Cerita Lengkap Versi Warga Pondok Pinang yang Protes Suara Petasan Maulid Nabi Berujung Ricuh pada Dini Hari
- tvOneNews
"Saya bangkit dari tempat tidur, saya panggil kakaknya, 'Tolong jagain adiknya'. Saya pun langsung lari tanpa berpikir panjang dan pakai daster aja ke sana, itu emosi saya," ucapnya.
Detik-detik Kericuhan Maulid Nabi di Pondok Pinang
Menurut Amanda, ketegangan mulai terjadi ketika dirinya tiba di lokasi acara. Ia mengaku sikap sejumlah panitia yang berada di tempat tersebut justru membuatnya semakin emosi.
"Habis itu tamu VIP-nya akan datang yang diduga adalah sosok Habib acara tersebut. Saya disembur, diludahi, dimuka apa? Dada saya didorong." katanya.
Amanda juga mengaku mengalami tindakan lain saat berada di lokasi acara. Ia menyebut dirinya disiram bunga berwarna merah ketika situasi semakin memanas.
"Peristiwa ini membuat dirinya disiram bunga merah sambil marah-marah," sambungnya.
Lebih lanjut, Amanda mengatakan beberapa orang menunjukkan gestur yang dinilainya sebagai bentuk ancaman. Situasi tersebut semakin memanas setelah sejumlah orang melontarkan perkataan dengan nada tinggi hingga berujung pada dugaan pengeroyokan.
"Maksudnya itu didorong dan langsung disembur, ditarik udah kayak udah mau diserbu kayak dikeroyok. Kalau enggak ditahan oleh bapak-bapak lain yang lebih waras emosinya, mungkin saya sudah habis dan dikeroyok di situ," jelasnya.
Laporkan Peristiwa Maulid Nabi yang Viral
Amanda Andono bersama pihak terkait disebut sempat menjalani mediasi untuk menyelesaikan persoalan tersebut. Namun, upaya itu tidak membuahkan kesepakatan sehingga Amanda memilih menempuh jalur hukum dengan melaporkan dugaan pengeroyokan tersebut ke Polda Metro Jaya pada Kamis (8/10/2026).
Laporan Amanda telah terdaftar dengan nomor LP/B/7547/X/2026/SPKT/POLDA METRO JAYA. Keputusan untuk melanjutkan persoalan ke jalur hukum diambil setelah mediasi yang sebelumnya dilakukan bersama warga tidak mencapai kesepakatan.
"Mungkin ada orang yang sudah dibawa ke Polres dan mungkin bisa ditanya kepada bapak Jufri," ucapnya.
Sementara itu, polisi disebut telah menangani laporan tersebut. Anak Amanda juga diarahkan untuk menjalani pemeriksaan visum di Rumah Sakit (RS) Polri Kramat Jati guna mendukung proses penyelidikan atas dugaan penganiayaan.
Load more