News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Ramai di Threads, Calon Kadet Unhan Pilih Mengundurka Diri Gegara Aturan Tak Tertulis soal Pakai Hijab

Ramai di Threads, calon kadet Unhan memilih mengundurkan diri meski lolos seleksi karena mengaku ada aturan tak tertulis soal penggunaan hijab.
Kamis, 20 Agustus 2026 - 17:58 WIB
Calon Kadet Unhan Pilih Mengundurka Diri Gegara Aturan Tak Tertulis soal Pakai Hijab
Sumber :
  • Threads @surani_ningsih

tvOnenews.com - Kisah seorang calon kadet putri Universitas Pertahanan (Unhan) RI bernama Asma Wafa Andina tengah menjadi sorotan di media sosial.

Ia mengaku memilih mengundurkan diri meski telah dinyatakan lolos seleksi tingkat pusat karena tidak bersedia melepas hijab selama menjalani pendidikan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Cerita tersebut pertama kali dibagikan Wafa melalui unggahan di Threads.

Dalam unggahannya, ia menceritakan rangkaian proses seleksi Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) Unhan Tahun Akademik 2026/2027 yang telah dijalaninya sejak Februari hingga Juni 2026.

Menurut pengakuannya, persoalan mengenai hijab baru menjadi semakin jelas ketika dirinya mengikuti tahapan seleksi di tingkat pusat. 

Wafa menyebut calon kadet putri berhijab sempat ditanya mengenai kesediaan melepas hijab apabila dinyatakan lolos.

Wafa akhirnya dihadapkan pada pilihan yang menurutnya berat: mengikuti ketentuan yang disampaikan kepadanya atau mundur dari pendidikan yang telah diperjuangkannya selama berbulan-bulan.

Ia memilih opsi kedua.

Wafa merupakan calon mahasiswa Program S-1 Kedokteran Unhan yang mengikuti proses seleksi PMB 2026/2027.

Setelah melalui berbagai tahapan, ia dinyatakan lolos seleksi tingkat pusat. 

amun, sebelum melanjutkan ke tahap berikutnya dan menandatangani kontrak pendidikan, Wafa mengaku kembali memastikan ketentuan mengenai penggunaan hijab bagi kadet putri.

Dalam unggahannya, ia mengatakan calon peserta perempuan berhijab memang difasilitasi untuk mengenakan hijab selama mengikuti tahapan seleksi.

Namun, menurut pengakuannya, situasinya berbeda setelah peserta dinyatakan diterima sebagai kadet.

"Hijabers memang diberi kesempatan dan difasilitasi selama mengikuti tes, tetapi tidak diberi pilihan setelah dinyatakan lulus menjadi mahasiswa. Pilihan yang ada bagi kami hanya lepas atau mundur, saya memilih opsi kedua," tulis Wafa dalam unggahannya.

Pernyataan tersebut kemudian ramai dibicarakan karena menyangkut persoalan transparansi aturan dalam proses penerimaan mahasiswa baru di institusi pendidikan yang memiliki karakter pendidikan dan kedisiplinan militer.

Wafa menyebut persoalan tersebut pertama kali ia temui ketika mengikuti wawancara akademik pada 7 Juni 2026.

Menurut cerita yang dibagikannya, dalam sesi tersebut calon kadet putri yang mengenakan hijab ditanya mengenai kesediaan melepas penutup kepala apabila nantinya dinyatakan lolos.

Wafa mengutip percakapan yang disebut terjadi dalam sesi tersebut:

"Untuk cakadet yang berjilbab, apabila nanti kalian lolos, bersedia melepas jilbab?"

Dalam cerita Wafa, pertanyaan tersebut kemudian mendapat jawaban kesediaan dari salah satu calon kadet.

Ia juga mengungkap adanya pertanyaan mengenai rambut calon kadet putri.

Menurutnya, informasi mengenai ketentuan tersebut tidak hanya disampaikan sekali, tetapi kembali muncul dalam pengarahan dan apel malam di Mess Srikandi.

Wafa mengaku informasi tersebut membuat dirinya mulai mempertanyakan seperti apa sebenarnya aturan yang berlaku bagi mahasiswa perempuan yang mengenakan hijab.

Persoalan tersebut semakin menjadi perhatian ketika Wafa mengaku menanyakan dasar tertulis kebijakan tersebut menjelang penandatanganan kontrak pendidikan pada 24 Juni 2026.

"Mengenai aturan lepas jilbab apakah ada aturan tertulisnya? Karena saya lihat di surat perjanjian tidak ada poin spesifik yang menyebutkan," demikian pertanyaan yang ia tuliskan dalam unggahannya.

Menurut Wafa, pihak panitia kemudian menyampaikan bahwa tidak ada ketentuan khusus mengenai pelepasan hijab yang tercantum dalam dokumen perjanjian.

Ia mengaku mendapat penjelasan bahwa ketentuan tersebut merupakan arahan pimpinan yang telah diberlakukan sejak penerimaan angkatan pertama.

Wafa juga mempertanyakan keberadaan kadet asal Palestina yang menurut keterangannya diperbolehkan tetap mengenakan hijab.

Dalam cerita yang dibagikan, ia mengaku mendapat jawaban bahwa kadet tersebut merupakan pengecualian.

Setelah memperoleh informasi mengenai ketentuan yang disebutkan kepadanya, Wafa akhirnya memutuskan untuk tidak melanjutkan pendidikan di Unhan.

Ia mengajukan surat pernyataan pengunduran diri yang bertanggal 24 Juni 2026.

Pada bagian alasan pengunduran diri, Wafa disebut menuliskan secara spesifik:

"Tidak bersedia melepas hijab."

Keputusan tersebut menjadi sorotan karena Wafa sebenarnya telah melewati proses seleksi yang cukup panjang dan berhasil mencapai tahap seleksi tingkat pusat.

"Menurut saya hijab adalah pilihan saya sebagai manusia yang merdeka," tegas Wafa dalam unggahannya.

Sikap tersebut kemudian menuai beragam respons dari pengguna media sosial.

Sebagian memberikan dukungan atas keputusan Wafa mempertahankan prinsipnya, sementara sebagian lainnya mempertanyakan bagaimana aturan mengenai hijab diterapkan dalam lingkungan pendidikan militer.

Perlu digarisbawahi, seluruh keterangan mengenai komunikasi dan kebijakan tersebut merupakan versi yang disampaikan Wafa melalui unggahannya di media sosial.

(tsy)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Bertekad Akhiri Catatan Buruk di Mandalika, Marc Marquez Sebut Data Musim Lalu Sangat Membantunya Hadapi MotoGP Indonesia 2026

Bertekad Akhiri Catatan Buruk di Mandalika, Marc Marquez Sebut Data Musim Lalu Sangat Membantunya Hadapi MotoGP Indonesia 2026

Marc Marquez membawa misi khusus pada MotoGP Indonesia 2026 dengan tekad mengakhiri rentetan hasil buruknya di Sirkuit Mandalika.
Laba Bersih Meningkat, Jasaraharja Putera Diganjar Penghargaan

Laba Bersih Meningkat, Jasaraharja Putera Diganjar Penghargaan

PT Jasaraharja Putera membukukan laba bersih sekitar Rp234,49 miliar pada kinerja keuangan tahun 2025.
Resmi! Mitchel Bakker Gabung Klub Kasta Teratas Eropa dan Tantang Pilar Timnas Indonesia di Laga Debut

Resmi! Mitchel Bakker Gabung Klub Kasta Teratas Eropa dan Tantang Pilar Timnas Indonesia di Laga Debut

Sempat dikaitkan dengan Timnas Indonesia, Mitchel Bakker resmi bergabung dengan klub kasta teratas Liga Belanda, NEC Nijmegen, setelah berpisah dengan Atalanta.
Kolaborasi Ini Upayakan Perluas Akses Kesehatan Masyarakat

Kolaborasi Ini Upayakan Perluas Akses Kesehatan Masyarakat

Berbagai pihak turut ikut berperan dalam menopang mobilitas fasilitas kesehatan diberbagai daerah Indonesia.
OTW Timnas Calling! Putra Legenda Inggris yang Pernah Bela Persib Dikabarkan Jadi Calon Naturalisasi Baru Malaysia

OTW Timnas Calling! Putra Legenda Inggris yang Pernah Bela Persib Dikabarkan Jadi Calon Naturalisasi Baru Malaysia

Cayden Cole, putra mantan penyerang Timnas Inggris Carlton Cole, dikabarkan tertarik membela Timnas Malaysia pada masa mendatang.
Masuk Grup Neraka di Piala Asia 2027, John Herdman Bilang Timnas Indonesia Siap Beri Kejutan

Masuk Grup Neraka di Piala Asia 2027, John Herdman Bilang Timnas Indonesia Siap Beri Kejutan

Pelatih Timnas Indonesia John Herdman memancarkan optimisme tinggi usai Skuad Garuda dipastikan tergabung di Grup F Piala Asia 2027 bersama dua raksasa Asia ...

Trending

Kolaborasi Ini Upayakan Perluas Akses Kesehatan Masyarakat

Kolaborasi Ini Upayakan Perluas Akses Kesehatan Masyarakat

Berbagai pihak turut ikut berperan dalam menopang mobilitas fasilitas kesehatan diberbagai daerah Indonesia.
Imbas Kekalahan Aneh 6-0 dari Malaysia Masih Terasa, PSSI-nya Singapura Banjir Kritik Usai Umumkan FIFA Matchday Lawan Brasil

Imbas Kekalahan Aneh 6-0 dari Malaysia Masih Terasa, PSSI-nya Singapura Banjir Kritik Usai Umumkan FIFA Matchday Lawan Brasil

Federasi Sepak Bola Singapura (FAS) menuai kritik setelah mengumumkan laga persahabatan melawan Brasil dan Paraguay pada November 2026.
Viral Tsunami 60 Meter Akibat Erupsi Anak Krakatau, Badan Geologi Bongkar Fakta Video TikTok yang Bikin Resah

Viral Tsunami 60 Meter Akibat Erupsi Anak Krakatau, Badan Geologi Bongkar Fakta Video TikTok yang Bikin Resah

Viral kabar tsunami 60 meter akibat erupsi Gunung Anak Krakatau dipastikan hoaks oleh Badan Geologi. Simak fakta erupsi, status Waspada, dan radius aman
Akses Kerja Masih Tertutup, Ratusan Karyawan Minta Gubernur Jakarta Turun Tangan

Akses Kerja Masih Tertutup, Ratusan Karyawan Minta Gubernur Jakarta Turun Tangan

Ratusan karyawan Club de Arjuna mendesak Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung turun tangan membuka akses menuju tempat usaha mereka yang masih tertutup tembok.
Hasil Kualifikasi Sprint Race F1 GP Singapura 2026: Max Verstappen Sukses Amankan Pole Position Asapi George Russell

Hasil Kualifikasi Sprint Race F1 GP Singapura 2026: Max Verstappen Sukses Amankan Pole Position Asapi George Russell

Hasil Kualifikasi Sprint Race F1 GP Singapura 2026 yang berlangsung di Sirkuit Marina Bay, Jumat 9 Oktober dengan sukses Max Verstappen amankan pole position.
Viral Video Asusila 13 Menit, Siapa Pemerannya? Waspada Link Palsu Berujung Phishing

Viral Video Asusila 13 Menit, Siapa Pemerannya? Waspada Link Palsu Berujung Phishing

Video asusila berdurasi 13 menit yang dikaitkan dengan seragam Poltekkes Bandung viral di media sosial. Siapa pemerannya? Simak klarifikasi kampus dan cara
Laba Bersih Meningkat, Jasaraharja Putera Diganjar Penghargaan

Laba Bersih Meningkat, Jasaraharja Putera Diganjar Penghargaan

PT Jasaraharja Putera membukukan laba bersih sekitar Rp234,49 miliar pada kinerja keuangan tahun 2025.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT