Lama Tak Muncul Bersama, Kini Sarwendah dan Gio Semangat Kerja Bareng, Momennya Dibagikan di Medsos
- dok.kolase tvOnenews.com / medsos @sarwendah29
Jakarta, tvOnenews.com- Masih ingatkah artis Selebgram Sarwendah dan Giorgio yang pernah menggemparkan media sosial?. Mereka sempat mendapatkan gelombang penolakan atau petisi boikot, hingga keduanya rehat mengabadikan momen bersama.
- dok.kolase tvOnenews.com / Instagram ruben_onsu
Gelombang protes berupa penolakan itu viral di medsos. Hingga direspons kuasa hukum Sarwendah kala kliennya mendapatkan gelombang penolakan.
Informasi tersebut heboh di tengah kabar Sarwendah dan Ruben Onsu yang berselisih perkara hak asuh anak.
"kami merespons positif, kami mengimbau mari bersama-sama ciptakan ruang digital yang kondusif," ucap Abraham Simon, kuasa hukum Sarwendah dalam Instagram cumicumi.
Momen Manis Sarwendah dan Giorgio
Setelah melewati gelombang penolakan yang terjadi sekitar Juni 2026. Kini Sarwendah dan Gio kembali membagikan momen hangat bersama di Instagram pribadinya.
Keduanya sama-sama menjalani aktivitas biasa. Mulai olahraga bersama dan kerja bareng dan live. Itu dibagikan Sarwendah dalam akun pribadinya @sarwendah29.
"Hariku, satu momen pada satu waktu. Mengantar anak-anak ke sekolah, meluangkan waktu untuk diri sendiri gym dan kembali kerja," tulis Sarwendah dalam unggahannya.
- dok.kolase tvOnenews.com / medsos @sarwendah29
Ada momen manis, pasangan muda ini tampil bersama sebagai host untuk bekerja bareng. Mereka seperti biasa melakukan kerja live streaming.
Sebagaimana diketahui, Sarwendah Giorgio Antonio Chandra menjalin hubungan. Keduanya kerap tampil bersama dengan berkolaborasi dan live bareng.
Sehubungan dengan kabar, kasus hak asuh anak Sarwendah dan Ruben Onsu yang sempat heboh. Kasus hukum hak asuh anak antara Ruben Onsu dan Sarwendah di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan berlanjut ke pokok perkara, setelah proses mediasi dinyatakan gagal pada 19 Agustus 2026.
Perkembangan terbarunya, mediasi gagal karena tidak ada kesepahaman mengenai syarat pertemuan anak.
Diketahui, pihak Ruben ingin akses bertemu tanpa syarat, sementara pihak Sarwendah menerapkan ketentuan tertentu termasuk pemeriksaan kesehatan.
Kemudian pihak Sarwendah melalui kuasa hukumnya resmi mengajukan gugatan balik (rekonvensi), yang kemudian dipertanyakan oleh pihak Ruben karena anak-anak saat ini sudah berada dalam pengasuhan Sarwendah.
Sementara pihak Ruben yang memperjuangkan hak asuh karena kekhawatiran terhadap psikologis anak, batasan akses bertemu, serta dinamika komunikasi pengasuhan.
Load more