News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Terkuak Penyebab Pusaran Debu bak Puting Beliung di Mataram NTB yang Viral, BMKG: Fenomena Dust Devil

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyebut video viral pusaran debu di Kota Mataram, NTB bukan puting beliung, tetapi fenomena dust devil.
Jumat, 18 September 2026 - 14:19 WIB
Video pusaran debu yang viral di Jalan Sriwijaya, Kota Mataram, NTB
Sumber :
  • Instagram/@suryawisatalombok

Mataram, tvOnenews.com - Kemunculan fenomena pusaran debu yang terekam dalam sebuah video berujung viral di media sosial. Peristiwa ini berlangsung di Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB).

Menariknya, pusaran debu yang viral tersebut terlihat seperti angin puting beliung kecil. Kehebohan video itu pun langsung mengundang reaksi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

BMKG melalui Ketua Kelompok Kerja Observasi, Data, dan Informasi Stasiun Meteorologi Zainuddin Abdul Madjid (ZAM) Ari Wibianto mengatakan bahwa, pihaknya telah melihat video viral tersebut. Fenomena pusaran debu tersebut terjadi ketika kondisi cuaca cerah.

Ia menambahkan, kondisi cerah tersebut menunjukkan langit tanpa sedikit pun ditutupi oleh awan. Menurut BMKG, fenomena pusaran debu yang viral itu masuk kategori dust devil.

"Fenomena itu dapat dikategorikan sebagai dust devil yang secara visual terlihat seperti pusaran angin skala kecil yang dapat mengangkat debu, pasir, daun ataupun material kecil ringan," ujar Ari di Mataram, Kamis (17/9/2026).

Penyebab Fenomena Dust Devil

Lebih lanjut, Ari menerangkan secara detail terkait dust devil atau setan debu. Pembentukan fenomena ini tak lepas hasil dari pemanasan permukaan bumi.

Pemanasan tersebut sangat kuat karena adanya sinar matahari. Kondisi inilah menyebabkan udara yang berada di dekat permukaan justru lebih hangat sehingga dampaknya bisa naik dengan cepat.

Ia menjelaskan, partikel-partikel debu dan pasir dari permukaan tanah semakin tertarik. Hal itu terjadi saat udara yang hangat naik terbentuk gerakan vertikal lebih cepat.

"Pada saat yang sama, udara yang lebih dingin dan lebih padat dari lapisan atas mengalir menggantikan udara panas yang naik, menciptakan gerakan siklus aliran udara yang berputar," jelasnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sebelumnya, sebuah video berdurasi 49 detik viral di media sosial. Rekaman yang pertama kali diunggah oleh akun Instagram Surya Wisata Lombok menunjukkan adanya pusaran debu di area Jalan Sriwijaya, tepatnya di sebelah barat Hotel Golden Palace, Kota Mataram pada Kamis (17/9/2026), sekitar pukul 13.40 WITA.

Fenomena pusaran debu tersebut pun langsung mengundang perhatian warga sekitar, sejumlah pengendara sepeda motor hingga mobil yang melintasi Jalan Sriwijaya. Peristiwa tersebut terlihat seperti angin puting beliung sehingga dinilai dapat menerbangkan dedaunan kering.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kejar Target Swasembada Gula Dua Tahun, Peremajaan Sistem Ratoon Tebu Diperluas ke Jatim‑Jateng

Kejar Target Swasembada Gula Dua Tahun, Peremajaan Sistem Ratoon Tebu Diperluas ke Jatim‑Jateng

Salah satu langkah utama yang digenjot adalah program peremajaan sistem ratoon tebu, yang kini diperluas ke sentra‑sentra produksi di Jawa Timur dan Jawa Tengah, dengan pelaksanaan terbaru di Kabupaten Klaten.
Mangkir Dua Kali, KPK "Belum Berniat" Layangkan Panggilan Ulang ke Nusron Wahid

Mangkir Dua Kali, KPK "Belum Berniat" Layangkan Panggilan Ulang ke Nusron Wahid

KPK belum berniat melakukan pemanggilan ulang terhadap Menteri ATR/BPN Nusron Wahid. Juru Bicara KPK Budi Prasetyo menjelaskan saat ini KPK hanya tengah melakukan analisis terkait alasan Nusron Wahid tak memenuhi dua panggilan pemeriksaannya sebagai saksi.
Wardatina Mawa Pertanyakan Niat Inara Rusli Beri Kado untuk Anaknya: Untuk Apa?

Wardatina Mawa Pertanyakan Niat Inara Rusli Beri Kado untuk Anaknya: Untuk Apa?

Wardatina Mawa menanggapi Inara Rusli beri kado untuk anaknya. Ia mempertanyakan maksud pemberian tersebut dan menyinggung soal permintaan maaf.
Megawati Hangestri Berpeluang Cetak Rekor Sempurna di Liga Voli Korea, IBK Altos Jadi Ujian Pertama Bersama Hyundai Hillstate

Megawati Hangestri Berpeluang Cetak Rekor Sempurna di Liga Voli Korea, IBK Altos Jadi Ujian Pertama Bersama Hyundai Hillstate

Megawati Hangestri berpeluang mencatatkan rekor saat debut bersama Hyundai Hillstate di Liga Voli Korea 2026-2027. Catatan impresif tersebut bisa ia bukukan saat laga perdana melawan IBK Altos pada Selasa (3/11/2026) pukul 17.00 WIB.
Persija Jakarta Tanpa Shin Tae-yong di Laga Kontra PSMS Medan, Aqil Savik Tetap Suara Optimisme

Persija Jakarta Tanpa Shin Tae-yong di Laga Kontra PSMS Medan, Aqil Savik Tetap Suara Optimisme

Kiper Persija Jakarta, Aqil Savik, tetap optimistis jelang laga kontra PSMS Medan di I.League Cup 2026-2027. Pelatih Shin Tae-yong tidak akan ikut bersama skuad pada laga ini.
Dana White Akhirnya Buka Suara soal Potensi Duel Alexander Volkanovski vs Justin Gaethje

Dana White Akhirnya Buka Suara soal Potensi Duel Alexander Volkanovski vs Justin Gaethje

Dana White akhirnya buka suara mengenai peluang duel Alexander Volkanovski melawan Justin Gaethje setelah sang juara kelas bulu UFC mengungkapkan keinginannya.

Trending

PKS Berduka, Perancang Logo Baru Partai Ndang Sutisna Meninggal Dunia

PKS Berduka, Perancang Logo Baru Partai Ndang Sutisna Meninggal Dunia

PKS sampaikan pesan belasungkawa atas meninggalnya Ndang Sutisna, perancang logo baru partai yang karyanya menjadi identitas visual PKS.
Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Konten kreator Herri Pras melaporkan peristiwa dirinya digeruduk hingga diduga mendapat aksi provokasi oleh sekelompok orang tidak dikenal (OTK) ke polisi.
Siapa Yudi Cahyadi? Petarung MMA yang Diduga Terlibat dalam Aksi Intimidasi terhadap Herri Pras

Siapa Yudi Cahyadi? Petarung MMA yang Diduga Terlibat dalam Aksi Intimidasi terhadap Herri Pras

Nama Yudi Cahyadi mendadak jadi perbincangan setelah atlet MMA itu diduga terlibat dalam aksi intimidasi serta kekerasan terhadap konten kreator Herri Pras.
Kabar Duka, Hakim Pengadilan Negeri Koto Baru Mercy Monica Yolanda Meninggal Dunia

Kabar Duka, Hakim Pengadilan Negeri Koto Baru Mercy Monica Yolanda Meninggal Dunia

Kabar duka datang dari lingkungan peradilan di Indonesia. Hakim Pengadilan Negeri Koto Baru, Mercy Monica Yolanda, S.H., M.Kn., dikabarkan meninggal dunia.
Postingan Terbaru Herri Pras Usai Rumahnya Didatangi Sekelompok OTK: Kutip Hadis Nabi

Postingan Terbaru Herri Pras Usai Rumahnya Didatangi Sekelompok OTK: Kutip Hadis Nabi

Setelah mendapat intimidasi dari OTK, Herri Pras mengutip hadis Bukhari Muslim soal definisi orang kuat yang mampu menahan amarahnya, bukan yang jago bertarung.
Komdis PSSI Resmi Sanksi Persib Bandung Akibat Tak Punya Dokter Tim, Bagaimana AFC?

Komdis PSSI Resmi Sanksi Persib Bandung Akibat Tak Punya Dokter Tim, Bagaimana AFC?

Komdis PSSI memutuskan Persib bersalah dalam pertandingan Super League antara Madura United melawan Persib Bandung karena tak didampingi oleh dokter tim pada 22 Oktober 2026 lalu. 
Statistik Mentereng Timnas Indonesia U-17 Jelang Kualifikasi Piala Asia 2027

Statistik Mentereng Timnas Indonesia U-17 Jelang Kualifikasi Piala Asia 2027

Di bawah asuhan David Nascimento, Timnas Indonesia U-17 mencatatkan statistik mentereng jelang kompetisi penentuan menuju level Asia. 
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT