Viral Pengendara Motor Vs Petugas SPBU di Maros, Saling Pukul di Tengah Antre BBM
- Kolase Instagram/@folk_makassar & ChatGPT
Maros, tvOnenews.com - Sebuah video memperlihatkan aksi keributan di salah satu Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan (Sulsel), viral di media sosial.
Dilihat tvOnenews.com dari video viral di media sosial, Sabtu (12/9/2026), ketegangan yang terjadi melibatkan antara pengendara sepeda motor dan petugas SPBU di Kabupaten Maros, Sulsel.
Dalam video yang beredar, pengendara motor mengenakan helm biru dan kaos polos berwarna hijau tua terekam sedang marah-marah kepada seorang petugas SPBU. Ia bahkan tampak sambil menunjuk-nunjuk dalam kondisi emosi.
Bahkan, pengendara motor tersebut memberikan pukulan keras. Hal ini membuat petugas SPBU itu menghantam balik pemotor mengenakan helm biru.
Kasi Humas Polres Maros, AKP Ahmad tidak membantah adanya insiden keributan antara pengenddara motor dan petugas SPBU di tengah antrean pengisian bahan bakar minyak (BBM).
"Iya benar," ujar Ahmad, Sabtu (12/9/2026).
Ia menjelaskan, peristiwa percekcokan tersebut terjadi di SPBU Bentenge, Kecamatan Mandai, Kabupaten Maros pada Jumat (11/9/2026) malam.
"Kejadiannya malam (Jumat)," katanya.
Tak lama kemudian, pihak kepolisian langsung mendatangi lokasi kejadian. Hal tersebut bertujuan untuk mengecek kondisi ketegangan saat para pemotor mengantre di pengisian BBM.
Kedatangan polisi tak lepas dari adanya laporan masyarakat. Warga sekitar mengabarkan keributan terjadi di SPBU Bentenge.
Ahmad menambahkan, hingga kini polisi belum mendapat laporan resmi yang masuk, baik dari kedua belah pihak yang terlibat dan terekam dalam video viral tersebut.
"Tapi anggota sudah ke sana. Belum diketahui penyebabnya karena anggota masih di lapangan," terangnya.
Mengacu dari berbagai pendapat yang beredar, motif perkelahian hingga pemukulan tersebut berawal dari pemotor diduga menyerobot antrean. Operator yang bertugas kemudian juga dalam kondisi lelah.
Adapun informasi awal dari pihak kepolisian, kata Ahmad, pemotor yang diduga terlibat melakukan pemukulan telah pergi meninggalkan lokasi setelah kejadian. Hingga saat ini, identitas pengendara motor itu belum diketahui.
Polisi masih terus melakukan pendalaman. Tujuannya berfungsi untuk pendataan identitas pelaku hingga memastikan kondisi terkini petugas SPBU yang terpukul oleh pemotor tersebut.
"Kami belum tahu terkait kronologi pastinya, juga soal kondisi korban, apakah mengalami luka atau seperti apa," tukasnya.
(hap)
Load more