timnas Indonesia Bisa Diturunkan di Laga Final FIFA ASEAN Cup

Sumardji Konfirmasi Thom Haye Terbebas dari Sanksi FIFA? Sebut Semua Pemain Timnas Indonesia Bisa Diturunkan di Laga Final FIFA ASEAN Cup

Timnas Indonesia akan menghadapi Thailand di partai final FIFA ASEAN Cup 2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin (5/10/2026). 
Komentar Media Italia soal Kemenangan 9-2 Timnas Indonesia, Bawa-bawa Tragedi Kanjuruhan

Komentar Media Italia soal Kemenangan 9-2 Timnas Indonesia, Bawa-bawa Tragedi Kanjuruhan

Keberhasilan fantastis Timnas Indonesia menembus partai final FIFA ASEAN Cup 2026 usai membantai Bangladesh 9-2 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) meny-
John Herdman Rotasi Pemain di Final FIFA ASEAN Cup Vs Thailand? Ketua BTN PSSI Sumardji Ungkap Kans Starting Eleven

John Herdman Rotasi Pemain di Final FIFA ASEAN Cup Vs Thailand? Ketua BTN PSSI Sumardji Ungkap Kans Starting Eleven

Tampil di partai final, John Herdman tentu akan menurunkan skuad terbaiknya ketika Timnas Indonesia menjamu Thailand di Stadion Utama Gelora BUng Karno, Jakarta, Senin (5/10/2026). 
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT