Viral Dugaan KDRT di Depan Anak, Istri Ungkap Kronologi Kekerasan hingga Luka Diobati Sendiri
- tangkapan layar instagram shienie.bong
“Pelaku selalu memukul, merendahkan, melakukan kekerasan kepada aku di depan anak,” tulisnya di caption.
Ia juga mengungkapkan bahwa dirinya mengalami tindakan lain saat berusaha meminta pertolongan. Namun, seluruh keterangan tersebut merupakan pernyataan yang disampaikan Shienie melalui media sosial dan masih perlu ditempatkan dalam konteks proses penanganan kasus.
Anak Disebut Mengalami Dampak Setelah Menyaksikan Kekerasan
Selain kondisi yang dialaminya, Shienie menyoroti dampak kejadian tersebut terhadap anaknya yang masih berusia sekitar tiga tahun.
Dalam rekaman yang beredar, anak tersebut disebut berada di tempat tidur ketika dugaan kekerasan terjadi. Shienie mengatakan anaknya menangis ketika menyaksikan kejadian tersebut.
Ia kemudian mengaitkan kejadian itu dengan perubahan perilaku sang anak setelah peristiwa berlangsung. Menurut keterangannya, anak tersebut kini lebih mudah takut ketika mendengar suara keras.
“Alhasil anak aku sekarang kalo denger suara kenceng selalu ketakutan & kagetan karna ini,” tulis Shienie dalam video yang diunggahnya.
Dampak terhadap anak menjadi salah satu perhatian dalam kasus tersebut karena anak disebut berada di lokasi ketika dugaan kekerasan berlangsung. Namun, kondisi psikologis anak dan dampak jangka panjangnya tetap membutuhkan penilaian profesional untuk dapat disimpulkan secara medis atau psikologis.
Keluarga Sebut Laporan Sudah Sampai ke Polda
Perkembangan kasus tersebut kemudian disampaikan oleh ibu Shienie melalui video lainnya. Ia mengatakan laporan terkait dugaan KDRT telah sampai ke Polda pada 15 September 2026.
Menurut keterangan sang ibu, pihak keluarga Shienie juga sempat bertemu dengan pihak yang disebut sebagai pelaku. Dalam pertemuan tersebut, keluarga mengklaim tidak mendapatkan permintaan maaf maupun pertanyaan mengenai kondisi Shienie.
Keluarga juga menyebut telah menunjukkan foto-foto kondisi Shienie setelah kejadian. Namun, berdasarkan penuturan sang ibu, respons yang diterima dinilai tidak menunjukkan kepedulian terhadap kondisi korban.
Shienie kini disebut telah kembali bersama keluarganya. Setelah memilih diam selama beberapa waktu, ia akhirnya memutuskan berbicara mengenai kejadian tersebut melalui media sosial.
Dalam unggahannya, ia meminta dukungan masyarakat untuk ikut mengawal proses penanganan kasus tersebut. Ia berharap laporan yang telah disampaikan kepada kepolisian dapat ditindaklanjuti dan memberikan kejelasan mengenai kasus dugaan KDRT yang disampaikannya.
Load more