Viral Link Video 7 Menit Lylia Kasir Minimarket Pakai Sound Dora-Dora, Pakar Peringatkan Risiko Pembobolan OTP dan Rekening
- Tangkapan layar
tvOnenews.com – Jagat media sosial TikTok dan X tengah digemparkan oleh maraknya perbincangan narasi video berdurasi 7 menit yang mengaitkan sosok kasir minimarket berparas manis dengan nama Lylia.
Masyarakat diimbau ekstra waspada agar tidak terjebak tipu daya tautan palsu yang sengaja disebar oleh oknum tak bertanggung jawab.Â
Konten liar ini dikemas menggunakan potongan video berlatar belakang lagu (sound) viral Dora-Dora yang dipadukan dengan narasi promosi sensasional demi memancing rasa penasaran warganet mengeklik tautan jebakan.
- Tangkapan layar
Praktisi Keamanan Siber Muhammad Bella BN menyebut fenomena seperti ini perlu diwaspadai karena memanfaatkan dua hal sekaligus yakni rasa penasaran masyarakat terhadap konten viral dan teknik sosial engineering.
"Ketika sebuah isu sedang ramai, pelaku memanfaatkan momentum tersebut dengan membuat thumbnail atau narasi yang seolah mengarahkan orang ke 'video lengkap'. Apalagi sekarang teknologi AI generatif semakin mudah digunakan untuk memodifikasi foto, video, dan suara," katanya kepada tvOnenews.com, Jumat (28/6/2026).
Padahal sosok Lylia tidak pernah terkonfirmasi sebagai sosok nyata. Cuplikan yang beredar merupakan potongan video acak, dan pihak manajemen minimarket terkait pun tidak pernah merilis pernyataan resmi.
Tautan yang dicantumkan pun berpotensi merupakan modus phishing. Kreator nakal menyisipkan istilah seperti "coolmax" guna lolos dari saringan sensor algoritma TikTok dan X.
- Tangkapan layar
- Tangkapan layar
Tautan tersembunyi beriming-iming 'video lengkap'Â tersebut sangat berbahaya karena dapat menguras kode verifikasi (OTP) perbankan milik korban.
"Klik tautan saja memang tidak otomatis berarti seluruh data langsung terbobol. Namun risikonya meroket apabila korban memasukkan data, mengunduh file, memberikan izin akses, atau memasukkan kode OTP dan kredensial," jelas Bella BN.
"Target utamanya adalah username, password, data pribadi, informasi rekening, hingga kode OTP. Yang paling berbahaya adalah mengikuti instruksi di halaman jebakan tersebut," tambahnya.
Lebih lanjut, terdapat sejumlah tips untuk orang awam agar terhindar dari jebakan tautan semacam itu.
"Beberapa langkah pencegahan sederhana yang wajib diterapkan adalah dengan mengaktifkan 2FA/MFA pada seluruh akun penting. Kemudian jangan langsung percaya pada tautan yang disebarkan hanya karena sedang viral," terangnya.
Load more