Viral Konvoi Rombongan Fortuner-Alphard Pelat Nomor ZZ Terobos Area CFD, Begini Kronologinya
- Threads/@arief_budi27
Jakarta, tvOnenews.com - Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung Wibowo turut menyoroti video viral konvoi rombongan mobil Fortuner dan Alphard dengan pelat nomor ZZ.
Pramono mengetahui viralnya rombongan Fortuner dan Alphard tersebut. Mereka nekat menerobos masuk di kawasan Car Free Day (CFD) di Jalan Jendral Sudirman pada Minggu (23/8/2026).
Pramono pun menjelaskan kronologinya. Menurut Gubernur DKI Jakarta itu, lima kendaraan terdiri Fortuner dan Alphard yang melintas secara beriringan di kawasan CFD sempat dihalau oleh petugas Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta.
Ia menambahkan, Dishub DKI Jakarta sempat menahan rombongan tersebut tak lepas bahwa area CFD di Jalan Jendral Sudirman telah ditutup menggunakan barrier atau pembatas jalan.
"Kendaraan itu saat akan masuk sebenarnya sudah ditutup, tetapi mereka yang membuka barrier," ujar Pramono di kawasan Menteng Dalam, Jakarta Selatan, Senin (24/8/2026).
Rombongan Fortuner-Alphard Tak Dengar Instruksi Petugas
- Threads/@arief_budi27
Ia menuturkan, pembatas jalan yang menutupi kawasan CFD tersebut juga dijaga oleh tim gabungan, mulai dari Satpol PP hingga pihak kepolisian.
Lanjut Pramono, pada saat penerobosan, seorang petugas dari Dishub DKI Jakarta bernama Munajat kebetulan berjaga di SCBD. Petugas tersebut langsung menghalau hingga sempat mengarahkan rombongan kendaraan tersebut keluar dari area CFD.
Alih-alih menuruti perintah dari petugas, pengemudi dari rombongan kendaraan tersebut tetap bersikeras merangsek ke kawasan CFD. Menariknya, salah satu rombongan tersebut menggunakan lampu strobo.
Ia menegaskan, pihak Pemerintah DKI Jakarta tengah melakukan pendalaman terkait kejadian tersebut. Selain itu, pemerintah juga akan memeriksa siapa saja kepemilikan kendaraan Fortuner hingga Alphard yang nekat menerobos kawasan CFD.
"Saat ini sedang dilakukan pendalaman, nanti pada saatnya akan kami sampaikan mengenai kendaraan-kendaraan dan siapa yang ada di dalamnya," katanya.
Dalam kesempatan itu, ia menyampaikan harapannya. Ia selaku Gubernur DKI Jakarta menginginkan kejadian serupa tidak boleh terulang kembali ke depannya.
Pramono menyampaikan, dirinya juga telah memberikan teguran kepada pihak Satpol PP DKI Jakarta. Hal ini bertujuan agar mereka bekerja dengan tindakan tegas.
Load more