Kata Pihak Ruben Onsu setelah Sarwendah ke Komnas Anak untuk Pengaduan Sengketa Hak Asuh
- Instagram @ruben_onsu
Jakarta, tvOnenews.com - Perseteruan antara presenter ternama Ruben Onsu dan mantan istrinya, Sarwendah Tan memasuki babak baru. Konflik ini tak lepas terkait persoalan keluarganya yang tidak kunjung selesai.
Sarwendah belakangan ini melakukan gugatan hak asuh anak di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan. Mantan istri Ruben Onsu itu juga membuat pengaduan ke Komisi Nasional (Komnas) Perlindungan Anak terkait sengketa pengasuhan pada 30 September 2026.
Rencananya aduan itu mendorong Komnas Anak melakukan pemanggilan terhadap Ruben Onsu. Hal tersebut bertujuan agar dimintai keterangan sebagai proses aduan dari Sarwendah.
Pihak Ruben Onsu melalui kuasa hukumnya, Minola Sebayang merespons aduan tersebut. Kliennya, kata dia, tetap mengikuti dan menghormati proses yang diambil oleh pihak Sarwendah.
"Kalau RO dipanggil, kita sarankan RO datang untuk memberikan keterangan," ujar Minola Sebayang, Kamis (1/10/2026).
Kata Pihak Ruben Onsu soal Anak
Lebih lanjut, Minola menyampaikan bahwa adanya jalur penyelesaian secara jelas untuk menyikapi persoalan anak. Pasalnya, informasi ini telah muncul sejak setahun yang lalu.
Kuasa hukum Ruben Onsu itu sangat yakin terhadap pihak Komnas Anak. Gambaran mengenai persoalan antara Ruben Onsu dan Sarwendah telah dikuasai Komnas.
Minola mengatakan, dirinya dan kliennya memberikan kepercayaan terkait proses sengketa hak asuh anak kepada PN Jakarta Selatan. Hal ini membuat pihak Ruben bertanya tentang alasan Sarwendah mendatangi Komnas Anak.
"Apakah ini wujud ketidakpercayaan pada pengadilan yang sedang memproses persoalan hak asuh anak ini? Di tengah proses ini, tiba-tiba ke Komnas Anak, kami bingung sendiri," heran dia.
Komnas Anak soal Sengketa Hak Pengasuhan Ruben Onsu dan Sarwendah
Ketua Umum Komnas Perlindungan Anak, Agustinus Sirait mengungkapkan sikap dari pihaknya mengenai konflik antara Ruben dan Sarwendah. Bagi Komnas Anak, polemik itu tidak sekadar dilihat dari sudut pandang kedua orang tua, tetapi juga mengacu pada kepentingan anak sebagai perhatian utamanya.
"Saya menyebutkan judulnya 'Carut-Marut Sengketa Hak Asuh Anak. Rekan-rekan media memantau, sangat memantau. Saya yakin dalam beberapa bulan terakhir publik terus disuguhi tentang sengketa hak asuh anak antara Bapak R dan Ibu S," kata Agustinus, Rabu (30/9/2026).
Load more