Dokter Richard Lee Ungkap Sempat Tidak Mau Shalat, Kini Berharap Ingin Jadi Imam
- YouTube dr. Richard Lee, MARS
Jakarta, tvOnenews.com - Dokter Richard Lee kembali hadir untuk menjalani sidang melawan dr Samira Farahnaz alias Dokter Detektif (Doktif). Dalam persidangan itu, ia menghadirkan Ustaz Derry Sulaiman sebagai saksi meringankan.
Dokter Richard Lee berbicara banyak hal di hadapan Ustaz Derry Sulaiman dalam sidang lanjutan di Pengadilan Negeri (PN) Tangerang pada Kamis, 8 Oktober 2026.
Beberapa hal yang diperbincangkan mengenai kabar terbaru perjalanan spiritual memeluk agama Islam hingga sertifikat mualaf Dokter Richard Lee.
Dokter Richard Lee mulanya membicarakan terkait status keyakinannya yang sempat heboh beberapa bulan lalu. Ia merasakan dampaknya luar biasa karena dihakimi oleh banyak orang, termasuk orang Muslim.
"Pasti kecewa. Saya dihakimi oleh orang Islam sendiri, dihujat, dicaci maki," ujar Richard Lee dalam sidang di PN Tangerang, Kamis (8/10/2026).
Hujatan tersebut tidak hanya mempersoalkan status mualafnya, tetapi juga akibat terjerat kasus dugaan pelanggaran perlindungan konsumen dan UU Kesehatan atas produk kecantikan.
Situasi perkara hukum tersebut tidak hanya mempengaruhi kondisinya termasuk berat badan turun 11 kilogram, namun juga berdampak pada perjalanan spiritualnya.
"Saya enggak tahu ya, enggak mau shalat lagi ya, tapi alhamdulillah beberapa minggu terakhir ini panggilan sendiri sih, bahkan enggak ada satu pun ulama yang minta saya shalat lagi saat ini saya sudah mulai shalat lagi," ungkapnya.
Suami dr Reni Effendi itu menyampaikan harapan terbesarnya. Di hadapan Ustaz Derry Sulaiman, ia menginginkan bisa menjadi imam shalat berjamaah.
"Dan harapan saya bisa menjadi imam nanti," katanya.
Alasan Pilih Ustaz Derry Sulaiman Jadi Saksi Meringankan
Dalam agenda sidang kasusnya, Richard Lee menghadirkan saksi meringankan di PN Tangerang. Salah satu nama di antaranya adalah Ustaz Derry Sulaiman.
Pria berusia 40 tahun itu sempat meminta Ustaz Derry hadir sebagai saksi meringankan. Sang pendakwah pun memenuhi permintaan tersebut.
Dalam kesempatan itu, ia menyebut Ustaz Derry Sulaiman sebagai satu-satunya guru yang paling lama mengenal dirinya. Hal ini membuat ia memanggil pendakwah kondang tersebut.
"Ustaz pantas untuk duduk di sini karena mengenal saya cukup lama. Pak Ustaz, terima kasih telah membimbing saya," ucapnya.
Soal Sertifikat Mualaf
Sementara, Ustaz Derry Sulaiman membahas status keislaman Richard Lee. Pada beberapa bulan lalu, isu tersebut sempat mencuat karena sertifikat mualaf dokter kecantikan itu dicabut oleh Pengurus Mualaf Centre Indonesia, Hanny Kristianto.
Pria yang juga mantan musisi berlatar belakang band metal itu menduga persoalan pencabutan sertifikat mualaf Richard Lee didasari adanya masalah pribadi.
Ustaz Derry menambahkan, berdasarkan dari pernyataan Hanny Kristianto, pencabutan sertifikat mualaf tersebut tidak mempengaruhi pada keislaman Richard Lee.
"Jadinya ada masalah pribadi dan dibilang, 'Saya tidak membatalkan keislaman Dokter Richard, tapi membatalkan sertifikatnya aja'," tutur Ustaz Derry Sulaiman.
Ia juga baru mendengar adanya kejadian pencabutan sertifikat mualaf. Menurutnya, dirinya yang mempunyai kuasa karena sebagai pihak meminta sertifikat mualaf dibuatkan untuk Richard Lee.
Diketahui, Richard Lee masih menjalani proses penahanan setelah ditetapkan tersangka kasus dugaan pelanggaran UU Perlindungan Konsumen serta UU Kesehatan terkait produk dan perawatan kecantikan yang dilaporkan oleh Doktif.
Persidangan kasus Richard Lee masih berjalan di PN Tangerang. Giliran pihak dokter kecantikan tersebut berkesempatan menghadirkan saksi meringankan.
(hap)
Load more