News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Lagi Viral! Begini Cara Mudah Bikin Tren Linimasa Google Maps Tanpa Instal Aplikasi

Tren Linimasa Google Maps belakangan ini viral di media sosial. Fitur visualisasi perjalanan dari riwayat lokasi Google Maps berupa garis bergerak di atas peta.
Selasa, 25 Agustus 2026 - 21:06 WIB
Tren linimasa Google Maps yang lagi viral
Sumber :
  • tvOnenews.com/Hilal Aulia Pasya

Jakarta, tvOnenews.com - Tren Linimasa Google Maps belakangan ini berhasil menarik perhatian pengguna media sosial khususnya di TikTok. Fitur visualisasi perjalanan dari riwayat lokasi Google Maps sebenarnya sudah lama tersedia.

Namun, Tren Linimasa Google Maps kembali ramai hingga viral di media sosial. Sebab, fitur tersebut dapat menampilkan rekam perjalanan dan tempat-tempat yang pernah dikunjungi dalam bentuk visual garis bergerak di atas peta yang menarik.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Rute perjalanan berbentuk garis yang bergerak selama periode tertentu tampak lebih mudah dipahami. Konsep ini sangat berguna bagi yang ingin merekap perjalanan maupun aktivitas selama beberapa bulan sebelumnya hingga satu tahun terakhir.

Kabar baiknya, pengguna tidak perlu memasang aplikasi tambahan untuk mengikuti tren Linimasa Google Maps. Anda cukup memanfaatkan fitur Google Maps Timeline yang tersedia di aplikasi Google Maps. 

Dengan cara ini, pengguna dapat melihat kembali perjalanan secara praktis. Selain itu, pengguna juga bisa membuat tampilan siap dibagikan ke ruang media sosial.

Sebelum mengikuti tren ini, pengguna harus memastikan sudah masuk atau terhubung ke akun Google yang dipakai saat menggunakan Google Maps. Location Services dan Timeline juga perlu diaktifkan untuk mencatat perjalanan sebelumnya.

Pengguna perlu mengetahui bahwa timeline bersifat opsional bahkan tidak otomatis aktif pada setiap akun. Google menyebut fitur ini hanya aktif setelah pengguna memberikan persetujuan.

Apabila Anda ingin membuat tren Linimasa Google Maps, tvOnenews.com akan merekomendasikan beberapa langkah agar bisa dibuat menjadi animasi yang diambil dari berbagai sumber.

Cara Mudah Bikin Tren Linimasa Google Maps yang Lagi Viral

1. Mempersiapkan Data Linimasa Google Maps

Anda dapat melakukan langkah pertama dengan cara mempersiapkan data riwayat lokasi yang tercatat di Google Maps. Bagian hal ini sangat penting untuk divisualisasikan Anda.

Data riwayat lokasi sangat dibutuhkan. Pembuatan visualisasi berdasarkan riwayat lokasi dan jejaknya pernah tersimpan. Rutenya yang dapat ditampilkan akan semakin menarik jika data perjalanan yang tersedia semakin lengkap.

Jika menggunakan ponsel Android, cara pertama membuka menu "Pengaturan/Setting". Selepas itu, Anda dapat memilih menu "Lokasi/Location".

Di dalam menu lokasi, Anda nantinya bisa memilih menu "Layanan Lokasi/Location Services".

2. Membuka Google Maps Timeline

Dalam menu Layanan Lokasi terdapat beberapa kolom, mulai dari Akurasi Lokasi, Berbagi Lokasi Google, Layanan Lokasi Darurat, Linimasa, Peringatan Krisis, Peringatan gempa bumi, Tempat tepercaya, Pemindaian Wi-Fi, dan Pemindaian Bluetooth.

Anda bisa membuka fitur "Linimasa/Timeline" Google Maps. Nanti Anda akan dihadapi memilih akun Google yang catatan perjalanannya dapat dibuat menjadi visualisasi.

Kemudian, Anda dapat memilih data perjalanan yang ingin dibuat menjadi bahan visualisasi. Periode tertentu yang ditampilkan sesuai kebutuhan, mulai dari satu bulan, beberapa bulan, serta satu tahun sebelumnya.

3. Mempersiapkan Data Visualisasi

Jika terdapat data Linimasa, Anda bisa melanjutkan ke tahap berikutnya dengan mempersiapkan data untuk kebutuhan alat visualisasi. Caranya bisa memilih menu "Ekspor Data Linimasa/Export Timeline Data" agar data lokasinya tersimpan dalam folder tertentu.

4. Layanan Timeline Visualizer

Kemudian, Anda bisa membuka Google dan mencari layanan Timeline Visualizer. Selepas itu, bisa memasukkan data Linimasa Google Maps berdasarkan petunjuk yang disediakan dalam layanan tersebut.

Para konten kreator TikTok rata-rata merekomendasikan salah satu layanan tersebut melalui timelinevisualizer.net.

5. Periode dan Tampilan Perjalanan yang Menarik

Anda bisa memilih menu "Choose Timeline.json". Di momen ini, Anda dapat memasukkan data linimasa yang terekspor sebelumnya. Sebisa mungkin Dokumen JSON Linimasa Google Maps harus memiliki isi agar mudah untuk kebutuhan proses visualisasi.

Anda dapat menentukan rentang waktu perjalanan yang sekiranya bisa membuat tampilan animasi semakin menarik. Sebisa mungkin memilih periode yang mempunyai pola rute paling jelas agar hasil visualisasi tampak lebih informatif.

6. Download Video Jejak Perjalanan

Anda bisa menjalankan proses visualisasinya. Anda bisa mengklik tombol "Create MP4" agar dapat diekstrak menjadi tampilan animasi perjalanan bergerak di atas peta dari awal sampai akhir.

(hap)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Pertamina Dukung Bank Sampah Desa Kuta, Pengelolaan Sampah Kawasan Wisata Mandalika Lebih Optimal

Pertamina Dukung Bank Sampah Desa Kuta, Pengelolaan Sampah Kawasan Wisata Mandalika Lebih Optimal

Pertamina dukung bank sampah Desa Kuta, pengelolaan sampah kawasan wisata Mandalika lebih optimal.
Lomba Bidar Tradisional Kodam II Sriwijaya Jadi Ajang Pelestarian Budaya dan Penjaringan Atlet

Lomba Bidar Tradisional Kodam II Sriwijaya Jadi Ajang Pelestarian Budaya dan Penjaringan Atlet

Kodam II Sriwijaya kembali menggelar Lomba Bidar Tradisional Piala Pangdam di Venue Dayung, kawasan Jakabaring Sport City (JSC), Palembang, Sabtu (10/10/2026).
Ada Laga Persib 11, 14 dan 18 Oktober 2026 di Stadion Si Jalak Harupat, Polresta Bandung Siapkan Pengamanan Tanpa Celah

Ada Laga Persib 11, 14 dan 18 Oktober 2026 di Stadion Si Jalak Harupat, Polresta Bandung Siapkan Pengamanan Tanpa Celah

Persib akan berlaga pada 11, 14 dan 18 Oktober 2026 di Stadion Si Jalak Harupat. Pihak kepolisian mengingatkan agar Bobotoh menjaga perilaku selama pertandingan.
Klarifikasi Lengkap Kirana Larasati, Artis yang Tersandung Kasus Dugaan Penipuan Emas

Klarifikasi Lengkap Kirana Larasati, Artis yang Tersandung Kasus Dugaan Penipuan Emas

Dua nama artis mencuat dalam kasus dugaan penipuan emas. Karina Larasati dan Jennifer Coppen diketahui telah memberikan keterangan atau klarifikasi hal terkait.
Veda Ega Start Ketujuh di Moto3 Mandalika, Pembalap Indonesia Siap Bikin Kejutan di Negara Sendiri

Veda Ega Start Ketujuh di Moto3 Mandalika, Pembalap Indonesia Siap Bikin Kejutan di Negara Sendiri

Hasil tersebut menjadi modal penting bagi Veda Ega Pratama untuk memburu posisi lebih tinggi saat tampil di hadapan ribuan pendukung Tanah Air.
5 Zodiak Paling Hoki soal Karier Pekan Depan, 12-18 Oktober 2026: Ada Peluang Baru Menanti!

5 Zodiak Paling Hoki soal Karier Pekan Depan, 12-18 Oktober 2026: Ada Peluang Baru Menanti!

Berikut 5 zodiak yang diprediksi paling hoki soal karier pekan depan, 12-18 Oktober 2026: Ada peluang baru menanti. Zodiakmu termasuk?

Trending

Manfaatkan Bekas Kandang Sapi, Buruh Pabrik di Probolinggo Hasilkan Cuan dari Budidaya Kelinci Hias

Manfaatkan Bekas Kandang Sapi, Buruh Pabrik di Probolinggo Hasilkan Cuan dari Budidaya Kelinci Hias

Berawal dari sekadar mengikuti teman, seorang buruh pabrik di Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, berhasil mengembangkan usaha budidaya kelinci hias jenis Rex.
Guru Pesantren di Bekasi Jadi Tersangka Kekerasan Seksual Puluhan Santri, Petugas Keamanan Diduga Ikut Terlibat

Guru Pesantren di Bekasi Jadi Tersangka Kekerasan Seksual Puluhan Santri, Petugas Keamanan Diduga Ikut Terlibat

Seorang guru di salah satu pondok pesantren di Bekasi ditetapkan sebagai tersangka kekerasan seksual terhadap santriwati. Tiga orang lainnya diduga terlibat dalam kasus ini. Salah satunya merupakan petugas keamanan pesantren.
Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung Viral, Pihak Kampus Ungkap Fakta Ini

Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung Viral, Pihak Kampus Ungkap Fakta Ini

Viral video asusila berdurasi 13 menit diduga memakai atribut Poltekkes Bandung. Pihak kampus membantah pemeran dalam rekaman merupakan mahasiswinya.
Kisah Biarawati Asal Nias yang Berjuang untuk Anak Berkebutuhan Khusus, Kisahnya Buka Mata soal Pendidikan Inklusif

Kisah Biarawati Asal Nias yang Berjuang untuk Anak Berkebutuhan Khusus, Kisahnya Buka Mata soal Pendidikan Inklusif

Masyarakat juga perlu mengubah cara pandang terhadap anak berkebutuhan khusus. Mereka bukan sekadar penerima bantuan atau objek belas kasihan
Poin Penting Pernyataan Resmi Jennifer Coppen setelah Terseret Dugaan Penipuan Emas Rp25 Miliar

Poin Penting Pernyataan Resmi Jennifer Coppen setelah Terseret Dugaan Penipuan Emas Rp25 Miliar

Jennifer Coppen menampilkan lima poin dalam pernyataan resmi klarifikasinya setelah diseret dalam kasus dugaan penipuan investasi emas mencapai Rp25 miliar.
3 Fakta soal Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung

3 Fakta soal Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung

Jagat media sosial dihebohkan dengan beredarnya rekaman video asusila berdurasi 13 menit yang menyeret nama salah satu institusi pendidikan kesehatan terkemuka
Imbas Kekalahan Aneh 6-0 dari Malaysia Masih Terasa, PSSI-nya Singapura Banjir Kritik Usai Umumkan FIFA Matchday Lawan Brasil

Imbas Kekalahan Aneh 6-0 dari Malaysia Masih Terasa, PSSI-nya Singapura Banjir Kritik Usai Umumkan FIFA Matchday Lawan Brasil

Federasi Sepak Bola Singapura (FAS) menuai kritik setelah mengumumkan laga persahabatan melawan Brasil dan Paraguay pada November 2026.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT