News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Cerita Lengkap Versi Warga Pondok Pinang yang Protes Suara Petasan Maulid Nabi Berujung Ricuh pada Dini Hari

Amanda Andono, warga Pondok Pinang diduga menjadi korban pengeroyokan bersama anaknya menceritakan kronologi suara pesta petasan/kembang api pada dini hari.
Jumat, 9 Oktober 2026 - 09:46 WIB
Amanda Andono, warga Pondok Pinang yang protes keras suara pesta petasan dan kembang api di dini hari
Sumber :
  • tvOneNews

Jakarta, tvOnenews.com - Amanda Andono (50), warga Pondok Pinang yang diduga menjadi korban pengeroyokan, menceritakan awal mula kericuhan yang terjadi setelah dirinya memprotes suara petasan dan kembang api dalam acara Maulid Nabi di kawasan Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Minggu (4/10/2026).

Amanda mengaku terkejut mendengar suara petasan yang diduga berasal dari acara tersebut pada dini hari. Protes yang awalnya dilatarbelakangi oleh kebisingan itu kemudian berujung pada dugaan insiden pengeroyokan terhadap dirinya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ia mengungkapkan bahwa suara petasan yang terdengar bertubi-tubi membuat dirinya terkejut. Bahkan, suara tersebut turut membangunkan anaknya yang berinisial BCK (12).

"Jujur, saya sebagai yang terdampak pastinya dan banyak warga lain di sana. Dini hari seperti itu tiba-tiba ada petasan yang suaranya segitu hebohnya itu sangat mengagetkan," ujar Amanda dalam program Pagi-Pagi Seru tvOne, Kamis (8/10/2026).

Amanda mempertanyakan alasan pesta petasan dan kembang api digelar pada dini hari. Terlebih, menurut penuturannya, petasan dan kembang api tersebut memang telah disiapkan oleh pihak penyelenggara acara.

Ia mengatakan suara petasan itu tidak hanya mengganggu dirinya dan keluarga, tetapi juga membuat anaknya yang berusia 12 tahun terkejut hingga mengalami ketegangan.

"Itu membuat anak saya yang kebetulan memang kebutuhan khusus dan dia memang dineuro di virgin itu kaget dan langsung tremor, panik, dan langsung nangis," terangnya.

Amanda menambahkan bahwa kondisi tersebut dikhawatirkan dapat berdampak pada kondisi saraf anaknya. Ia menyebut BCK berpotensi harus mendapatkan penanganan di Instalasi Gawat Darurat (IGD) atau bahkan menjalani perawatan di rumah sakit.

"Kaget, nangis, teriak itu akan ada bepengaruh pada saraf dia, itu bisa masuk Instalasi Gawat Darurat," katanya.

Ia mengaku pada awalnya hanya merasa terkejut bersama anaknya. Namun, setelah suara petasan terus terdengar hingga sekitar 10 menit, Amanda mengaku emosinya mulai memuncak.

"Saya udah enggak mikir panjang. Kalau kata orang-orang, udah deh sing waras, gue enggak mau," tegasnya.

Amanda kemudian memutuskan untuk mendatangi lokasi acara guna menegur pihak penyelenggara. Ia mengaku berangkat dalam keadaan emosi karena merasa terganggu oleh suara petasan yang terdengar pada dini hari.

"Saya bangkit dari tempat tidur, saya panggil kakaknya, 'Tolong jagain adiknya'. Saya pun langsung lari tanpa berpikir panjang dan pakai daster aja ke sana, itu emosi saya," ucapnya.

Detik-detik Kericuhan Maulid Nabi di Pondok Pinang

Menurut Amanda, ketegangan mulai terjadi ketika dirinya tiba di lokasi acara. Ia mengaku sikap sejumlah panitia yang berada di tempat tersebut justru membuatnya semakin emosi.

"Habis itu tamu VIP-nya akan datang yang diduga adalah sosok Habib acara tersebut. Saya disembur, diludahi, dimuka apa? Dada saya didorong." katanya.

Amanda juga mengaku mengalami tindakan lain saat berada di lokasi acara. Ia menyebut dirinya disiram bunga berwarna merah ketika situasi semakin memanas.

"Peristiwa ini membuat dirinya disiram bunga merah sambil marah-marah," sambungnya.

Lebih lanjut, Amanda mengatakan beberapa orang menunjukkan gestur yang dinilainya sebagai bentuk ancaman. Situasi tersebut semakin memanas setelah sejumlah orang melontarkan perkataan dengan nada tinggi hingga berujung pada dugaan pengeroyokan.

"Maksudnya itu didorong dan langsung disembur, ditarik udah kayak udah mau diserbu kayak dikeroyok. Kalau enggak ditahan oleh bapak-bapak lain yang lebih waras emosinya, mungkin saya sudah habis dan dikeroyok di situ," jelasnya.

Laporkan Peristiwa Maulid Nabi yang Viral

Amanda Andono bersama pihak terkait disebut sempat menjalani mediasi untuk menyelesaikan persoalan tersebut. Namun, upaya itu tidak membuahkan kesepakatan sehingga Amanda memilih menempuh jalur hukum dengan melaporkan dugaan pengeroyokan tersebut ke Polda Metro Jaya pada Kamis (8/10/2026).

Laporan Amanda telah terdaftar dengan nomor LP/B/7547/X/2026/SPKT/POLDA METRO JAYA. Keputusan untuk melanjutkan persoalan ke jalur hukum diambil setelah mediasi yang sebelumnya dilakukan bersama warga tidak mencapai kesepakatan.

"Mungkin ada orang yang sudah dibawa ke Polres dan mungkin bisa ditanya kepada bapak Jufri," ucapnya.

Sementara itu, polisi disebut telah menangani laporan tersebut. Anak Amanda juga diarahkan untuk menjalani pemeriksaan visum di Rumah Sakit (RS) Polri Kramat Jati guna mendukung proses penyelidikan atas dugaan penganiayaan.

(hap)

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Identitas Dua Pelaku Pembunuhan Perempuan Terikat Tali Rafia di Kos Pinang Ranti Terkuak, Usia 22 dan 27 Tahun

Identitas Dua Pelaku Pembunuhan Perempuan Terikat Tali Rafia di Kos Pinang Ranti Terkuak, Usia 22 dan 27 Tahun

Identitas dua pelaku pembunuhan perempuan yang jasadnya terikat tali rafia di sebuah kosan di Pinang Ranti akhirnya terkuak. Pelaku berinisial KDO (22) dan ATW (27) ditangkap di wilayah yang berbeda, yakni Jakarta Timur dan Bekasi.
WNA Ganggu hingga Naik Kap Mobil Pengendara di Jakarta Selatan, Videonya Viral di Threads

WNA Ganggu hingga Naik Kap Mobil Pengendara di Jakarta Selatan, Videonya Viral di Threads

Viral di media sosial Threads video seorang WNA mengganggu hingga menaiki kap mobil pengendara di Jalan Gatot Subroto, Jakarta Selatan. Kini, WNA tersebut sedang diburu.
Pastikan Berjalan Efektif, Bupati Tapteng Tinjau Normalisasi Sungai di Tukka

Pastikan Berjalan Efektif, Bupati Tapteng Tinjau Normalisasi Sungai di Tukka

Pemerintah Kabupaten Tapanuli Tengah (Pemkab Tapteng) terus menunjukkan komitmen nyata dalam upaya melindungi masyarakat terdampak bencana banjir bandang dan tanah longsor, yang terjadi pada 25 November 2025.
Tempuh Cara Humanis, PT ASN Pulihkan Lahan Aset Negara Senilai Rp2,46 Miliar

Tempuh Cara Humanis, PT ASN Pulihkan Lahan Aset Negara Senilai Rp2,46 Miliar

Kesabaran dan kerja keras PT Agro Sinergi Nusantara (ASN) akhirnya berbuah manis. Setelah melalui proses panjang dan pendekatan persuasif, PT ASN berhasil memul
Riset Technolegal Inovasi Akuntabilitas Sektor Informal Raih Medali Emas Ajang ISIF 2026 di Universitas Indonesia

Riset Technolegal Inovasi Akuntabilitas Sektor Informal Raih Medali Emas Ajang ISIF 2026 di Universitas Indonesia

Ajang kompetisi Invensi Internasional 8th International Science and Invention Fair (ISIF) 2026 resmi dimulai sejak Selasa, 6 Oktober 2026.
Veda Ega Pratama Bikin Bangga di Mandalika, Masuk 10 Besar FP1 Moto3 GP Indonesia 2026

Veda Ega Pratama Bikin Bangga di Mandalika, Masuk 10 Besar FP1 Moto3 GP Indonesia 2026

Veda Ega Pratama mampu menempati posisi ke-10 pada sesi FP1 di Sirkuit Internasional Mandalika, Jumat (9/10/2026).

Trending

Bek Asing Persib Diduga Kena Serangan Rasial, Igor Tolic dan Luka Menalo Pasang Badan untuk Gabriel Mutombo

Bek Asing Persib Diduga Kena Serangan Rasial, Igor Tolic dan Luka Menalo Pasang Badan untuk Gabriel Mutombo

Persib Bandung berhasil mencatatkan remontada dengan kemenangan 3-1 atas Port FC di Stadion Thammasat, Kamis (8/10/2026).
Cetak Gol dan Assist Kemenangan dari Port FC, Luka Menalo Puji Kekompakan Skuad Persib

Cetak Gol dan Assist Kemenangan dari Port FC, Luka Menalo Puji Kekompakan Skuad Persib

Persib tampil gemilang dalam laga pekan perdana di ASEAN Club Championship 2026/2027.
Siap Duet dengan Megawati Hangestri, Setter Timnas Voli Putri Korea Selatan Ungkap Keunggulan Megatron

Siap Duet dengan Megawati Hangestri, Setter Timnas Voli Putri Korea Selatan Ungkap Keunggulan Megatron

Kim Da-in siap membangun duet bersama Megawati Hangestri di Hyundai Hillstate. Setter timnas Korea Selatan itu pun mengungkap keunggulan Megatron dalam tim.
Media Thailand Beritakan Jirayut setelah Viral Ikut Dukung Timnas Indonesia, Ini Reaksi sang Pedangdut

Media Thailand Beritakan Jirayut setelah Viral Ikut Dukung Timnas Indonesia, Ini Reaksi sang Pedangdut

Pedangdut asal Thailand, Afisan Jehdueramae atau Jirayut bangga bisa masuk media pemberitaan asal Thailand karena dukung Timnas Indonesia dan The War Elephants.
John Herdman Bicara soal Grup Neraka Timnas Indonesia di Piala Asia 2027, Singgung Jepang dan Qatar

John Herdman Bicara soal Grup Neraka Timnas Indonesia di Piala Asia 2027, Singgung Jepang dan Qatar

John Herdman menyadari Timnas Indonesia mendapat tantangan berat di Piala Asia 2027. Tergabung bersama Jepang, Qatar, dan Thailand, Herdman justru antusias.
Profil Nazmi Nasaruddin, Wasit Asal Malaysia yang Batalkan Penalti Mariano Peralta di Laga Persib Bandung vs Port FC

Profil Nazmi Nasaruddin, Wasit Asal Malaysia yang Batalkan Penalti Mariano Peralta di Laga Persib Bandung vs Port FC

Profil Nazmi Nasaruddin, pengadil lapangan laga Persib Bandung vs Port FC di ASEAN Club Championship 2026 di Thammasat Stadium, Pathum Thani, Kamis (8/10/2026).
WNA Ganggu hingga Naik Kap Mobil Pengendara di Jakarta Selatan, Videonya Viral di Threads

WNA Ganggu hingga Naik Kap Mobil Pengendara di Jakarta Selatan, Videonya Viral di Threads

Viral di media sosial Threads video seorang WNA mengganggu hingga menaiki kap mobil pengendara di Jalan Gatot Subroto, Jakarta Selatan. Kini, WNA tersebut sedang diburu.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT