El Rumi Akhirnya Buka Suara soal Tudingan Pelecehan Seksual Inisial EJR, Suami Syifa Hadju Itu Beri Peringatan
- Instagram/syifahadju
tvOnenews.com – Putra Ahmad Dhani El Rumi mendadak jadi sorotan hangat publik usai diseret dalam rumor tak sedap di jagat maya. Isu dugaan pelecehan seksual yang diembuskan akun anonim di platform Threads menyebutkan sosok artis berinisial 'EJR' yang berdomisili di kawasan Pondok Indah, yang kemudian dikait-kaitkan warganet dengan nama El Rumi.
Menanggapi tudingan liar tersebut, kuasa hukum El Rumi Aldwin Rahadian langsung pasang badan dan memberikan peringatan keras kepada pihak-pihak yang mencoba memfitnah kliennya.
Kuasa Hukum: Berasal dari Akun Anonim Tak Bertanggung Jawab
- Instagram @elelrumi
Aldwin menegaskan bahwa kabar yang beredar sama sekali tidak memiliki dasar hukum maupun kejelasan identitas. Rumor tersebut dinilainya sengaja diembuskan untuk merusak nama baik.
"Yang bicara pertama itu dari mana? Akun anonim. Ah, itu kan belum bisa dipertanggungjawabkan, ya kan. Apalagi inisialnya apa, EJR, ya kan," tegas Aldwin Rahadian dikutip dari tayangan YouTube Cumicumi.
Ia mengungkapkan bahwa suami Syifa Hadju itu merasa sangat terganggu dengan ramainya konfirmasi dari berbagai pihak, padahal kliennya sama sekali tidak tahu-menahu mengenai sosok EJR yang dimaksud.
"Ya bingung aja dan terganggu karena banyak yang mengonfirmasi, ya kan. Ini siapa, apa bener apa gimana, ya bingung juga EJR ini siapa. Dia merasa terganggu karena sebagai public figure dikonfirmasi banyak yang telepon," tambah Aldwin.
Meskipun saat ini masih berupa isu liar di media sosial, Aldwin menyatakan telah ditunjuk secara resmi untuk mengawal serta memantau perkembangan pergerakan narasi fitnah di jejaring sosial.
Pihaknya tak segan-segan menempuh jalur hukum jika menemukan ada unsur sengaja mendiskreditkan atau modus kejahatan lainnya.
"Meskipun ini disampaikan dari akun anonim dan masih belum jelas semua, tapi apa pun itu, saya mengimbau kepada siapa pun, ya, modus niat-niat jahat untuk mendiskreditkan, memfitnah, apalagi misalkan ada modus dugaan pemerasan dan sebagainya, saya warning untuk hati-hati," tegasnya menutup keterangan.
Load more