News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Viral Dugaan KDRT di Depan Anak, Istri Ungkap Kronologi Kekerasan hingga Luka Diobati Sendiri

Dugaan KDRT viral di media sosial setelah seorang istri mengungkap kronologi kekerasan yang disebut terjadi di depan anak pada Maret 2026. Kasus ini
Kamis, 1 Oktober 2026 - 23:08 WIB
Viral Dugaan KDRT di Depan Anak, Istri Ungkap Kronologi Kekerasan hingga Luka Diobati Sendiri
Sumber :
  • tangkapan layar instagram shienie.bong

tvOnenews.com -  Kasus dugaan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) kembali menjadi perhatian di media sosial setelah sebuah unggahan yang memperlihatkan rekaman kekerasan terhadap seorang perempuan viral. 

Dalam rekaman yang disebut berasal dari CCTV tersebut, seorang perempuan diduga mengalami kekerasan dari suaminya di dalam rumah, sementara anak mereka yang masih kecil berada di lokasi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Unggahan tersebut menjadi sorotan karena memperlihatkan situasi kekerasan yang disebut terjadi di hadapan anak. Peristiwa itu diklaim berlangsung pada 5 Maret 2026.

Berbulan-bulan setelah kejadian, perempuan bernama Shienie melalui akun Instagram @shienie.bong akhirnya menceritakan kronologi yang disebut menjadi alasan dirinya memilih diam sebelum berani berbicara ke publik.

Dalam unggahannya, Shienie mengaku sempat merasa takut untuk menceritakan kejadian tersebut. Ia menyebut dirinya berusaha meminta pertolongan ketika kekerasan berlangsung, tetapi justru khawatir situasinya akan semakin parah. Ia juga mengatakan harus mengurus anak sekaligus menangani luka yang dialaminya sendiri setelah kejadian.

Rekaman CCTV Disebut Merekam Dugaan Kekerasan

Video yang diunggah melalui akun Instagram @shienie.bong memperlihatkan dugaan kekerasan yang disebut terjadi pada 5 Maret 2026. Berdasarkan keterangan dalam unggahan tersebut, Shienie mengaku mengalami sejumlah tindakan kekerasan dari suaminya.

Ia menyebut sempat berusaha melarikan diri dari situasi tersebut, tetapi kemudian berhasil ditangkap dan dibawa kembali ke kamar. Menurut keterangannya, tindakan kekerasan terus berlangsung ketika dirinya menangis dan mengeluhkan rasa sakit.

"Ini kronologi lengkap untuk tanggal 2026/03/05. Aku keep silent karna takut sekali mau speak up. Aku triak minta tolong takut makin digebukin makin parah, ini video hasil dari dia seret aku masuk ke kamar karna mau bungkam aku biar gak triak minta tolong. (awalnya aku emang kabur tapi berhasil di tangkap). Semakin ku nangis/meringis kesakitan semakin dia pukul. Akhirnya ku berusaha diam menahan sakit dan urus anak aku. Obatin luka juga sekua kulakukan sendiri," tulisnya, dilansir Kamis (1/10/2026).

Dalam unggahan lainnya, Shienie juga menuliskan bahwa dugaan kekerasan tersebut disebut berulang dan terjadi di hadapan anak.

“Pelaku selalu memukul, merendahkan, melakukan kekerasan kepada aku di depan anak,” tulisnya di caption.

Ia juga mengungkapkan bahwa dirinya mengalami tindakan lain saat berusaha meminta pertolongan. Namun, seluruh keterangan tersebut merupakan pernyataan yang disampaikan Shienie melalui media sosial dan masih perlu ditempatkan dalam konteks proses penanganan kasus.

Anak Disebut Mengalami Dampak Setelah Menyaksikan Kekerasan

Selain kondisi yang dialaminya, Shienie menyoroti dampak kejadian tersebut terhadap anaknya yang masih berusia sekitar tiga tahun.

Dalam rekaman yang beredar, anak tersebut disebut berada di tempat tidur ketika dugaan kekerasan terjadi. Shienie mengatakan anaknya menangis ketika menyaksikan kejadian tersebut.

Ia kemudian mengaitkan kejadian itu dengan perubahan perilaku sang anak setelah peristiwa berlangsung. Menurut keterangannya, anak tersebut kini lebih mudah takut ketika mendengar suara keras.

“Alhasil anak aku sekarang kalo denger suara kenceng selalu ketakutan & kagetan karna ini,” tulis Shienie dalam video yang diunggahnya.

Dampak terhadap anak menjadi salah satu perhatian dalam kasus tersebut karena anak disebut berada di lokasi ketika dugaan kekerasan berlangsung. Namun, kondisi psikologis anak dan dampak jangka panjangnya tetap membutuhkan penilaian profesional untuk dapat disimpulkan secara medis atau psikologis.

Keluarga Sebut Laporan Sudah Sampai ke Polda

Perkembangan kasus tersebut kemudian disampaikan oleh ibu Shienie melalui video lainnya. Ia mengatakan laporan terkait dugaan KDRT telah sampai ke Polda pada 15 September 2026.

Menurut keterangan sang ibu, pihak keluarga Shienie juga sempat bertemu dengan pihak yang disebut sebagai pelaku. Dalam pertemuan tersebut, keluarga mengklaim tidak mendapatkan permintaan maaf maupun pertanyaan mengenai kondisi Shienie.

Keluarga juga menyebut telah menunjukkan foto-foto kondisi Shienie setelah kejadian. Namun, berdasarkan penuturan sang ibu, respons yang diterima dinilai tidak menunjukkan kepedulian terhadap kondisi korban.

Shienie kini disebut telah kembali bersama keluarganya. Setelah memilih diam selama beberapa waktu, ia akhirnya memutuskan berbicara mengenai kejadian tersebut melalui media sosial.

Dalam unggahannya, ia meminta dukungan masyarakat untuk ikut mengawal proses penanganan kasus tersebut. Ia berharap laporan yang telah disampaikan kepada kepolisian dapat ditindaklanjuti dan memberikan kejelasan mengenai kasus dugaan KDRT yang disampaikannya.

Hingga artikel ini ditulis, informasi mengenai proses hukum selanjutnya masih berdasarkan keterangan yang disampaikan pihak Shienie dan keluarganya melalui media sosial. 

Tidak ada hasil pemeriksaan kepolisian yang dikutip dalam materi sumber yang tersedia untuk mengonfirmasi seluruh detail dugaan kekerasan tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Karena itu, perkembangan penanganan laporan oleh aparat menjadi bagian penting untuk melihat bagaimana kasus tersebut akan diproses lebih lanjut. (udn)

**Disclaimer:** Hingga berita ini diturunkan, belum terdapat keterangan resmi dari pihak terkait maupun kepolisian mengenai dugaan KDRT tersebut. Informasi dalam artikel ini bersumber dari unggahan media sosial dan masih menunggu konfirmasi dari pihak-pihak terkait.

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Sebuah Eksekusi Mati di AS Gagal Setelah Terpidana Mati Selamat dari Dua Kali Suntikan

Sebuah Eksekusi Mati di AS Gagal Setelah Terpidana Mati Selamat dari Dua Kali Suntikan

Sebuah eksekusi mati di Amerika Serikat gagal dilakukan, setelah Christa Gail Pike, seorang terpidana mati di Amerika Serikat, selamat dari dua kali suntikan mematikan.
Media Vietnam Sentil Kemenangan Timnas Indonesia atas Bangladesh, Singgung Faktor Wasit

Media Vietnam Sentil Kemenangan Timnas Indonesia atas Bangladesh, Singgung Faktor Wasit

Timnas Indonesia lolos ke final FIFA ASEAN Cup 2026 setelah menghajar Bangladesh 9-2. Namun, kemenangan tersebut mendapat sorotan media Vietnam yang singgung.
Pemukim Israel Serbu Makam Yusuf di Nablus

Pemukim Israel Serbu Makam Yusuf di Nablus

Makam Yusuf yang berada di wilayah timur Kota Nablus dipadati oleh ratusan pemukim Israel. Mereka kemudian melakukan ritual Yahudi dengan pengawalan ketat pasukan Israel.
Netizen Jepang Apresiasi Kebersihan KRL dan Dedikasi Petugas KAI Services

Netizen Jepang Apresiasi Kebersihan KRL dan Dedikasi Petugas KAI Services

Dedikasi petugas kebersihan dalam menjaga kenyamanan perjalanan penumpang kembali mendapat perhatian publik.
Jika Mendapat Ancaman dari Wilayah Irak, AS Kemungkinan Akan Kembali Menyerang Wilayah Itu

Jika Mendapat Ancaman dari Wilayah Irak, AS Kemungkinan Akan Kembali Menyerang Wilayah Itu

Jika terjadi ancaman dari Irak, Amerika Serikat tidak menutup kemungkinan melancarkan serangan kembali ke wilayah itu. Meskipun operasi militernya melawan ISIS di Irak telah resmi berakhir, menurut The Washington Post.
Dari Kanvas ke Fesyen, 14 Perupa Hadir di The Untitled

Dari Kanvas ke Fesyen, 14 Perupa Hadir di The Untitled

Pameran seni rupa The Untitled menghadirkan 14 perupa dari berbagai daerah di Indonesia dengan pendekatan yang mempertemukan karya visual, desain dan fesyen.

Trending

Kronologi Keributan Pemain Timnas Indonesia Vs Bangladesh, Berawal dari Ole Romeny hingga Selebrasi Shayne Pattynama

Kronologi Keributan Pemain Timnas Indonesia Vs Bangladesh, Berawal dari Ole Romeny hingga Selebrasi Shayne Pattynama

Timnas Indonesia menang 9-2 atas Bangladesh dan lolos ke final FIFA ASEAN Cup 2026. Namun, laga di SUGBK diwarnai dua keributan antarpemain.
Coach Justin Bongkar Kelemahan Timnas Indonesia Usai Hajar Bangladesh 9-2, Ungkap PR Jelang Hadapi Thailand

Coach Justin Bongkar Kelemahan Timnas Indonesia Usai Hajar Bangladesh 9-2, Ungkap PR Jelang Hadapi Thailand

Kemenangan telak 9-2 atas Bangladesh mengantarkan Timnas Indonesia ke final FIFA ASEAN Cup 2026. Meski tampil dominan, Coach Justin tetap menyoroti sejumlah.
Final FIFA ASEAN Cup 2026 Jadi Perang Taktik 2 Pelatih Inggris, John Herdman Sudah Kenal Gaya Anthony Hudson

Final FIFA ASEAN Cup 2026 Jadi Perang Taktik 2 Pelatih Inggris, John Herdman Sudah Kenal Gaya Anthony Hudson

John Herdman mengungkap Anthony Hudson sudah memahami cara bermain Timnas Indonesia. Duel dua pelatih Inggris itu bakal tersaji di final FIFA ASEAN Cup 2026.
Media Vietnam Sentil Kemenangan Timnas Indonesia atas Bangladesh, Singgung Faktor Wasit

Media Vietnam Sentil Kemenangan Timnas Indonesia atas Bangladesh, Singgung Faktor Wasit

Timnas Indonesia lolos ke final FIFA ASEAN Cup 2026 setelah menghajar Bangladesh 9-2. Namun, kemenangan tersebut mendapat sorotan media Vietnam yang singgung.
Pakistan Kembali Tegang Dengan Afghanistan, Sebuah Serangan Sebabkan Tujuh Tewas

Pakistan Kembali Tegang Dengan Afghanistan, Sebuah Serangan Sebabkan Tujuh Tewas

Pakistan dan Afghanistan Kembali terlibat ketegangan. Pakistan meluncurkan serangan ke wilayah timur dan selatan Afghanistan hingga menewaskan sembilan orang, kata juru bicara pemerintah Afghanistan, Zabihullah Mujahid.
Jika Mendapat Ancaman dari Wilayah Irak, AS Kemungkinan Akan Kembali Menyerang Wilayah Itu

Jika Mendapat Ancaman dari Wilayah Irak, AS Kemungkinan Akan Kembali Menyerang Wilayah Itu

Jika terjadi ancaman dari Irak, Amerika Serikat tidak menutup kemungkinan melancarkan serangan kembali ke wilayah itu. Meskipun operasi militernya melawan ISIS di Irak telah resmi berakhir, menurut The Washington Post.
Pemukim Israel Serbu Makam Yusuf di Nablus

Pemukim Israel Serbu Makam Yusuf di Nablus

Makam Yusuf yang berada di wilayah timur Kota Nablus dipadati oleh ratusan pemukim Israel. Mereka kemudian melakukan ritual Yahudi dengan pengawalan ketat pasukan Israel.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT