Sosok Fajar Sahrudin yang Ditemukan Tewas Diduga Akhiri Hidup di Area GBK di Mata Mantan Rekan Kerjanya
- Instagram/@stewiecopp
"Dia udah yatim piatu sejak sekolah, dia kurang dekat sama keluarganya, dia enggak cocok sama beberapa circle pertemanannya, dan lain-lain," tuturnya.
Ia tidak bisa membayangkan jika ada di posisis FS. Menurutnya, perjuangan untuk menyembuhkan berbagai hal tersebut sangat tidak mudah dilakukan oleh semua orang.
"Entah seberat apa kondisinya sampai pada akhirnya dia memutuskan untuk mengakhiri hidupnya sendiri, aku yakin pasti berat banget sampai dia udah enggak kuat menahan sakitnya," ucapnya.
Sudah Tahu Korban Pernah Coba Bunuh Diri
Lebih lanjut, Ellisa menyoroti kasus kematian FS viral di media sosial X dan Threads. Ia justru menyayangkan masih banyak pihak yang nirempati dan menghujat kasus dialami oleh mantan rekan satu timnya.
"Ada yang mengatakan almarhum, 'attention seeker, victim mentality'. Duh jujur aku pusing keep up sama omongan-omongan banyak pihak di kedua platform itu," heran dia.
Ia selaku mantan rekan satu timnya cukup mengetahui kisah FS. Korban sempat beberapa kali ingin melakukan percobaan bunuh diri sesuai dengan tulisan yang diunggah oleh FS melalui autobiografinya.
"Dan kematiannya kemarin itu udah dia rencanakan dari tahun lalu. Desember tahun lalu, aku coba reach out almarhum dan berusaha ajak ketemu. Niatnya ingin coba meluluhkan hatinya untuk berhijrah. Qadarullah, dia menolak dan mengabaikan spam pesan-pesan aku sampai beberapa bulan berikutnya," paparnya.
"Setelah itu dia menghilang, enggak ada kabar sama sekali. Sampai hari Minggu lalu, dia publish kematiannya sendiri di akun-akun media sosialnya. Jujur sedih banget, seolah merasa gagal sebagai teman dan sesama manusia. Selama ini emang udah sering banget dengar berita-berita orang bundir, tapi baru kali ini terjadi sama teman sendiri," sambungnya.
Sebelumnya diberitakan, kabar pria ditemukan tewas dibenarkan oleh Kapolsek Metro Tanah Abang, AKBP Dhimas Prasetyo. Penemuan FS terjadi di area GBK, Jakarta Pusat, Minggu (6/9/2026) dini hari.
Dhimas menjelaskan, awal mula peristiwa ini terungkap setelah FS membuat sejumlah unggahan di media sosial. Isinya mengenai pesan perpisahan ditujukan kepada teman-temannya.
Load more