Temui Andrew Kalaweit di Palangkaraya, Ferry Irwandi Petakan Bantuan untuk Krisis Kalimantan
- Instagram @irwandiferry
tvOnenews.com - Ferry Irwandi menemui Andrew Kalaweit di Palangkaraya untuk memahami kondisi krisis lingkungan di Kalimantan. Pertemuan tersebut turut membahas kebutuhan bantuan bagi masyarakat terdampak Karhutla dan kabut asap, termasuk masker serta tabung oksigen bagi relawan dan anak-anak.
Ferry Irwandi sengaja turun langsung ke Palangkaraya untuk bertemu Andrew Kalaweit dan mempelajari kondisi di lapangan. Pertemuan itu dilakukan untuk memahami situasi lingkungan di Kalimantan sekaligus memetakan bentuk bantuan kemanusiaan yang dinilai paling tepat sasaran.
Dalam pertemuan tersebut, Andrew Kalaweit menjadi salah satu sumber informasi bagi Ferry untuk memahami persoalan Karhutla, deforestasi, hingga ancaman kabut asap yang terjadi di wilayah tersebut. Ferry menilai keluarga Kalaweit memiliki pemahaman kuat mengenai kondisi hutan karena telah lama tinggal dan berkegiatan di Kalimantan.
Ferry Irwandi Temui Andrew Kalaweit
Ferry menilai keputusan menemui Andrew bukan tanpa alasan. Andrew lahir dan besar di Palangkaraya sehingga dinilai memahami kondisi hutan serta berbagai persoalan lingkungan yang terjadi di wilayah Kalimantan.
Melalui pertemuan tersebut, Ferry mendapatkan gambaran mengenai realita yang terjadi di lapangan. Pembahasan mencakup deforestasi, siklus El Nino yang dapat meningkatkan ancaman kabut asap, serta kebakaran hutan dan lahan yang berulang.
Ferry kemudian berupaya mengetahui bentuk bantuan yang paling dibutuhkan masyarakat terdampak. Langkah tersebut dilakukan agar bantuan yang nantinya disalurkan tidak sekadar bersifat simbolis, tetapi benar-benar menjawab kebutuhan di lapangan.
Salah satu persoalan yang menjadi perhatian adalah menipisnya persediaan masker dan tabung oksigen. Kebutuhan tersebut berkaitan dengan kondisi relawan pemadam api atau MPA serta anak-anak yang masih harus mengikuti kegiatan sekolah ketika kabut asap menyelimuti wilayah sekitar.
Hal tersebut disampaikan Ferry Irwandi melalui unggahan di akun Instagram pribadinya. Ia menjelaskan pertemuannya dengan Andrew sekaligus alasan memilih berdiskusi langsung mengenai kondisi Kalimantan.
“Hari ini bertemu dengan @andrewkalaweit untuk memahami situasi di Kalimantan dan bantuan apa yang bisa kita berikan di sana,” tulis Ferry Irwandi.
“Saya belajar banyak dengan beliau, beliau lahir dan besar di Palangkaraya dan benar-benar memahami hutan dan semua situasi yang terjadi di sana,” lanjut Ferry Irwandi.
“Semoga ada hal baik yang bisa kita lakukan untuk Kalimantan,” tutupnya.
Unggahan tersebut kemudian mendapat respons dari sejumlah warganet. Artis Yuni Shara juga memberikan reaksi singkat dengan menuliskan, “Tepat.”
Sejumlah warganet turut mengapresiasi langkah Ferry yang memilih bertanya langsung kepada orang yang dianggap memahami kondisi lingkungan Kalimantan. Salah satunya akun @nailasaidah93 yang menilai Ferry telah bertanya kepada orang yang tepat.
“Bertanya dgn org yg tepat, dan mengerti situasi nya,” tulis akun @nailasaidah93.
Komentar lain juga datang dari akun @maulana_ibnu76 yang mendoakan langkah tersebut. Ia berharap Ferry berada di tempat yang tepat untuk memahami kondisi hutan Kalimantan.
“Mantab bung Ferry, Anda di tempat yg tepat untuk memahami hutan Kalimantan, semoga selalu diberkahi-Nya,” tulis akun @maulana_ibnu76.
Sementara itu, akun @rinanurullita mengaku telah mengikuti akun Andrew dan ayahnya, Chanee Kalaweit, sebelum akhirnya melihat Ferry ikut membahas persoalan tersebut.
“Dari kemaren gue kepoin akun Andrew sama bokapnya Chanee, akhirnya di-reach Bung Ferry.. nice movement,” tulis akun @rinanurullita.
Ada pula warganet yang memberikan dukungan dan doa untuk aksi Ferry. Akun @listyfrislisty menyampaikan apresiasi sekaligus mendoakan kesehatan dan keselamatan Ferry.
“Kata terimakasih tidak cukup, Bang. Saya doakan sehat, selamat, panjang umur,” tulis akun @listyfrislisty.
Andrew Kalaweit dikenal sebagai aktivis lingkungan, YouTuber, dan pilot yang kerap membagikan aktivitasnya di hutan hujan tropis Kalimantan. Pemuda berdarah Prancis-Dayak tersebut juga aktif menyuarakan persoalan lingkungan melalui media sosial.
Dalam berbagai unggahannya, Andrew secara tegas menyoroti persoalan Karhutla yang terjadi di Kalimantan. Ia menilai rentetan kebakaran hebat yang terjadi tidak semata-mata merupakan fenomena alam, tetapi juga berkaitan dengan aktivitas manusia dan ekspansi industri.
Perhatian Andrew terhadap kelestarian hutan juga sejalan dengan perjuangan sang ayah, Chanee Kalaweit. Chanee merupakan pendiri Yayasan Kalaweit yang berfokus pada penyelamatan satwa liar, khususnya owa dan siamang, serta perlindungan hutan hujan tropis di Kalimantan dan Sumatra.
Di tengah ancaman kabut asap, Chanee juga disebut melakukan pemantauan dari udara menggunakan pesawat ringan. Patroli tersebut dilakukan untuk memantau titik api sekaligus membantu melindungi kawasan konservasi yang dikelola bersama masyarakat.
Pertemuan Ferry Irwandi dan Andrew Kalaweit ini menjadi bagian dari upaya memahami persoalan lingkungan dari kondisi nyata di lapangan. Ferry juga ingin memastikan bantuan untuk Kalimantan dapat diarahkan kepada kebutuhan yang paling mendesak, terutama bagi masyarakat dan relawan yang menghadapi dampak Karhutla serta kabut asap.
Melalui platform digitalnya, Ferry berharap persoalan lingkungan di Kalimantan mendapat perhatian lebih luas. Menurutnya, menjaga ekosistem Kalimantan bukan hanya persoalan musiman, melainkan tanggung jawab bersama masyarakat Indonesia.
(anf)
Load more