Awal Mula Viral Video CCTV 21 Detik Kepsek dan Guru SD Mesum di Pekalongan
- Tangkapan layar
tvOnenews.com – Sebuah rekaman video CCTV berdurasi 21 detik mendadak viral dan menduduki perbincangan hangat warga Pekalongan serta jagat maya. Video viral tersebut memperlihatkan aksi tidak senonoh antara seorang oknum kepala sekolah dan guru Sekolah Dasar (SD) di lingkungan sekolah.
Berdasarkan penelusuran, aksi tak terpuji tersebut diduga berlangsung di salah satu SD di Desa Langkap, Kecamatan Kedungwuni, Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah.
Menanggapi kehebohan tersebut, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Pekalongan Kholid mengonfirmasi kebenaran kejadian yang berlangsung sekitar awal Agustus 2026 tersebut.
"Keduanya memang kepala sekolah dan guru. Informasinya itu awal Agustus," tegas Kholid saat dikonfirmasi, Jumat (4/9/2026).
Usut punya usut, terekamnya aksi mesum kedua oknum tenaga pendidik tersebut berawal dari rasa curiga rekan-rekan kerja di sekolah.
Hubungan terlarang antara kepsek dan guru ASN yang masing-masing sudah memiliki pasangan sah itu dilaporkan telah terjalin selama enam bulan.
Karena gelagat keduanya kian terang-terangan dan meresahkan, rekan kerja di sekolah berinisiatif memasang kamera pengintai tersembunyi untuk membuktikan dugaan perselingkuhan tersebut.
"Teman-temannya inisiatif sendiri memasang CCTV karena isu hubungan keduanya sudah lama beredar. Artinya, itu bukan CCTV aset sekolah," ungkap Kholid.
Kepsek Dicopot, Guru ASN Dipindah
Setelah mengantongi bukti dan laporan resmi pada awal Agustus 2026, Disdikbud Kabupaten Pekalongan langsung mengambil tindakan disiplin tegas terhadap kedua pihak.
Oknum kepala sekolah tersebut resmi dicopot dari jabatannya dan ditarik ke kantor Dinas Pendidikan. Sementara itu, oknum guru berstatus ASN langsung dipindahkan ke lokasi tugas yang jauh.
"Oknum kepala sekolah langsung kita copot. Saya taruh di Dinas Pendidikan. Untuk oknum gurunya seorang ASN sudah kita pindah ke tempat yang jauh," terangnya.
Untuk sanksi kedinasan lanjutan, Disdikbud Pekalongan masih menunggu keputusan dan rekomendasi dari Plt Bupati Pekalongan.
Kholid mengimbau agar seluruh ASN, khususnya tenaga pendidik, senantiasa menjaga integritas dan memberikan keteladanan moral yang baik.
Load more