Viral Driver Taksi Online Tuduh Penumpang Curi HP, Ending-nya Tuai Perdebatan Netizen
- Tangkapan layar Instagram/jakarta24jam.id
tvOnenews.com - Perjalanan menuju bandara berubah menjadi cekcok setelah driver taksi online menuduh penumpangnya mengambil handphone miliknya.
Menurut penuturan penumpang, masalah bermula ketika driver taksi online menyadari ponselnya hilang. Driver kemudian mencari ponsel tersebut dan menaruh kecurigaan kepada penumpang karena disebut sebagai satu-satunya orang yang baru saja dijemput.
Penumpang membantah tuduhan tersebut. Ia bahkan meminta pengemudi mencoba menghubungi ponselnya melalui panggilan telepon.
Perdebatan pun semakin memanas hingga driver memeriksa bagian bagasi, tempat ponsel yang sebelumnya dinyatakan hilang itu akhirnya ditemukan.
"Ini ya nuduh orang maling nih, handphone-nya nyelip di bawah sini," ucapnya penumpang sambil menunjuk bagian tempat ponsel ditemukan.
Meski demikian, driver taksi online tetap merasa janggal dengan posisi ponsel tersebut. Ia menduga perangkat itu sengaja dipindahkan dari bagian depan ke belakang kendaraan.
"Lu pindahin dari depan ke belakang itu handphone," ucap sang driver.
Penumpang kemudian mempertanyakan tuduhan tersebut. Menurutnya, jika memang berniat mengambil ponsel, dirinya tidak mungkin meminta pengemudi untuk mencoba menghubunginya.
"Ngapain gua ngambil handphone elu, apa jawaban elu? Ngapain gua suruh miss call," ujar penumpang.
Perselisihan tersebut terus berlanjut hingga pengemudi disebut mengajak penumpang menyelesaikan persoalan di kantor polisi. Penumpang kemudian merekam percakapan mereka dan meminta agar seluruh bagian kendaraan diperiksa, termasuk bagasi.
Saat bagasi diperiksa, ponsel yang sebelumnya dinyatakan hilang ternyata ditemukan terselip di balik karpet bagasi.
Namun, persoalan belum langsung berakhir. Menurut penuturan penumpang, setelah ponsel ditemukan, pengemudi justru kembali menuding bahwa perangkat tersebut sengaja dipindahkan ke bagian bagasi.
Viral dan Tuai Perdebatan Netizen
Video perselisihan antara pengemudi dan penumpang tersebut kemudian beredar luas di media sosial hingga menjadi viral. Video itu diunggah kembali oleh akun Instagram @jakarta24jam.id dan langsung memancing beragam tanggapan dari warganet.
Sebagian netizen justru menduga penumpang sebagai pihak yang bersalah dan menilai sejumlah sikapnya selama perdebatan terlihat mencurigakan.
"Modus modus.. muka2 Tertekan judol itu," komentar seorang netizen.
"Kok saya lebih percaya drivernya ya," tulis netizen lainnya.
"Penumpang yang ambil keburu ketahuan dia buang ke belakang," komentar pengguna lain.
Ada pula warganet yang menilai sikap pengemudi terlihat lebih tenang ketika menghadapi tuduhan tersebut.
"Lebih percaya bapak drivernya... gak panikan, gak playing victim, diajak ke kantor polisi malah makin berisik yg rekam," tulis seorang netizen.
Meski begitu, sebagian warganet memilih tidak langsung menyimpulkan siapa yang benar. Mereka menilai rekaman yang beredar belum tentu memberikan gambaran lengkap mengenai kejadian sebenarnya.
"Ini gatau yang mana yang bener, yang berantem malah netizen online," tulis salah satu akun.
Sementara itu, netizen lainnya tetap mencurigai penumpang karena menilai gaya bicaranya menunjukkan kepanikan.
"Penumpang adalah pelaku karna dari segi bahasa bertele2, tanda orang lagi panik, drivernya udah nantangin ke kantor polisi tapi si penumpang ngelak," komentar seorang pengguna.
Pertanyaan lain juga muncul terkait bagaimana ponsel yang awalnya disebut berada di bagian depan kendaraan bisa berakhir di bagian belakang.
"Driver di depan gimana caranya hp bisa nyelip di bangku belakang kalo bukan penumpang yg selipin," tulis netizen.
Ada pula yang menilai posisi penemuan ponsel di bagian belakang kendaraan memang menimbulkan tanda tanya.
"Penumpang memintaa cex bagasi, dan teryata ada di belakang bagasi, nyelip di jok, menarik yaa, antara drever lupa apa emang digeser sma penumpang nya," komentar warganet.
Hingga video tersebut viral, belum ada kepastian mengenai bagaimana ponsel tersebut bisa berpindah hingga ditemukan di bagian bagasi. Karena itu, publik di media sosial masih terpecah dalam menilai siapa yang sebenarnya bertanggung jawab atas kejadian tersebut.
Load more