Bantah Lakukan Pelecehan Seksual, Betrand Peto Ungkap Momen Bertemu ANW yang Sedang Menangis
- Instagram/betrandpetoputraonsu
tvOnenews.com - Betrand Peto akhirnya memberikan penjelasan mengenai kasus yang membuat namanya terseret dalam laporan dugaan tindak pidana kekerasan seksual (TPKS).
Putra angkat Ruben Onsu tersebut membantah telah melakukan tindakan seperti yang dituduhkan seorang perempuan berinisial ANW. Betrand bahkan mengatakan dirinya tidak mengenal perempuan yang disebut sebagai pelapor dalam perkara tersebut.
Pernyataan itu disampaikan Betrand melalui sebuah video yang beredar di media sosial. Ia merasa perlu menjelaskan versinya setelah kabar mengenai laporan terhadap dirinya ramai diperbincangkan publik.
- Instagram @betrandpetoputraonsu
"Aku tidak melakukan hal seperti apa yang dibilang (tindakan dugaan kekerasan seksual)," kata Betrand dilansir dari postingan akun Threads @starplaydotcom.
Penyanyi yang akrab disapa Onyo itu kemudian menceritakan situasi yang menurut versinya terjadi di lokasi. Ia menyebut awalnya melihat seorang perempuan dalam kondisi menangis.
Merasa tidak mengetahui persoalan yang terjadi, Betrand mengaku sempat menanyakan alasan perempuan tersebut menangis. Namun, menurutnya, pertanyaan itu tidak mendapat respons.
"Dan ia tidak menjawab sama sekali. Tiba-tiba, temannya itu datang yang antingnya copot ini. Aku pun gak kenal sama mereka," tutur Onyo.
- Instagram @betrandpetoputraonsu
Situasi kemudian berubah setelah teman perempuan tersebut datang dan mempertanyakan kondisi rekannya. Betrand menyebut orang tersebut sempat menarik baju dan tangannya.
Betrand lantas meminta agar perempuan yang menangis itu ditanya secara langsung karena dirinya juga tidak mengetahui persoalan yang sedang terjadi.
"Aku bilang sama dia, kamu tanya sama teman kamu karena aku pun gak dapat jawaban dari teman kamu," katanya.
Menurut Betrand, komunikasi tersebut berlangsung dalam suasana yang tidak kondusif. Ia menyebut pertanyaan dari teman perempuan itu disampaikan dengan nada yang cukup keras.
Ketegangan di lokasi kemudian berujung pada perkelahian. Betrand menyebut temannya terlibat cekcok dengan teman perempuan tersebut hingga terjadi aksi saling jambak.
- Instagram @betrandpetoputraonsu
"Akhirnya teman ku gak terima, dari situ mulai lah berantem, jambak-jambakan. Di situ aku juga udah bilang udah bibi gak usah berantem," ucapnya.
Keterangan Betrand tersebut menjadi versi berbeda dari laporan yang disampaikan ANW.
Sebelumnya, nama Betrand mencuat setelah laporan dugaan TPKS terhadap dirinya dikonfirmasi Polda Metro Jaya. Laporan itu berkaitan dengan dugaan kejadian di sebuah kelab malam kawasan SCBD, Jakarta Selatan, pada Sabtu (12/9/2026).
ANW melalui kuasa hukumnya menyampaikan bahwa dugaan tindakan tersebut terjadi ketika dirinya berada di toilet kelab. Ia menyebut tidak ada proses pendekatan atau rayuan terlebih dahulu.
"Nggak ada, nggak ada (Betrand merayu atau memancing). Dia langsung nyerang saya, dia cium saya," kata ANW.
Kuasa hukum ANW, Nathaniel Hutagaol, menyebut laporan tersebut dibuat dengan sangkaan Pasal 473 KUHP dan Pasal 6 Undang-Undang Tindak Pidana Kekerasan Seksual (UU TPKS).
Nathaniel juga menyebut terdapat saksi yang menurutnya berada di sekitar lokasi ketika peristiwa yang dilaporkan terjadi. Ia mengatakan ANW sempat melakukan perlawanan dan terdapat teman yang dapat memberikan keterangan kepada penyidik.
Sementara itu, pihak keluarga Betrand meminta masyarakat tidak terburu-buru menyimpulkan perkara tersebut.
Kuasa hukum Ruben Onsu, Minola Sebayang, sebelumnya menyebut informasi yang diterimanya menunjukkan Betrand tidak terlibat dalam perkelahian karena orang yang bertikai merupakan temannya.
Kini, proses hukum masih berjalan. Perbedaan keterangan antara Betrand dan pihak pelapor membuat fakta mengenai kejadian tersebut masih harus didalami melalui pemeriksaan serta bukti yang dimiliki penyidik. (asl)
Load more