News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Viral Wanita Ditendang hingga Tersungkur di Mal, Pelaku: Ganggu Orang Makan Aja, Minta Maaf!

Video wanita ditendang pria saat mengantre makanan di Mal Senayan City viral. Polisi cek CCTV dan TKP, sementara korban disebut masih trauma. Simak hukum
Kamis, 17 September 2026 - 17:23 WIB
Viral Wanita Ditendang hingga Tersungkur di Mal, Pelaku Ganggu Orang Makan Aja, Minta Maaf!
Sumber :
  • Tangkapan layar threads

“Tindakan yang dilakukan melakukan pengecekan TKP, cek CCTV,” ujar Dhimas.

Selain memeriksa lokasi dan rekaman kamera pengawas, polisi juga telah menghubungi teman korban untuk memperoleh informasi mengenai kejadian tersebut. Polisi turut mengimbau agar korban membuat laporan sehingga perkara dapat diproses lebih lanjut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Namun, sampai Kamis (17/9/2026), laporan polisi belum dibuat. Dhimas mengatakan kondisi korban yang masih mengalami syok dan trauma menjadi salah satu alasan laporan belum disampaikan.

“Korban belum bisa membuat laporan polisi karena masih syok atau trauma,” pungkas Dhimas.

Polisi saat ini masih mengumpulkan informasi dan bukti awal. Karena proses tersebut berjalan, motif maupun rangkaian kejadian secara lengkap belum dapat dipastikan hanya berdasarkan potongan video yang beredar di media sosial.

Bisa Dijerat Pasal Penganiayaan?

Dari sisi hukum, tindakan kekerasan fisik terhadap seseorang dapat masuk dalam ranah pidana apabila unsur tindak pidananya terpenuhi. 

Peristiwa yang terjadi pada September 2026 juga sudah berada dalam periode berlakunya KUHP Nasional berdasarkan UU Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana. Undang-undang tersebut mulai berlaku pada 2 Januari 2026.

Viral Wanita Ditendang hingga Tersungkur di Mal, Pelaku Ganggu Orang Makan Aja, Minta Maaf!
Viral Wanita Ditendang hingga Tersungkur di Mal, Pelaku Ganggu Orang Makan Aja, Minta Maaf!
Sumber :
  • Tangkapan layar threads

Untuk dugaan penganiayaan, ketentuan yang relevan berada dalam Buku Kedua KUHP Nasional. Pasal yang dapat dikenakan nantinya bergantung pada hasil pemeriksaan polisi, termasuk bagaimana tindakan dilakukan dan apakah korban mengalami luka atau dampak kesehatan tertentu.

Karena itu, rekaman CCTV menjadi penting untuk membantu penyidik melihat urutan kejadian secara lebih utuh. Keterangan korban, saksi, rekaman kamera pengawas, serta bukti medis apabila terdapat cedera dapat menjadi bagian dari proses pembuktian.

Dalam kasus ini, polisi belum menyampaikan bahwa pria dalam rekaman telah ditetapkan sebagai tersangka. Penyebutan pelaku juga perlu dibedakan dari status hukum seseorang selama proses penyelidikan dan penyidikan masih berlangsung.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kasus tersebut kini menjadi perhatian setelah rekaman CCTV tersebar luas. Polisi masih melakukan pengecekan lokasi dan bukti rekaman, sementara korban disebut masih mengalami trauma.

Dengan demikian, perkembangan perkara selanjutnya akan bergantung pada hasil penyelidikan serta laporan resmi korban. Jika unsur tindak pidana ditemukan, proses hukum dapat dilanjutkan sesuai ketentuan KUHP Nasional yang berlaku. (udn)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Rekam Jejak Prof. Yasir Nasution di Dunia Pendidikan Islam, Mantan Rektor IAIN Sumatera Utara yang Tutup Usia

Rekam Jejak Prof. Yasir Nasution di Dunia Pendidikan Islam, Mantan Rektor IAIN Sumatera Utara yang Tutup Usia

Prof. Yasir Nasution, mantan Rektor IAIN Sumatera Utara, meninggal dunia pada 2 November 2026. Simak profil, perjalanan karier, dan pengabdiannya di dunia pendidikan Islam.
Klasemen Liga Voli Vietnam 2026, 3 November: Rivan Nurmulki Resmi Susul Farhan Halim ke Semifinal, Boy Arnez Masih Berjuang

Klasemen Liga Voli Vietnam 2026, 3 November: Rivan Nurmulki Resmi Susul Farhan Halim ke Semifinal, Boy Arnez Masih Berjuang

Klasemen Liga Voli Vietnam 2026 putaran kedua, di mana tiga pemain Timnas Voli Indonesia terus meraih hasil positif. Termasuk Rivan Nurmulki yang menyusul Farhan Halim lolos ke semifinal, sedangkan Boy Arnez masih berjuang untuk lolos ke empat besar.
PKS Berduka, Perancang Logo Baru Partai Ndang Sutisna Meninggal Dunia

PKS Berduka, Perancang Logo Baru Partai Ndang Sutisna Meninggal Dunia

PKS sampaikan pesan belasungkawa atas meninggalnya Ndang Sutisna, perancang logo baru partai yang karyanya menjadi identitas visual PKS.
Kabar Duka, Hakim Pengadilan Negeri Koto Baru Mercy Monica Yolanda Meninggal Dunia

Kabar Duka, Hakim Pengadilan Negeri Koto Baru Mercy Monica Yolanda Meninggal Dunia

Kabar duka datang dari lingkungan peradilan di Indonesia. Hakim Pengadilan Negeri Koto Baru, Mercy Monica Yolanda, S.H., M.Kn., dikabarkan meninggal dunia.
Komdis PSSI Resmi Sanksi Persib Bandung Akibat Tak Punya Dokter Tim, Bagaimana AFC?

Komdis PSSI Resmi Sanksi Persib Bandung Akibat Tak Punya Dokter Tim, Bagaimana AFC?

Komdis PSSI memutuskan Persib bersalah dalam pertandingan Super League antara Madura United melawan Persib Bandung karena tak didampingi oleh dokter tim pada 22 Oktober 2026 lalu. 
Cek Jadwal KRL Rute Jakarta Kota-Tanjung Priok Hari Ini 3 November 2026, Pastikan Sebelum Berangkat

Cek Jadwal KRL Rute Jakarta Kota-Tanjung Priok Hari Ini 3 November 2026, Pastikan Sebelum Berangkat

Inilah jadwal KRL hari ini 3 November 2026 rute Jakarta Kota-Tanjung Priok. KRL paling pagi tersedia pukul 05:00 WIB dan yang paling malam tersedia pukul 20:30 WIB untuk pengguna Pink Line.

Trending

Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Konten kreator Herri Pras melaporkan peristiwa dirinya digeruduk hingga diduga mendapat aksi provokasi oleh sekelompok orang tidak dikenal (OTK) ke polisi.
Siapa Yudi Cahyadi? Petarung MMA yang Diduga Terlibat dalam Aksi Intimidasi terhadap Herri Pras

Siapa Yudi Cahyadi? Petarung MMA yang Diduga Terlibat dalam Aksi Intimidasi terhadap Herri Pras

Nama Yudi Cahyadi mendadak jadi perbincangan setelah atlet MMA itu diduga terlibat dalam aksi intimidasi serta kekerasan terhadap konten kreator Herri Pras.
Postingan Terbaru Herri Pras Usai Rumahnya Didatangi Sekelompok OTK: Kutip Hadis Nabi

Postingan Terbaru Herri Pras Usai Rumahnya Didatangi Sekelompok OTK: Kutip Hadis Nabi

Setelah mendapat intimidasi dari OTK, Herri Pras mengutip hadis Bukhari Muslim soal definisi orang kuat yang mampu menahan amarahnya, bukan yang jago bertarung.
Mengenal AKBP Indra Maulana Saputra, Kapolres Sukoharjo Baru yang Gantikan AKBP ADS

Mengenal AKBP Indra Maulana Saputra, Kapolres Sukoharjo Baru yang Gantikan AKBP ADS

Berikut profil hingga jejak karier AKBP Indra Maulana Saputra, Kapolres Sukoharjo yang baru menggantikan AKBP ADS akibat polemik penggeledahan pondok pesantren.
3 Kontroversi Herri Pras: Mencela Pemuka Agama hingga Hampir Dipolisikan Wali Santri

3 Kontroversi Herri Pras: Mencela Pemuka Agama hingga Hampir Dipolisikan Wali Santri

Sebelum dihampiri OTK usai menyinggung Ustaz Abdul Somad dan Ustaz Adi Hidayat, Herri Pras ternyata sudah beberapa kali disorot karena kontroversinya sejak 2023
Sakitnya Jadi Istri Sah, Dwi Bagus Baru Jujur Punya Istri Siri setelah Mutilasi Dini dan Anak di Madiun

Sakitnya Jadi Istri Sah, Dwi Bagus Baru Jujur Punya Istri Siri setelah Mutilasi Dini dan Anak di Madiun

Martha Amalia Iflahah (34), istri sah Dwi Bagus Martono (40) mengungkap suaminya baru mengakui mempunyai istri siri, Dini Hardiyanti (30) pada 10 Oktober 2026.
Profil AKBP Andika Dharma Sena: Belum Genap Sebulan Menjabat, Kapolres Sukoharjo Dicopot dari Jabatannya

Profil AKBP Andika Dharma Sena: Belum Genap Sebulan Menjabat, Kapolres Sukoharjo Dicopot dari Jabatannya

AKBP Andika Dharma Sena resmi dinonaktifkan dari jabatannya sebagai Kapolres Sukoharjo. Penonaktifan tersebut merupakan buntut kasus penggeledahan ponpes putri
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT